Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PENGGANTIAN MATERIAL TUBE TERHADAP KECEPATAN, SUHU DAN TEKANAN PADA LUBE OIL COOLER UNTUK PENDINGIN COMPRESSOR 103 DI PT PUSRI Saputra, Beni Kurniawan; Ginting, Muchtar; Witjahjo, Soegeng
AUSTENIT Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.153 KB)

Abstract

Dalam proses pembuatan pupuk digunakan alat penukar kalor yang disebut dengan Heat Exchanger. Salah satu jenis Heat Exchanger yang paling banyak digunakan adalah Lube Oil Cooler. Di dalam pengoperasiannya, seringkali dijumpai kebocoran tube yang diakibatkan oleh sistem cooling water yang kurang baik atau material tube yang mudah terkorosi.Sehubungan dengan sering terjadi kerusakan diatas, sehingga kami mencoba melakukan penggantian material tube yang semula karbon diubah menjadi stainless ,kuningan, aluminium dan titanium. Lube oil cooler pengganti ini mempunyai konstruksi dan spesifikasi yang sama secara dimensional tetapi berbeda jenis materialnya.Setelah dilakukan perhitungan dan analisis data diperoleh pembuktian bahwa selisih temperature rata-rata logarithmic (LMTD) Lube Oil Cooler pengganti lebih rendah sedikit nilainya dari LMTD Lube Oil Cooler asli. Nilai efisiensi Lube Oil Cooler pengganti lebih besar nilainya dibanding dengan nilai efisiensi Lube Oil Cooler asli, disebabkan nilai perbandingan laju perpindahan panas actual dengan laju perpindahan panas maksimal pada Lube Oil Cooler. Press Drop sisi SHELL pada Lube Oil Cooler asli lebih rendah nilainya dibandingkan dengan Press Drop sisi SHELL pada Lube Oil Cooler pengganti dipengaruhi faktor gesekan (f) pada Lube Oil Cooler dan nilai kecepatan aliran massa melalui SHELL (Gs ) pada Lube Oil Cooler. Press Drop sisi TUBE pada Lube Oil Cooler asli lebih rendah nilainya dibandingkan dengan pengganti, disebabkan panjang TUBE, semakin panjang TUBE semakin besar nilai Press Drop yang diperoleh.
PENENTUAN KARAKTERISTIK MEKANIK MOTOR LISTRIK INDUKSI MENGGUNAKAN BEBAN DINAMOMETER HIDROLIK Sundari, Ella; Martomi, Eka Satria; Widagdo, Tri; Witjahjo, Soegeng
AUSTENIT Vol. 9 No. 2 (2017): AUSTENIT: Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.687 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan umum untuk mendapatkan metode untuk mengetahui karakteristik mekanik  motor listrik induksi. Eksperimen dilakukan dengan memberikan beban kepada motor listrik uji menggunakan dinamometer yang bekerja secara hidrolik. Target khusus yang  hendak dicapai melalui penelitian ini adalah panduan pengoperasian  motor listrik induksi. Hal ini berguna bagi pengguna agar dapat mengoperasikan motor listrik secara efisien dan aman serta motor listrik memiliki usia pakai yang lebih lama. Metode penelitian yang dipergunakan adalah kaji Eksperimental dengan obyek pengujian satu unit motor lisrik Induksi dengan daya 1 Hp menggunakan listrik AC 220 Volt. Pembebanan dipergunakan pompa hidrolik yang dilengkapi dengan katup pengatur beban. Instrumen yang akan dilibatkan antara lain: tachometer, indicator gaya serta lengan momen. Untuk menjamin stabilitas kerja obyek penelitian, maka pada lengan momen juga dilengkapi komponen peredam kejut. Data-data yang dihasilkan adalah putaran poros serta momen torsi yang selanjutnya dipakai untuk menghitung daya mekanik obyek pengudalajian. Variasi data pengujian dilakukan dengan cara mengatur pembukaan katup pada dinamometer hidrolik. Data-data selanjutnya, secara statistik, dianalisis untuk mendapatkan kondisi kerja optimum dari obyek penelitian. Luaran penelitian antara lain artikel ilmiah yang akan dipublikasikan melalui jurnal nasional. Perangkat keras serta prosedur pengujian akan dijadikan modul ajar pada mata kuliah Mesin Konversi Energi untuk mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Teknik Energi Politeknik Negeri Sriwijaya. Dari data eksperimen, analisis statistik serta analisis kurva karakteristik diperoleh kesimpulan:-   Fungsi pendektan polynomial rodo 2 : Y = 0,000121 X2 + 0,183 X+0,582-   Koefisien Regresi, R2 = 0,983Dengan metede: turunan pertama  diperoleh :-   Daya Mekanik Optimum, Pm, opt = 756 Watt  dan-   Efisiensi maksimum, ηmaks = 69,8 %Dengan interpolasi antar data-data  dioperoleh :-   Putaran Optimum motor listrik, n0pt = 2791 rpm-   Arus optimum  motor listrik, I0pt m = 5,6 Ampere
PENGARUH PENAMBAHAN KOMPONEN SUPER CHARGER PADA MOTOR BENSIN Arnoldi, Dwi; Yunus, Moch; Witjahjo, Soegeng; Martomi, Eka Satria
AUSTENIT Vol. 9 No. 2 (2017): AUSTENIT: Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.74 KB)

Abstract

Super charger yang dimaksud pada penelitian ini adalah suatu perangkat keras yang berfungsi untuk menaikan tekanan udara memasuki intake manifold motor bakar torak. Tujuan modifikasi ini adalah untuk meningkatan prestasi mesin. Obyek penelitian adalah satu unit motor bensin 2 langkah dengan kapasitas mesin 25 cc.  Kegiatan penelitian ini akan menghasilkan perangkat keras yang dapat dioperasikan oleh mahasiswa maupun staf pengajar sebagai kegiatan praktikum maupun alat bantu mengajar (teaching aid). Penelitian ini menghasilkan juga perangkat lunak, berupa panduan/prosedur pengoperasian Super charger serta spesifikasi teknik dari prototipe mesin. Data dan konsep yang dihasilkan dari penelitian diharapkan dapat dijadikan acuan (referensi) untuk kegiatan penelitian lanjutan untuk mahasiswa maupun staf yang berminat untuk mengembangkan topik penelitian yang sejenis. Dari eksperimen serta analisis data diperoleh beberapa kesimpulan, antara lain:Ada dampak signifikan berkaitan dengan penembahan komponen super charger terhadap perubahan perfomansi motor bensin.Kondisi optimum yang dihasilkan antara lain :Daya maksimum mesin, BHPmax = 792 WattTekanan udara optimum, P0pt = 24 mm.HgPutaran Optimum mesin, Nopt = 8425 rpmPeningkatan Daya mesin sebesar 9,69 % 
OPTIMIZATION OF HARDENING AISI 1045 AS MATERIAL FOR CANE CUTTER BLADES USING THE TAGUCHI METHOD Gunawan, Indra; Putri, Fenoria; Witjahjo, Soegeng; Mushafiqih, Harry
AUSTENIT Vol. 14 No. 2 (2022): AUSTENIT: October 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/austenit.v14i2.5074

Abstract

PT. X is a company that manufactures sugar. The situation of firm X cannot be described as ideal due to the need for extensive study, particularly on the cane cutter's blade. A common indication of cane cutters is a rapid rate of wear. In this study, researchers employed a qualitative technique based on the taguchi method. The taguchi approach is a modern engineering technique that strives to improve the quality of products and processes while reducing costs and maximizing resources. The taguchi experimental strategy is more effective because it permits research incorporating a large number of variables and numbers. Since a larger hardness response is preferable, the largest confirmation value is the ideal parameter value for the knife manufacturing process on the cane cutter. When measuring the hardness of the blade material on a cane cutter, temperature is a highly important component. According to the findings of the hardness test, the hardest material at a temperature of 750oC and a cooling medium of NaCl solution with a hardness value of 12.4 HRC is, and the hardest material at a temperature of 800oC and a cooling medium of NaOH solution with a hardness value of 59.7 HRC is.