Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Tinjauan Atas Direct Marketing Pada Kafe Taman Fathan Alesano Bogor Bunga Aprlian Sari; Yulia Nurendah; Ade Yusdira
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 1 No 2 (2021): JABKES Edisi Desember 2021
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v1i2.1335

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguraikan penerapan strategi direct marketing pada Kafe Taman Fathan Alesano Bogor. Penelitian ini bersifat kualitatif yang menguraikan hasil observasi pada obyek penelitian. Hasil observasi menunjukkan bahwa 91) Indikator direct marketing yang diterapkan oleh Kafe Taman Fathan Alesano Bogor yaitu Pemasaran digital melalu media sosial seperti Instagram, Facecook dan WhatsApp. (2) Kendala atau hambatan yang dialami oleh Taman Fathan Alesano dalam penerapan Direct Marketing yaitu belum memiliki admin media sosial, terkadang terjadi kendala pada koneksi jaringan internet karena berada dikawasan lereng gunung, lalu banyaknya pesaing yang membuat promosi yang menarik. (3) Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut diantaranya Taman Fathan Alesano menediakan nomor WhasApp bagi pelanggan yang ingin menanyakan informasi. Kemudian, perusahaan akan melakukan perbaikan pada sistem jaringan untuk mempermudah melakukan update informasi. Taman Fathan Aleano juga melalukan promosi pada media sosial lebih kreatif untuk menarik perhatian pelanggan.
Tinjauan Promosi Pada PT Subur Makmur Pratama Dicky Januar Kurniandika; Weman Suardy; Ade Yusdira
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 2 No 1 (2022): JABKES Edisi April 2022
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v2i1.1357

Abstract

Promosi merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam manajemen pemasaran, karena promosi merupakan kegiatan perusahaan dalam usahanya untuk berkomonikasi dengan konsumen. Promosi adalah keinginan menawarkan insentif dalam priode tertuntu untuk mendorong keinginan calon konsumen, para penjual atau perantara. Adapun promosi yang dilakukkan oleh ID Express (PT Subur Makmur Pratama) pada konsumen yaitu free Pick Up tanpa batas minimal paket,Cashback yang diberikan untuk pengguna shopee platform yang memakai jasa ekspedisi ID Express dan juga untuk Cashback pengiriman paket reguuler yang menggunakan langsung VIP Customer Portal milik ID Express. Dengan promo-promo menarik tersebut diharapkan jumlah konsumen (seller) pengguna jasa ekspedisi ID Express semakin bertambah karna bukan hanya dari segi Rewards untuk konsumen tapi juga dari sisi pelayanan yang prima,handal,serta professional. Karena ID Express mempunyai slogan Navigate,Advance,Delivery Kata kunci : Promosi,Bauran Promosi,Pemasaran,4P,7P
Tinjauan Atas Segmentasi, Penetapan Pasasr Sasaran Dan Pemosisian KPR Pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) KCP Dramaga Bogor Yusi Meilawati; Weman Suardy; Ade Yusdira
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 1 No 1 (2021): JABKES Edisi Agustus 2021
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v1i1.563

Abstract

Penelitian ini dilakukan Bank BTN Kcp Dramaga. Bank BTN merupakan salah satu Bank memiliki kinerja meningkat dari periode ke periode terbukti dengan konsisten Bank BTN meningkatkan pelayanan melalui prority Banking dengan produk yaitu bancassurance melakukan kerja sama dengan beberapa pihak. Selain itu, Bank BTN konsisten pada bisnis inti (Core Bussiness) dalam pembiayaan perumahan sesuai dengan visit Bank BTN sendiri yang menjadi Bank termuka dalam pembiayaan. Bank BTN lebih dikenak dengan produk KPR atau pembiayaan rumah tinggal. KPR didefinisikan sebagai kredit yang diberikan oleh Bank kepada debitur yang digunakan untuk membeli atau membayar sebuah bangunan rumah tinggal dan tanahnya guna dimiliki atau dihuni. adanya produk ynag ditawarkan semacam KPR BTN subsidi atau bisa memilih KPR BTN non subsidi. Tujuan dari hasil penelitian ini untuk mengetahui 1). Bagaimana mengidentifikasi faktor-faktor penerapan Segmentasi, penetapan pasarsasaran dan pemosisian produk KPR, 2). Upaya produk KPR pada PT Bank Tabungan Negara Kcp Dramaga bogor dalam Segmentasi, penetapan pasarsasaran dan pemosisian dan 3). Hambatan dalam penerapan Segmentasi, penetapan pasarsasaran dan pemosisian produk KPR pada PT Bank Tabungan Negara Kcp Dramaga. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Segmentasi, penetapan pasasaran dan pemosisian produk KPR cukup meningkat dapat mampu merealisasikan dan Bank BTN juga meningkatkan segmen pasar untuk mempertahankan target pasar yang baik terhadap konsumennya dapat mencapai tujuan dengan penjualan yang maksimal serta meningkatkan target pada konsumen yang berkualitas.
Prediksi Daya Tampung Kapasitas Ruang Kelas Dan Rasio Dosen Pada Perguruan Tinggi Sebagai Bagian Dari Target Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru Febry Lodwyk Rihe Riwoe; Ade Yusdira; Muslih Faridi Saripudin
JAS-PT (Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia) Vol 6 No 1 (2022): JAS-PT Edisi JULI 2022
Publisher : Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/jaspt.v6i1.618

Abstract

IBI Kesatuan adalah perguruan tinggi swasta di wilayah LLDIKTI IV dengan akreditasi institusi B. Pada semester ganjil 2021/2022 jumlah mahasiswa mencapai 4480 mahasiswa, yang terdiri dari tiga Fakultas, yang dalam operasional kegiatan belajar mengajar dengan jumlah 122 orang jumlah dosen. Dengan jumlah total ruangan 56 ruangan kelas yang mana kapasitas ruangan rata-rata adalah 35 mahasiswa per kelasnya. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Dengan melakukan analisa jumlah dosen yang tersedia, jumlah kelas yang ada, jumlah mahasiswa aktif dan jumlah mahasiswa, maka dapat ditentukan berapa perkiraan sisa daya tampung menurut okupansi ruangan yang masih ada dan berapa perkiraan jumlah mahasiswa yang dapat diterima pada periode tahun ajar 2022/2023. Jumlah ini sebagai prediksi target tim marketing IBIK untuk merekrut calon mahasiswa baru. Hasil analisa ini diharapkan bisa menjadi acuan terkait berapa banyak target yang harus ditetapkan di tahun selanjutnya. Kata Kunci : Prediksi, Daya Tampung, Promosi
Tinjauan Atas Kepuasan Pelanggan BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor Ade Yusdira; Inggrid Rezkya
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 2 No 3 (2022): JABKES Edisi Desember 2022
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v2i3.1522

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan faktor terpenting dalam berbagai kegiatan bisnis pada perusahaan. Kepuasan pelanggan adalah tanggapan konsumen terhadap evaluasi ketidak sesuaian yang dirasakan antara harapan yang sebelumnya dengan kinerja produk yang dirasakan. Dengan terpuaskannya keinginan dan kebutuhan para pelanggan, maka hal tersebut memiliki dampak yang positif bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1.) Mengetahui bagaimana kepuasan pelanggan BPJS Kesehatan yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor. 2.) Untuk mengetahui hambatan pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Kota Bogor. 3) Untuk mengetahui upaya menangani hambatan pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Kota Bogor. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui pelayanan BPJS Kesehatan terhadap pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor telah mengupayakan pelayanan untuk pelanggan BPJS Kesehatan dengan cukup baik. Manfaat pelayanan yang cukup baik dapat dirasakan oleh pelanggan BPJS Kesehatan, sehingga memberikan kepuasan pada pelanggan di RSUD Kota Bogor. Keywords : kepuasan pelanggan, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor
Analisis Persepsi Mahasiswa Bisnis Atas Strategi Viral Marketing, Kelompok Referensi dan Citra Merek Produk Smartphone Samsung Ade Yusdira
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol 10 No 2 (2022): JIMKES Edisi Agustus 2022
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v10i2.1599

Abstract

Kemajuan teknologi smartphone yang semakin berkembang pesat serta bertambahnya penggunaan internet yang meningkat dapat membantu konsumen untuk menentukan keputusan pembelian. Penulis ingin mengetahui apakah viral makerting, kelompok referensi dan citra merek mempengaruhi konsumen didalam pengambilan keputusan pembelian smartphone. Penelitian ini dilakukan di area lingkungan STIE Kesatuan dengan populasinya adalah mahasiswa mahasiswi yang menggunakan Produk Smartphone Samsung dengan metode sampel menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang mahasiswa/mahasiswi STIE Kesatuan. Hasil penelitian ini menunjukan b
Pendampingan Dan Pelatihan Inovasi Kemasan Produk Bagi Umkm Kota Bogor Arde Lindung Pambudi; Ade Yusdira; Mashadi Mashadi
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol 2 No 2 (2021): JADKES Edisi Juli 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i2.1664

Abstract

Kemasan (packaging) merupakan salah satu ujung tombak penjualan suatu produk. Kemasan mempunyai peranan yang sangat penting karena akan selalu terkait dengan komoditi yang dikemas dan sekaligus merupakan nilai jual dan citra produk. Nilai jual ini meningkat ketika produk yang dihasilkan mendapat nilai tambah dari kemasan yang menarik. Sedangkan citra produk terkait dengan gambaran produk dalam benak konsumen akan semakin baik apabila produk itu dikemas secara baik, dengan kata lain produk dapat memberi kesan baik bagi konsumen. Tujuan umum dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan tentang bagaimana para pelaku usaha UMKM Kota Bogor dapat mengembangkan kemasan produk agar produk yang dihasilkan banyak diminati oleh konsumen sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya dengan baik dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi di Kota Bogor.
Mengukur Kualitas Layanan Tempat Wisata, Dan Dampaknya Terhadap Kunjungan Ulang Bagaswara Dei Gratia Lase; Sujana Sujana; Ade Yusdira
Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan Vol 3 No 2 (2022): JIPKES Edisi Juli 2022
Publisher : Prodi Pariwisata dan LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jipkes.v3i2.1371

Abstract

By this time, the productive age was already overrun by millennials and gen z. Almost every day they do activities so tend to be monotonous and saturated. People always need free time to refresh their brains and themselves from the denseness of daily activities in order to get a new spirit to carry out their activities in the future. Making paratourism is the choice of millennials and gen z today. By doing a paratourism visit, they can refresh their brains and themselves by enjoying tourist facilities and natural scenery in every tourist attraction in Indonesia, especially in Bogor City. Therefore, bogor city tourism service providers must be better at paying attention to the quality of service conditions at tourist attractions in bogor city, in order to be able to create a relationship between tourists and service providers. Good quality of service will give a good impact or feedback that is influencing tourists to make a re-visit in the future. Based on the identification of the above problems, the purpose of this study is to measure Service Quality and impact on Re-Visits based on variables in the ServQual model such as Service Tangible, Service Reliability, Service Responsiveness, Service Assurance, and Service Empathy. The analysis used in this study is SEM (Structural Equation Modelling), in bogor city tourist attractions. Then, the data is obtained through the results of research questionnaires and will be calculated using data processing applications, namely IBM SPSS and LISREL. The results of this study show that The Quality of Service has a significant impact on Re-Visits. With the results of the analysis (1) Service Tangible has a significant and impact on Re-visits with a T-value of 6,29 > a Critical T-value of 1,95, the H0 is rejected which means the Service Tangible has a positive and significant impact on The Re-Visit. (2) The Reliability of the Service shall have a significant and impact on the Re-Visit with a T-value of 5,12 > a Critical T-value of 1,95, the H0 is rejected which means that the Reliability of the Service has a positive and significant impact on the Re-Visit. (3) Service Responsiveness shall have a significant and impact on the Re-Visit with a T-value of 6,73 > a Critical T-value of 1,95, the H0 is rejected which means that the Service Responsiveness has a positive and significant impact on the Re-Visit. (4) Service Assurance has a significant and impact on Re-visit with a T-value of 3,08 > Critical T-value of 1,95, then H0 is rejected which means the Service Assurance has a positive and significant impact on The Re-Visit. (5) Service Empathy has a significant and impact on Re-Visits with a T-value of 9,56 > a Critical T-value of 1,95, the H0 is rejected which means the Service Empathy has a positive and significant impact on Re-Visits. Based on the results of the above analysis, it can be conjured that the Quality of Service has a positive impact and significantly on the Re-visit. The recommendations that can be made to develop the quality of service as an effort to increase the intensity of tourist re-visits is to create a safe, comfortable, clean, and also trendy tourist environment such as adding aesthetic and instagramable photo spots to attract more tourists considering that at this time many tourists are looking for more trendy, contemporary, aesthetic, and instagramable tourist attractions to take selfies to share them on their social media. Service providers can improve the operational standards of employees and service capabilities of each employee by conducting periodic training and developing their services based on feedback provided by tourists through surveys or discussion forms in order to encourage an increase in the number of re-visits from tourists. This research is expected to help tourist service providers in Bogor city in increasing the intensity of re-visits from tourists through the quality of tourist attractions services. Keywords : Measuring Service Quality; Re-visit; Structural Equation Modelling.
Tinjauan Atas Upaya Pengembangan Kesadaran Merek Pada Produk Nabati Muhammad Ilyas; Denta Purnama; Ade Yusdira
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol 3 No 1 (2023): JABKES Edisi April 2023
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v3i1.1863

Abstract

ABSTRACT With increasingly widespread market developments, it can lead to increasingly fierce competition between companies and promises new business opportunities and challenges for companies. For this reason, companies are required to compete competitively in terms of creating and maintaining consumer loyalty amid conditions of increasingly high levels of competition in local and global businesses and conditions of uncertainty forcing companies to reach a competitive level in order to be able to win the competition in global business. This Brand Awareness is a form of strategy carried out by the company towards its products which aims to be known and recognized by consumers and can increase the profitability of the company. Consumers will be aware of the existence of a brand on a product if the brand awareness of the product is strong enough. The purpose of this Final Project is to find out: 1) How are efforts to develop brand awareness in Vegetable products; 2) What are the obstacles and how to overcome efforts to develop brand awareness in vegetable products. The results of this Final Project are: 1) Efforts to develop brand awareness for vegetable products are good, management has made every effort to increase brand awareness. 2) Obstacles that occur in efforts to develop brand awareness of vegetable products are able to be overcome by the company quite well. Keywords: Brand Awareness, Vegetables