Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pharmaceutical Science Journal

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT ANALGESIK, MASYARAKAT RW 04 DESA TREMBULREJO BLORA PERIODE APRIL TAHUN 2021 Melizsa - Melizsa; Siti Novy Romlah; Istikholul Laiman
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 2, No 2 (2022): PHRASE (PHARMACEUTICAL SCIENCE) JOURNAL VOL 2 NO 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v2i2.391

Abstract

Self-medication or self-medication is a community effort in dealing with complaints of illness. In practice, self- medication will cause drug-related problems, this is due to a lack of understanding about drugs and functions. The level of knowledge is one of the factors that facilitate proper self-medication behavior. Analgesics area a class of drugs to treat mild to severe pain. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge on self-medication behavior of analgesic drugs in RW 04 Trembulrejo village. This research is an analytical survey research with cross sectional technique. Sampling used non-random sampling with purposive sampling technique. The sample used in this study was 163 respondents. The result of this study indicate that respondents have less knowledge of 11,04%, 72,40% of respondents are classified as good enough, and 16,56% are classified as good. Then the behavior of self-medication showed that 2,45% pf respondents had self-medication behavior classified as lacking, 67,49% of respondentswere classified as moderate, and29,45% were classified as good. Based on the Spearman rank correlation test, there was a significant correlation with the calculated r value of 0,516 and the p value of 0,000 which showed that there was a fairly strong and significant relationship between the level of knpwledge on self-medication behavior of analgesic drugs and the direction of the positive relationship.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA SWAMEDIKASI DI MASYARAKAT RT 05 RW 04 KEDAUNG PAMULANG Melizsa - Melizsa
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 2, No 1 (2022): PHRASE (PHARMACEUTICAL SCIENCE) JOURNAL VOL 2 NO 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v2i1.231

Abstract

Latar Belakang, masyarakat di era pandemi covid 19 banyak yang terpapar berbagai macam penyakit seperti nyeri pada tubuh. Mayoritas masyarakat, lebih memilih melakukan swamedikasi. Swamedikasi merupakan kegiatan mengobati diri sendiri yang menggunakan obat tanpa resep dokter, dilakukan secara tepat serta bertanggung jawab, namun banyak terjadi kesalahan pengobatan pada swamedikasi karena kurangnya pengetahuan masyarakat. Tingkat pengetahuan adalah faktor yang paling penting ketika melakukan swamedikasi, agar ketepatan penggunaan obat dalam swamedikasi dapat terwujud serta mengurangi resiko kesalahan dalam pengobatan. Tujuan, dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui swamedikasi masyarakat di RT 05 RW 04 Kedaung Pamulang pada penggunaan obat analgesik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional serta responden yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 175 responden. Responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian, menunjukan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak  10 responden (5,71%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 113 responden (64,57%), dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 52 responden (29,71%). Responden yang dikatakan tepat dalam swamedikasi sebanyak 120 responden (68,57%), Responden yang dikatakan tidak tepat sebanyak 55 responden (31,43%). Berdasarkan uji chi square di dapatkan hasil signifikasi 0,01<0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan penggunaan obat analgesik secara swamedikasi.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK ROXY SAWANGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Melizsa - Melizsa; Fadly Putrajaya; Al Kautsar
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v1i1.150

Abstract

ABSTRAK Melihat kondisi pandemi yang ada saat ini, dimana setiap kegiatan dibatasi oleh protokol kesehatan dan batasan-batasan lainnya sehingga peneliti ingin mengetahui “Bagaimana gambaran tingkat kepuasan pelanggan di Apotek Roxy Sawangan pada masa pandemi Covid-19 ?”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan di Apotek Roxy Sawangan pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang membeli di Apotek Roxy Sawangan yang telah memenuhi kriteria. Kemudian Sampel dalam penelitian ini adalah jumlah dari perkiraan populasi yang dihitung menggunakan Rumus Slovin, pengambilan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik non propability sampling, yaitu dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer. Data primer pada penelitian ini merupakan persepsi dari pelanggan Apotek Roxy Sawangan menggunakan kuesioner. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert 5 poin. Dari hasil yang penelitian yang telah dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terhadap pelanggan yang datang ke Apotek Roxy sawangan, maka disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan di Apotek Roxy Sawangan pada masa pandemi covid-19 ini adalah puas dengan nilai persentase 79,82% dimana nilai tertinggi terdapat pada kategori Tangible 82,69% atau Sangat puas dan nilai terkecil terdapat pada kategori Emphaty 76,33% atau puas.