Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Video Scrib Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Dongeng Di SD Sigmaidah Rohman; Dewi Kurniawati; Waheda Syifaurrahmah; Tia Safitri
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2021): DIDAKTIS 6: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2021
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di abad 21 ini, pemanfaatan software untuk menciptakan sebuah media pembelajaran digital yang kreatif dan inovatif sangat perlu digunakan demi meningkatkan hasil belajar dan kompetensi siswa pada mata pelajaran tertentu. Media pembelajaran digital mempunyai peran penting dalam setiap proses pembelajaran khususnya pada keterampilan menyimak dongeng. Pada literatur review ini telah merangkum beberapa dengan komprehensif, serta menilai dan meninjau literatur yang ada tentang pemanfaatan media pembelajaran digital (Video Scribe) dalam meningkatkan keterampilan menyimak dongeng siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari literatur review artikel jurnal yang dilakukan oleh penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tingkat keefektifannya dalam penggunaan media Video Scrib sebagai media pembelajaran digital bagi siswa Sekolah Dasar. Dugaan sementara dari literatur review ini berpendapat bahwa penggunaan media pembelajaran digital dapat membantu siswa lebih mudah dalam belajar, mengingat, dan mendapat pelajaran atau materi dengan cepat dan mudah dipahami siswa di Sekolah Dasar.
AL-DAKHĪL DALAM TAFSIR AL-QUR’AN MELALUI HADIS MAWḌŪ’ Musyarofah; Tia Safitri; Siti Sri Wahyuni; Islamiyah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/g005dr04

Abstract

Pemalsuan hadis (mawḍū’) merupakan problem serius dalam kajian hadis karena berdampak langsung pada pembentukan pemahaman keagamaan umat Islam. Hadis palsu tidak hanya beredar dalam literatur populer, tetapi juga ditemukan dalam sebagian karya tafsir dan penjelasan sunnah, khususnya pada pembahasan keutamaan surah (faḍā’il al-suwar), sehingga berpotensi melahirkan praktik keagamaan yang tidak berdasar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan hadis dinilai sebagai mawḍū’, mengkaji mekanisme masuknya hadis palsu ke dalam literatur tafsir dan sunnah, serta menyajikan contoh konkret hadis mawḍū’ yang digunakan dalam penafsiran al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah kitab-kitab hadis, ulumul hadis, dan literatur tafsir klasik maupun kontemporer. Data dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan hadis dipengaruhi oleh faktor politik, fanatisme golongan, kepentingan duniawi, aktivitas kaum Zindiq, serta penyimpangan para ahli kisah. Hadis mawḍū’ masuk ke dalam tafsir akibat lemahnya verifikasi sanad dan ketergantungan pada riwayat tanpa kritik. Salah satu contohnya adalah hadis palsu tentang keutamaan Surah Yāsīn yang menyatakan bahwa membacanya setara dengan membaca al-Qur’an sepuluh kali. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan kritik hadis dalam studi tafsir guna menjaga kemurnian pemahaman al-Qur’an serta meningkatkan kehati-hatian dalam menggunakan riwayat sebagai dasar penafsiran.