Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implikasi kolaborasi multidisiplin dalam penelitian akuntansi kritis: sebuah refleksi Wulandari, Putu Prima
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i1.2464

Abstract

Meningkatnya jumlah penelitian, menandakan semakin banyaknya masalah dan kompleksitas yang dihadapi umat manusia dan masalah tersebut diharapkan dapat dijawab melalui pencarian kebenaran dalam penelitian. Dalam konteks ini akuntansi kritis dapat digunakan sebagai sarana pengumpulan berbagai bentuk informasi yang lebih beragam, sehingga penelitian interdisipliner penting untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implikasi kolaborasi multidisiplin dalam penelitian akuntansi kritis. Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review dengan jenis data sekunder yang berupa studi pustaka atas hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi multidisiplin dalam penelitian akuntansi kritis dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah kompleksitas dan dominasi pada masyarakat dengan berorientasi kepada pemangku kepentingan yang posisinya lemah di masyarakat, serta melibatkan peneliti yang benar-benar kritis dalam gerakan revolusioner dan emansipasi
Pengaruh Financial Distress, Opini Audit Tahun Sebelumnya, dan Frekuensi Rapat Tahunan Board of Directors Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern Ray, Kevin; Wulandari, Putu Prima
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i03.1030

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh financial distress, opini audit tahun sebelumnya, dan frekuensi rapat tahunan Board of Directors terhadap pemberian opini audit going concern. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi logistik. Adapun sampel penelitian adalah 123 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Penelitian ini menemukan bahwa financial distress berpengaruh negatif terhadap pemberian opini audit going concern dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit going concern. Di samping itu, frekuensi rapat tahunan Board of Director tidak berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan, auditor eksternal akan meragukan suatu entitas dalam mempertahankan kelangsungan usahanya ketika sedang mengalami financial distress (Z-Score kurang dari 1,81) dan menerima opini audit going concern pada tahun sebelumnya. Sehingga, financial distress dan opini audit tahun sebelumnya dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh auditor eksternal dalam memberikan opini audit going concern.