Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Aplikasi Perhitungan Poin Pelanggaran Siswa Berbasis Website Di SMK Prestasi Prima Munich Heindari Ekasari; Cut Asiana Genawaty; Sri Mardiyati
Journal of Artificial Intelligence and Innovative Applications (JOAIIA) Vol 3, No 2 (2022): MAY
Publisher : Journal of Artificial Intelligence and Innovative Applications (JOAIIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Prestasi Prima yang terletak di wilayah Jakarta Timur masih menggunakan sistem pencatatan poin pelanggaran secara manual yang dicatat di buku pelanggaran. Hasil Rekapitulasi poin pelanggaran yang dilakukan oleh siswa masih menggunakan system yang konvesional yang dilakukan secara 6 bulan sekali. Hal demikian dapat mengakibatkan banyak tindakan yang dilakukan oleh siswa yang saat pencatatannya tidak sesuai dengan buku siswa, ketidaktelitian gutu dalam menghitung jumlah poin ini yang membuat tidak sesuai antara yang guru catat di buku besar dengan buku disiplin siswa.Banyaknya kendala dan permasalahan yang dihadapi saat ini dalam pembelajaran diatasi dengan membangun sistem informasi titik pelanggaran siswa berbasis website (POLANSIS). Hasilnya, sistem ini mampu membantu guru BK (Bimbingan Konseling) untuk mengambil keputusan terhadap siswa yang melanggar aturan tanpa harus melakukan penghitungan poin pelanggaran secara manual. Kata kunci: Poin pelanggaran, Polansis, sistem informasi, WebsiteSMK Prestasi Prima yang terletak di wilayah Jakarta Timur masih menggunakan sistem pencatatan poin pelanggaran secara manual yang dicatat di buku pelanggaran. Hasil Rekapitulasi poin pelanggaran yang dilakukan oleh siswa masih menggunakan system yang konvesional yang dilakukan secara 6 bulan sekali. Hal demikian dapat mengakibatkan banyak tindakan yang dilakukan oleh siswa yang saat pencatatannya tidak sesuai dengan buku siswa, ketidaktelitian gutu dalam menghitung jumlah poin ini yang membuat tidak sesuai antara yang guru catat di buku besar dengan buku disiplin siswa.Banyaknya kendala dan permasalahan yang dihadapi saat ini dalam pembelajaran diatasi dengan membangun sistem informasi titik pelanggaran siswa berbasis website (POLANSIS). Hasilnya, sistem ini mampu membantu guru BK (Bimbingan Konseling) untuk mengambil keputusan terhadap siswa yang melanggar aturan tanpa harus melakukan penghitungan poin pelanggaran secara manual. Kata kunci: Poin pelanggaran, Polansis, sistem informasi, Website
Pendampingan dan pemberian bantuan penunjang kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas pada kelompok belajar Bina Hafidz Cendikia Indonesia - Lenteng Agung Kotamadya Jakarta selatan Muji Santoso; Cut Asiana Gemawaty; Yuce Yuliani
TRIDHARMADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Vol 2 No 1 (2022): PKM-TRIDHARMADIMAS (July 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/tridharmadimas.v2i1.830

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati terkait keberlangsungan pendidikan khususnya kegiatan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan dilanjutkan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak bulan Maret 2020 hingga September 2021 ini, mengakibatkan terhentinya kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka langsung di semua penyelenggara pendidikan formal maupun informal. Moda pembelajaran dalam jaringan atau daring (online) menjadi solusi efektif untuk tetap mengaktifkan kegiatan pembelajaran yang umumnya dilakukan di kelas meski sekolah telah ditutup mengingatakan menjadi beresiko tinggi penyebaran virus Covid-19 jika sekolah dibuka pada masa pandemi ini. Penerapan pembelajaran daring dalam jangka waktu yang cukup lama pada akhirnya menimbulkan masalah bagi peserta didik. Bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) Universitas Gunadarma ini membantu masyarakat yang terkena dampak langsung terhadap bidang pendidikan atas pemberlakuan PSBB dan PPKM, salah satunya adalah peserta didik kelompok belajar Yayasan Bina Hafidz Cendikia Indonesia yang berlokasi di daerah Lenteng Agung Kotamadya Jakarta Selatan, melalui pemberian pendampingan dan bantuan penunjang kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Namun mode pembelajaran ini perlu disosialisasi secara berkesinambungan serta ke depannya penting untuk dievaluasi sesuai dengan kondisi setempat mengingat sebaran fasilitas dan kemampuan peserta didik yang berbeda-beda. Melalui pendampingan pembelajaran yang dilakukan oleh Tenaga Pengajar Universitas Gunadarma diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan kegiatan pembelajaran tersebut baik peserta didik dan para pengajarnya.
Rancangan Sistem Informasi Penjualan Suku Cadang dan Pelayanan pada Bengkel Hiba Mobil Cut Asiana Gemawaty; Yuce Yuliani
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v7i1.11963

Abstract

Perusahaan Bengkel Hiba Mobil mengkhususkan diri dalam menyediakan layanan otomotif, termasuk penjualan suku cadang kendaraan dan layanan perbaikan. Proses pencatatan data transaksi penjualan secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama karena sifatnya yang tidak otomatis. Pengembangan sistem informasi dicapai melalui pemanfaatan model agile development yang divisualisasikan melalui penggunaan Flow Maps, Diagram Konteks, dan Data Flow Diagram (DFD). Hasil akhir dari konsep dan implementasi aplikasi sistem informasi ini adalah sebuah utilitas yang dapat mengefisienkan penjualan suku cadang di Bengkel Hiba Mobil, sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses transaksi.
PEMILIHAN DOSEN TERBAIK DENGAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) Cut Asiana Gemawaty; Yuce Yuliani
JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research) Vol 7 No 3 (2023): JISAMAR (Agustus 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v7i3.1159

Abstract

Metode SAW (Simple Additive Weighting) adalah salah satu pendekatan yang digunakan dalam pemilihan dosen terbaik. Metode ini melibatkan penentuan bobot relatif untuk setiap kriteria yang digunakan dalam pemilihan. Dalam kesimpulannya, metode SAW dapat menghasilkan dosen dengan bobot tertinggi, daftar dosen dengan peringkat terbaik, atau rekomendasi dosen terbaik berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Selain itu, metode ini juga dapat mengungkapkan dosen dengan bobot terendah yang membutuhkan perbaikan. Penting untuk melakukan analisis yang cermat dan menentukan kriteria yang sesuai untuk memperoleh kesimpulan yang akurat dan relevan dalam pemilihan dosen terbaik dengan metode SAW.
Pemetaan Kesenjangan Digital Provinsi di Indonesia Menggunakan Algoritma K-Means Berdasarkan Indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2024 Cut Asiana Gemawaty; Yossi Indrawati Syuhardi; Baihaqi Baihaqi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10576

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Namun, tingkat akses dan pemanfaatan TIK antarprovinsi di Indonesia masih menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan indikator teknologi informasi dan komunikasi menggunakan algoritma K-Means Clustering sehingga diperoleh pemetaan tingkat digitalisasi provinsi yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan pemerataan pembangunan digital. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Statistik Telekomunikasi Indonesia Tahun 2024 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel yang digunakan meliputi persentase penduduk mengakses internet, persentase penduduk memiliki atau menguasai telepon seluler, persentase rumah tangga memiliki atau menguasai komputer, persentase rumah tangga mengakses internet, dan persentase rumah tangga memiliki atau menguasai telepon seluler. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, standardisasi menggunakan metode Z-score, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan Elbow Method, pengelompokan menggunakan algoritma K-Means, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah tiga cluster. Cluster digital tinggi terdiri atas enam provinsi, cluster digital menengah terdiri atas 31 provinsi, dan cluster digital rendah terdiri atas dua provinsi, yaitu Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan digital antarprovinsi di Indonesia masih cukup signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemerataan pembangunan digital yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Sistem Informasi Menggunakan Model TAM Cut Asiana Gemawaty; Yuce Yuliani
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jimik.v7i1.1693

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the acceptance of an information system using the Technology Acceptance Model (TAM). The research examines three key constructs: Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), and Behavioral Intention (BI). A quantitative approach was employed with a purposive sampling technique involving 60 active users of the information system. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using SPSS through validity testing, reliability testing, descriptive statistics, and Spearman correlation analysis. The findings indicate that all measurement instruments demonstrate excellent validity and reliability, with Cronbach’s Alpha values exceeding 0.900 for all variables. The correlation results reveal that both PU and PEOU have positive and significant relationships with BI, suggesting that perceived benefits and ease of use are important determinants that strengthen users’ intention to adopt and continue using the system. However, the relationship between PEOU and PU is not significant, indicating that ease of use does not automatically translate into perceived usefulness within the context of this study. These results reinforce the relevance of the TAM framework while highlighting contextual nuances that may influence variable relationships. Overall, the study concludes that enhancing system usefulness and ensuring ease of use are essential strategies for increasing user acceptance of information systems within organizational settings.