Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR DI FKIP UNIVERSITAS KHAIRUN Khalisa Bakri; Liasari Armaijn; Abd Hikim Husen
Kieraha Medical Journal Vol 3, No 1 (2021): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.582 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v3i1.3267

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan bentuk pertolongan pertama pada keadaan darurat yang dilakukan untuk mempertahankan dan memberikan bantuan berupa circulation, airway, dan breathing. Tindakan yang dapat dilakukan pada BHD yaitu Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan manuver Heimlich, back blows dan chest thrust pada kejadian obstruksi jalan napas oleh karena benda asing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa FKIP dengan jumlah sampel sebanyak 356 responden yang tersebar di 10 (sepuluh) program studi (prodi). Dari hasil penelitian, tingkat pengetahuan mahasiswa FKIP tergolong pada kategori cukup yaitu sebanyak 286 responden (80,3%). Tingkat pengetahuan mahasiswa berdasarkan jenis kelamin responden tergolong pada kategori cukup dengan persentase laki-laki 80% dan perempuan 79%. Tingkat pengetahuan mahasiswa berdasarkan prodi tergolong pada kategori cukup dengan persentase tertinggi yaitu prodi kimia sebanyak 28 responden (87,5%).
KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI KOTA TERNATE Abkari Rizal Wahid; Tuthanurani Nachrawy; Liasari Armaijn
Kieraha Medical Journal Vol 3, No 1 (2021): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.43 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v3i1.3264

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis¸ yakni kuman aerob yang dapat hidup terutama di paru atau berbagai organ tubuh yang lainnya yang mempunyai tekanan parsial oksigen yang tinggi. Beban kasus TB anak di dunia tidak dapat diketahui karena kurangnya alat diagnostik yang “child-friendly” dan tidak adekuatnya sistem pencatatan dan pelaporan kasus TB anak, sehingga diperkirakan banyak anak menderita TB yang tidak mendapatkan penanganan yang benar.Tuberkulosis pada anak akan menyebabkan terjadinya gangguan tumbuh kembang, bahkan sampai pada kematian. Beberapa faktor risiko yang berperan penting dalam penularan penyakit TB pada anak diantaranya riwayat kontak dengan penderita TB dewasa, status gizi, dan status imunisasi BCG. Untuk mengetahui karakteristik pasien TB pada anak di Kota Ternate tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif dengan sampel 29. Data yang diambil adalah data sekunder yang diolah dengan SPSS dengan uji univariat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 29 kasus TB pada anak, penyakit ini terjadi pada anak dengan usia >5-14 tahun sebanyak 16 orang (55,2%), jenis kelamin perempuan sebanyak 21 orang (72,4%), tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB sebanyak 21 orang (72,4%), belum mendapatkan imunisasi BCG sebanyak 19 orang (65,5%), terdiagnosis tuberkulosis klinis sebanyak 20 orang (69%) dan anak dengan status gizi baik sebanyak 10 orang(34,5%).
KARAKTERISTIK PENDERITA KANKER SERVIKS DI RSUD Dr. H. CHASAN BOEOSIRIE TERNATE LIASARI ARMAIJN; abd Hakim Husen
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.25 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2696

Abstract

Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada daerah serviks atau mulut rahim. Upayadeteksi dini perlu dilakukan karena biasanya penderita kanker serviks tidak menunjukkan gejala padastadium awal. Padahal, tingkat kesembuhan pada stadium awal lebih baik dibandingkan dengan stadiumlanjut. Lebih dari 70% kasus yang datang ke rumah sakit ditemukan dalam keadaan stadium lanjut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita kanker serviks berdasarkan umur,alamat, pekerjaan, paritas, jenis persalinan, jumlah perkawinan dan stadium saat didiagnosis. Penelitianmenggunakan metode deskriptif retrospektif. Tempat penelitian di RSUD dr. H. Chasan BoesoirieTernate dan dilaksanakan pada bulan Juny-Agustus 2020. Populasi dan sampel penelitian adalah semuapenderita kanker serviks di poliklinik dan ruang rawat inap bagian obstetri dan ginekologi RSUD dr. H.Chasan Boesoirie Ternate tahun 2017-2019. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa penderita kanker serviks terbanyak pada usia 31-40 tahun sebanyak 8orang (36,36%), beralamat di Ternate Utara, Ternate Selatan dan Kab/Kota di Maluku Utara masingmasingsebanyak 5 orang (22,73%), pekerjaan, terbanyak adalah ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 21orang (95,46%), memiliki paritas > 4 orang anak sebanyak 12 orang (54,54%), jenis persalinanterbanyak adalah persalinan spontan 18 orang (81,82%), jumlah perkawinan terbanyak 1x sebanyak 19orang (86,36%), dan stadium saat didiagnosis adalah stadium IIIb sebanyak 8 orang (36,36%).Kata kunci : Kanker Serviks, RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate