p-Index From 2021 - 2026
1.197
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Batakarang
Ketut M. Kuswara
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KAJIAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PCI PADA JALAN KEJORA KOTA KUPANG: STUDY OF ROAD DAMAGE LEVEL WITH PCI METHOD ON KEJORA STREET, KUPANG CITY Teofilius E. Yusta; Ketut M. Kuswara; Jakobis J. Messakh
BATAKARANG Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan adalah sarana utama yang memiliki peranan sangat penting untuk kelancaran transportasi darat dan juga berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kondisi kerusakan jalan yang paling dominan, dan nilai kondisi perkerasan jalan di ruas jalan Kejora. Penelitian ini menggunakan metode pavement condition index (PCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata PCI adalah 38,18 dengan kondisi Sangat Buruk (poor), dan terdapat empat jenis kerusakan yang terjadi yakni: retak kulit buaya (alligator crack), amblas (depression), retak memanjang (longitudinal crack), dan berlubang (photoles). Kerusakan paling dominan adalah retak memanjang (longitudinal crack) dengan luas kerusakan 560,5 m² dan presentase kerusakan 41,89%. Berikutnya retak kulit buaya (alligator crack) dengan luas 536 m² dengan presentase kerusakannya adalah 40,02%.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA JALAN DESA PEIBENGA-WOLOLA KECAMATAN LEPEMBUSU KELISOKE KABUPATEN ENDE: ANALYSIS OF ROAD DAMAGE ON PEIBENGA-WOLOLO, SUB-DISTRICT LEMPEBUSU KELISOKE, ENDE REGENCY Gaudensia M. E. Ladja; Ketut M. Kuswara; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil analisis data dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) terdapat 4 jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan desa Peibenga-Wolola yaitu lubang, pelepasan butir, retak kulit buaya, dan retak memanjang. Dengan presentase kerusakannya sebesar 59.99% untuk kerusakan lubang, 36.40% untuk kerusakan pelepasan butir, 2.85% untuk retak kulit buaya, dan 0.76% untuk kerusakan retak memanjang. Dari hasil analisis data PCI ini juga di dapat nilai rata-rata PCI sebesar 24.40 dengan kategori sangat buruk (Very Poor). Dan hasil analisis data dari presepsi para pengguna jalan menunjukkan bahwa kecelakaan, kecemasan, guncangan yang berlebihan, efektifitas perjalanan, perawatan kendaraan, dan penggunaan bahan bakar merupakan faktor yang sangat berpengaruh dari kerusakan jalan yang terjadi di jalan desa Peibenga-Wolola tersebut. Dengan demikian dari hasil analisis dengan menggunakan metode PCI dan dari peresepsi para pengguna jalan terhadap kerusakan yang terjadi, maka berdasarkan jenis penanganan bina marga perlu dilakukan program peningkatan terhadap ruas jalan tersebut.
IDENTIFIKASI KONDISI PERKERASAN JALAN DI RUAS JALAN TRANS ADONARA DESA TOBILOTA – WAIWADAN KABUPATEN FLORES TIMUR: IDENTIFICATION OF ROAD PAVEMENT CONDITIONS ON THE TRANS ADONARA ROAD TOBILOTA - WAIWADAN, EAST FLORES REGENCY Yefrison Abolanuha; Ketut M. Kuswara; Adriana Deku
BATAKARANG Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan adalah sarana utama yang memiliki peranan sangat penting bagi kelancaran transportasi darat. Kondisi suatu jalan juga sangat mempengaruhi kelancaran transportasi yang sudah pasti berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan pengguna jalan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan jalan dan nilai kondisi perkerasan jalan di ruas jalan Tobilota – Waiwadan. Metode yang digunakan adalah Metode Persepsi Masyarakat dan Metode Pavement Condition Index (PCI). Diperlukan data yang dapat disurvei di lapangan yang menjelaskan tentang jenis dan tingkat kerusakan, luas suatu kerusakan jalan dan dokumentasi gambar. Setelah data-data di atas diperoleh, maka selanjutnya dilakukan analisis data untuk mendapatkan nilai kondisi perkerasan jalan. Hasil analisis dari Persepsi Masyarakat menunjukan bahwa kecelakaan, keamanan, pencemaran udara, efektifitas perjalanan, perekonomian masyarakat, penggunaan bahan bakar dan perawatan kendaraan merupakan faktor yang sangat berpengaruh tentang kerusakan jalan. Sedangkan hasil analisis data dengan metode Pavement Condition Index (PCI) menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis kerusakan yang terjadi. Jenis kerusakannya adalah Retak memanjang (Longitudinal Crack), Retak Kulit Buaya (Alligator Crack), Pelepasan Butir (Ravelling), dan Lubang (Photoles). Jenis kerusakan paling dominan adalah Lubang (Photoles) dengan luas kerusakan adalah 922 m² dengan presentase kerusakan yaitu 64,70%. Menghasilkan nilai Pavement Condition Index (PCI) sebesar 19,25 dengan kategori Very Poor (Sangat Buruk), sehingga berdasarakan jenis penanganan bina marga maka perlu dilakukan program peningkatan jalan tersebut.
STUDI TENTANG RANCANGAN RUMAH TINGGAL DENGAN KONSEP BANGUNAN TROPIS DI KOTA ATAMBUA: STUDY ON HOUSE DESIGN WITH TROPICAL BUILDING CONCEPT IN ATAMBUA CITY Don Hendrikus Dacosta; Jakobis J. Messakh; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan di Asia Tenggara yang memiliki 17.504 pulau besar dan kecil yang tersebar disekitar khatulistiwa dan menyebabkan Indonesia termasuk wilayah yang beriklim tropis. Di Indonesia terdapat dua iklim tropis yaitu iklim tropis lembab dan tropis kering, salah satu kota di Indonesia yang beriklim tropis kering adalah kota Atambua yang terletak di propinsi Nusa Tenggara Timur. Kondisi iklim tentunya membawa pengaruh besar bagi masyarakat. Salah satunya berupa pengaruh iklim terhadap gaya arsitektur bangunannya. Pembangunan rumah tinggal yang tidak memperhatikan kondisi iklim seperti orientasi bukaan pada bangunan terhadap arah lintasan matahari, temperatur udara, arah angin, tinggi bangunan, kemiringan atap dan material yang digunakan tentunya berpengaruh besar terhadap aspek kenyamanan fisik penghuninya. Sebagai solusi permasalahan, diperlukan bangunan yang memiliki gaya arsitektur tropis untuk menjawab kebutuhan masyarakat kota Atambua. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Sedangkan metode pengolahan data yaitu dengan cara analisis fisik dan non-fisik yang menghasilkan konsep perancangan dan hasil rancangan. Konsep rancangan di dasarkan pada hasil analisis prinsip arsitektur tropis mengenai rumah tinggal. Hasil desain antara lain adalah bangunan yang arah orientasi depannya mengahadap kearah barat atau berhadapan dengan arah lintasan matahari membutuhkan jumlah bukaan yang lebih rendah dibandingan dengan yang arah orientasi depanya mengahadap ke arah utara selatan maupun timur. Bangunan yang berhadapan dengan arah lintasan matahari membutuhkan jumlah vegetasi yang lebih banyak. Hal tersebut dilakukan agar meminilasir cahaya serta suhu panas pada sore hari akibat terik sinar matahari yang membuat suhu menjadi panas pada bangunan.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DI RUAS JALAN OINLASI – MENU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN: EVALUATION OF ROAD DAMAGE LEVEL USING SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) METHOD IN OINLATION ROADS – MENU SOUTH CENTRAL TIMOR DISTRICT Joakim J. Liu; Ketut M. Kuswara; Asrial
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Oinlasi – Menu merupakan sebuah jalan yang menjadi jalan alternatif karena menghubungkan beberapa kecamatan dengan kota SoE. Jalan tersbeut tepatnya berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan berdasarkan metode SDI. (2) Untuk mengetahui cara penanganan terhadap kondisi jalan dengan metode SDI. Metode yang di pakai dalam penelitian ini ialah Metode Suface Distress Index (SDI) yang merupakan ajuran kementrian atau yang paling cocok untuk meneliti kondisi kerusakan jalan dan penanganannya. Teknik yang di pakai untuk mengumpulkan data dengan cara melakukan survei langsung ke lokasi di antaranya visual tipe – tipe kerusakan jalan yang terjadi. Kemudian data akan dimasukan pada formulir metode dan akan di analisis sesuai rumus metode Surface Distress Index berdasarkan standar penilaiannya pada masing – masing kerusakan jalan. Hasil penelitian menggunakan Metode Surface Distress Index menyatakan bahwa kerusakan jalan yang telas dianalisa yaitu kondisi baik sebesar 75%, kondisi sedang sebesar 11% kondisi rusak ringan sebesar 7%, dan kondisi rusak berat sebesar 7%.Dari hasil Analisa tersebut maka terdapat 4 jenis penanganan sesuai metode Surface Distress Index ialah Penanganan untuk kondisi rusak berat adalan rehabilitasi mayor/rekonstruksi, untuk kondisi rusak ringan adalah pemeliharaan berkala, untuk kondisi sedang adalah pemeliharaan rutin, dan untuk kondisi baik adalah pemeliharan rutin juga. Maka dari Analisa dan kesimpulan tersebut di perlukan penanganan kerusakan jalan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan mengurangi tingkat kerusakan jalan dan juga selalu di perhatikan untuk pemeliharaan dalam tiap waktu dalam waktu tertentu atau yang ditentukan.
PELAKSANAAN PERATURAN PERUNDANGAN TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. FEVA INDONESIA DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN PELEBARAN JALAN NASIONAL LARANTUKA MAUMERE: IMPLEMENTATION OF REGULATIONS REGARDING OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH AT PT. FEVA INDONESIA IN THE IMPLEMENTATION OF THE LARANTUKA MAUMERE NATIONAL ROAD WIDENING WORK Yeremias V. S. Werang; Hikmah Oddang; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan peraturan tentang K3 dan tingkat pengetahuan K3 pada PT. Feva Indonesia. Metode penelitian deskriptif, dengan populasi sebanyak 123 orang. Teknik sampling dengan disproporsional startified random sampling, dan penentuan jumlah sampel dengan formulasi slovin, adapun jumlah sampel sebagai responden penelitian sebanyak 68 orang, yaitu Kontraktor pelaksana 6 orang, Pengawas K3 1 orang, Pengawas PU 5 orang, Tenaga kerja 45 orang, Operator 4 orang, supir 3 orang, dan penjaga jalan 4 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisoner. Analisis data dengan Teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukaan bahwa rerata pelaksanaan peraturan perundangan K3 sebesar 91,66 yang terletak pada interval skor teoritik antara 76-98 dengan skor 54 atau 79,4% yang berarti bahwa rata-rata pelaksanaan peraturan perundangan K3 berada pada kategori Sesuai (S). Sedangkan hasil penelitian tentang pengetahuan K3 bagi pekerja menunjukan bahwa rerata sebesar 29,63 yang tertletak pada interval skor teoritik antara 28-36 dengan skor 49 atau 72,06% yang berarti bahwa rata rata pengetahuan K3 bagi pekerja berada pada kelompok kategori Sangat Tinggi (STG).