Sukatin
IAIN Batanghari

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kepemimpinan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Muzakki Rahilla; Sukatin; Lidya Verdita; M. Yunus; Monika Putri; Aldi Kurniadi
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 2 No 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam Abad 21
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana implementasi dari kepemimpinan di Pondok Pesantren Al-Muzakki Desa Sungai Rengas Kecamatan Maro Sebo Ulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan diuraikan oleh peneliti secara deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dianalisis menggungakan triangulasi data dan menghasilkan temuan-temuan yang diuraian secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impelementasi kepemimpinan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Muzakki menggunakan gaya kepemimpinan yang lebih cenderung paternalistik, dimana pemimpin pasif, sebagai seorang bapak yang memberikan kesempatan kepada anaknya untuk berkreasi, tetapi juga otoriter, yaitu memberikan kata kata final untuk memutuskan apakah karya anak buah yang bersangkutan dapat diteruskan atau tidak. Bersifat laissez faire, karena santri diberi peluang mengurus dirinya sendiri, mandiri dan pemimpin melakukan pengawasan terhadap kegiatan santri sehari-hari.
Manajemen Konflik dan Stres Di Sekolah Wardatul Jannah; Sukatin; Apriansyah; Agus Salim
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 3 No 01 (2022): MUNTAZAM Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1212/mj.v3i01.6611

Abstract

Penelitian ini membahas terkait dengan persoalan dalam lembaga pendidikan khususnya sekolah terkait dengan konflik dan stres. Persoalan ini harus dikeloka dan ditangai dengan baik supaya tidak berpengaruh negatif terhadap proses perkembangan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan manajemen konflik di sekolah dan untuk mengetahui penerapan manajemen stres di sekolah. Penelitian ini menggunakan studi literatur atau library research dengan menggunakan berbagai artikel jurnal yang diterbitkan 10 tahun terakhir. Hasilnya terdapat banyak penanganan konflik dan stres di sekolah. Teknik penanganannya dinilai efektif dan signifikan mampu mengurangi tingkat kecemasan, merubah pemikiran dan perilaku dan meningkatkan emosi positif dalam diri mereka.
Mengenal Gaya Kepemimpinan Dalam Dunia Pendidikan Ayu Sumarni; Sukatin; Maysara Gusvita; Winda Lestiana; Nadiya Rahmadani; Nur A’ini
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 3 No 01 (2022): MUNTAZAM Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1212/mj.v3i01.6789

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk mengetahui definisi dari kepemimpinan serta dan berbagai macam gaya kepemimpinan yang diterapkan pada suatu organisasi atau lembaga pendidikan dengan menggunakan metode kepustakaan dengan berbagai sumber-sumber tulisan untuk mendapatkan kesimpulan secara khusus. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa kepemimpinan adalah kemampuan untuk memperoleh tindakan melalui orang lain dengan kepercayaan dan kerja sama. Keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi ditentukan oleh mutu kepemimpinan yang dimilki orang-orang yang diangkat atau diserahi tanggung jawab sebagai manajer atau pimpinan dalam suatu organisasi. Pada konteks gaya dan tipe kepemimpinan, seorang pemimpin akan berbeda-beda. Gaya kepemimpinan yang diterapkan pada suatu organisasi atau lembaga pendidikan pada dasarnya tergantung pada tingkat kematangan atau kedewasaan bawahan dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa gaya kepemimpinan antara lain: demokratis, otoriter, laissez faire, non direktif, pseudo demokratis, situasional, visioner, transmosional dan kharismatik.
Peran Komunikasi Organisasi Bagi Efektivitas Lembaga Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Iga Mawadda; Asi Anggelia Safitri; Ardila Anggraini; Syaifur Rohman; Sukatin
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 3 No 01 (2022): MUNTAZAM Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1212/muntazam.v3i01.6840

Abstract

Komunikasi organisasi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan antar individu dalam suatu organisasi, baik secara formal maupun informal.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan secara efektivitas dalam peran komunikasi organisasi terhadap lembaga pendidikan Islam di era globalisasi. Penelitian ini mengacu komunikasi organisasi para guru dan stakeholder. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni berupa alat dan bahan, seperti berbagai buku dan jurnal. Teknik analisis data yang digunakan adalah berupa kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan bahwa peran komunikasi organisasi cukup dibutuhkan dalam melakukan organisasi dan efektivitas dalam lembaga pendidikan Islam di era globalisasi. Problema yang dihadapi lembaga pendidikan Islam menghadapi era globalisasi adalah manajemen madrasah yang kurang optimal. Sedangkan untuk komunikasi yang efektif bisa ditampilkan sejak fasilitas optimal serta lembaga madrasah, mutu serta kelebihan dari lulusan begitu juga kepercayaan dari stakeholder. Oleh karena itu, keterampilan komunikasi organisasi untuk para personil lembaga pendidikan Islam akan sering meningkatkan supaya semacam ini pasti guna maupun pemberian keahlian serta efektivitas komunikasi saat menciptakan perolehan peran pendidikan di lembaga pendidikan Islam.
Kompetensi Kepribadian Guru dan Kreativitas Siswa Raudatul Jannah; Sukatin; Riska Okta Silviani; Iswanto; Royan Oktafaringga
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 3 No 02 (2022): MUNTAZAM Volume 03 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1212/muntazam.v3i02.7880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kompetensi guru – kompetensi pendidikan, personal, sosial dan kejuruan – sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar, guru sebagai guru adalah pencipta kondisi belajar dimana guru bertanggung jawab atas pendidikan anak didiknya. Oleh karena itu, guru harus kompeten secara pedagogik dan pribadi, sosial dan profesional dalam memenuhi tugasnya sebagai guru ke tingkat yang tinggi. Kompetensi tersebut diharapkan mampu mendorong guru memotivasi siswa untuk belajar lebih baik, sehingga hasil belajar yang diharapkan datang berupa prestasi yang memuaskan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERKARAKTER YANG BERORIENTASI NILAI-NILAI MORAL Hotia; Sukatin; Maisarah Gusvita; Nur Cholis Abid Hamid; Remo Andika Putra; Nur Adilla
MUNTAZAM: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT Vol 3 No 02 (2022): MUNTAZAM Volume 03 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah pembentukan karakter seseorang mulai dari tingkat dasar (PAUD, SD, SMP) hingga menengah (SMA) berupa perbuatan baik berupa moral, etika dan perubahan bentuk nilai. karakter karakter yang baik. Pendidikan karakter dapat diartikan bahwa kita menyadari semua dimensi kehidupan sekolah kita untuk memajukan pengembangan karakter yang optimal (usaha kita yang terarah dari semua dimensi kehidupan sekolah untuk berkontribusi pada pengembangan karakter yang optimal. Oleh karena itu pendidikan karakter pada prinsipnya dapat mengintegrasikan nilai-nilai perilaku manusia dengan pendekatan intensif terhadap wadahnya yaitu sekolah, dimana guru memiliki sikap meyakinkan terhadap siswa dan sebaliknya antara siswa dengan guru, dan sedikit demi sedikit mulai dengan contoh. , menyediakan level terendah, yaitu. Tingkat PAUD, SD, SMP sampai dengan tingkat tertinggi yaitu SMA dan untuk tingkat pelajar. Maka muncullah karakter unggul dan amanah. Karakter adalah jumlah dari semua kualitas yang membuat Anda menjadi diri Anda sendiri. Itu nilai-nilai Anda, pikiran Anda, kata-kata Anda, tindakan Anda. Artinya, karakter adalah seperangkat nilai, pikiran, perkataan dan perilaku atau tindakan yang telah membentuk seseorang. Oleh karena itu, karakter dapat digambarkan sebagai identitas seseorang, yang telah dibentuk sepanjang hidup oleh beberapa nilai etika dalam bentuk pemikiran, sikap, dan perilaku.  Dan banyak sekali lembaga pendidikan yang pendidikan karakternya paling efektif dilakukan pada usia dini, karena anak pada usia tersebut mengalami perkembangan yang luar biasa (the golden age) dan belum banyak mendapat pengaruh dari pihak luar. Krisis multidimensi bangsa ini harus segera diatasi dengan bantuan pembangunan karakter yang akan diinternalisasikan di sekolah-sekolah. Selain itu, diharapkan tujuan pendidikan kerakyatan dapat tercapai dengan bantuan pendidikan karakter. Kata Kunci: Implementasi, Pendidikan Karakter, Nilai Moral
PERBANDINGAN ANTARA GROWTH MINDSET DAN FIXED MINDSET DAMPAKNYA PADA PRESTASI AKADEMIK nabella andryani Putri; Sukatin; Amalia Trianita Wilman
MUNTAZAM Vol 4 No 01 (2023): MUNTAZAM Vol. 4 No.1 Tahun 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN & PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1212/muntazam.v4i01.9497

Abstract

The influence of growth mindset and fixed mindset on academic achievement is significant. Mindset shapes actions and interpretations, with two main types: fixed and growth mindsets. The fixed mindset assumes unchangeable abilities, while the growth mindset believes in potential through effort and learning. These mindsets result in different responses to failure. Fixed mindset individuals see failure as a lack of talent, leading to despair and giving up. Conversely, those with a growth mindset perceive failure as an opportunity to learn and grow. Nurturing a growth mindset in children is crucial for resilience and determination in overcoming challenges. This study employs qualitative methods to explore how mindset impacts academic achievement and educational practices.