Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TAX AVOIDANCE, CORPORATE GOVERNANCE, KARAKTER MANAJEMEN, DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN Rafrini Amyulianthy; Nurul Yunita; Yetty Murni
Jurnal Akuntansi Vol. 18 No. 1, Januari - Juni 2018
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/akunukd.v18i1.2293

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of tax avoidance, corporate governance, executive’s character, and firm characteristics. Secondary data for this study were collected from companies included in the category of 100 compasses listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2015. The sample used in this study as many as 54 companies. Based on the results and the conclusion of the research indicate: institutional ownership, independent commissioner, audit quality, executive’s character and leverage do influence tax avoidance. Meanwhile, audit committee and firm size does not affect tax avoidance. Keywords: corporate governance, executive’s character, corporate characteristics, tax avoidance
Mendeteksi Tax Aggressive Strategies Melalui Biaya Auditor Independen Dan Corporate Governance Chasbiandani, Tryas; Shinta Budi Astuti; Yetty Murni; Baharuddin, Gunawan; Muhamad Avito Rizkyansyah Kusuma; Zuhmi Fahru Muharomi
JRB-Jurnal Riset Bisnis Vol 8 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v8i1.7665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biaya auditor independen, corporate governance, dan strategi agresif perpajakan (tax aggressive strategies) pada perusahaan. Dalam konteks perpajakan yang semakin kompleks, perusahaan sering kali menerapkan strategi agresif untuk meminimalkan kewajiban pajak. Biaya auditor independen dianggap sebagai indikator kualitas pengawasan keuangan dan transparansi, sementara corporate governance berperan penting dalam mendorong praktik bisnis yang etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara biaya audit dan praktik penghindaran pajak, mengindikasikan bahwa perusahaan yang membayar biaya audit lebih tinggi cenderung mematuhi regulasi perpajakan. Selain itu, ukuran KAP juga berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, di mana perusahaan yang diaudit oleh KAP yang lebih besar menunjukkan kepatuhan pajak yang lebih baik berkat standar audit yang lebih tinggi. Sementara itu, kepemilikan modal asing tidak memoderasi pengaruh audit fee terhadap tax avoidance, tetapi terbukti memoderasi hubungan antara ukuran KAP dan praktik penghindaran pajak. Publisitas CEO berperan sebagai faktor moderasi signifikan yang mempengaruhi kedua hubungan tersebut; CEO dengan reputasi baik mendorong perusahaan untuk lebih mematuhi regulasi perpajakan. Temuan ini menekankan pentingnya pengawasan dan reputasi dalam mendorong praktik perpajakan yang etis di kalangan perusahaan.
Peran red flags terhadap pengaruh skeptisisme profesional, pengalaman kerja dan beban kerja auditor terhadap kemampuan auditor mendeteksi fraud Indah Masri; Yetty Murni; Amelia Oktrivina; Elsa Maura Adhianti
AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/akurasi.v4i1.649

Abstract

This study aims to see the role of red flags as a moderating variable of professional skepticism, work experience, and workload on the auditor's ability to detect fraud on a survey conducted in several public accounting firms in Jakarta. This study uses primary data to analyze and evaluate the questionnaires distributed to 50 auditors as respondents. Data analysis using PLS-SEM proves that only work experience has a significant positive effect at the 5% level on the auditor's ability to detect fraud. Meanwhile, the red flag has a significant positive effect at the 5% level as a moderating variable to weaken the negative effect of workload on the auditor's ability to detect fraud. Implications and suggestions are explained in the article
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT FEE PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA Haikal Farras; Yetty Murni
Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila (JIAP) Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jiap.v3i2.4875

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, risiko perusahaan, profitabilitas, dan tipe kepemilikan terhadap audit fee pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dan mengolah data menggunakan Eviews 10. Populasi dalam penelitian ini ada 155 perusahaan dengan sampel 25 perusahaan manufaktur tahun penelitian 2017-2021. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan pemilihan sampel yaitu metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, risiko perusahaan, tipe kepemilikan berpengaruh terhadap audit fee sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit fee. Kata Kunci: audit fee, ukuran perusahaan, risiko perusahaan, profitabilitas, tipe kepemilikan. ABSTRACT This study aims to determine the effect of firm size, firm risk, profitability, and the ownership on audit fee in manufacturing companies listed on the Indonesia stock exchange. The analytical model used is panel data regression analysis and processing data using Eviews 10. The population of this studi were 155 companies and the sampel were 25 manufacturing companies sectors for the 2017-2021 research year. The type of data in this study is secondary data with a sample selection method, namely the purposive sampling method. The result of this study indicates that firm size, firm risk, and the ownership affect audit fee. While profitability does not have effect on audit fee. Keywords: audit fee, firm size, firm risk, profitability, the ownership.
Determinan Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responsibility Disclosure Sebagai Moderasi Annisa Lailatul Qodariyah; Muhamad Rubiul Yatim; Yetty Murni; Nelyumna
Jurnal Riset Bisnis Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v8i2.7642

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Green Accounting, Environmental Performance, and Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responsibility Disclosure Sebagai Variabel Moderasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data annual report yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia dan website masing-masing perusahaan. Populasi yang digunakan adalah perusahaan pertambangan dan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun penelitian 2019-2022 dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisisregresi data panel dan menggunakan Eviews 12. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Green Accounting dan Profitabilitas berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan sedangkan Environmental Performance tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility Disclosure dapat memperkuat pengaruh Green Accounting dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan sedangkan Corporate Social Responsibility Disclosure tidak dapat memoderasi Environmental Performance Kata Kunci : green accounting, environmental performance, profitabilitas, nilai perusahaan, corporate social responsibility disclosure Abstract This research aims to examine the influence of Green Accounting, Environmental Performance, and Profitability on Company Value with Corporate Social Responsibility Disclosure as a Moderating Variable. The data used in this research is secondary data in the form of annual report data obtained from the Indonesian Stock Exchange website and the websites of each company. The population used is mining and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2019-2022 research year using the purposive sampling method. Hypothesis testing uses panel data regression analysis and uses Eviews 12. The results of this study indicate that Green Accounting and Profitability have an effect on Company Value while Environmental Performance does not affect Company Value. This study also shows that Corporate Social Responsibility Disclosure can strengthen the influence of Green Accounting and Profitability on Company Value while Corporate Social Responsibility Disclosure cannot moderate Environmental Performance Keywords: green accounting, environmental performance, profitability, company value, corporate social responsibility disclosure
Mendeteksi Tax Aggressive Strategies Melalui Biaya Auditor Independen Dan Corporate Governance Tryas Chasbiandani; Shinta Budi Astuti; Yetty Murni; Gunawan Baharuddin; Muhamad Avito Rizkyansyah Kusuma; Zuhmi Fahru Muharomi
Jurnal Riset Bisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v8i1.7665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biaya auditor independen, corporate governance, dan strategi agresif perpajakan (tax aggressive strategies) pada perusahaan. Dalam konteks perpajakan yang semakin kompleks, perusahaan sering kali menerapkan strategi agresif untuk meminimalkan kewajiban pajak. Biaya auditor independen dianggap sebagai indikator kualitas pengawasan keuangan dan transparansi, sementara corporate governance berperan penting dalam mendorong praktik bisnis yang etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara biaya audit dan praktik penghindaran pajak, mengindikasikan bahwa perusahaan yang membayar biaya audit lebih tinggi cenderung mematuhi regulasi perpajakan. Selain itu, ukuran KAP juga berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, di mana perusahaan yang diaudit oleh KAP yang lebih besar menunjukkan kepatuhan pajak yang lebih baik berkat standar audit yang lebih tinggi. Sementara itu, kepemilikan modal asing tidak memoderasi pengaruh audit fee terhadap tax avoidance, tetapi terbukti memoderasi hubungan antara ukuran KAP dan praktik penghindaran pajak. Publisitas CEO berperan sebagai faktor moderasi signifikan yang mempengaruhi kedua hubungan tersebut; CEO dengan reputasi baik mendorong perusahaan untuk lebih mematuhi regulasi perpajakan. Temuan ini menekankan pentingnya pengawasan dan reputasi dalam mendorong praktik perpajakan yang etis di kalangan perusahaan.
PERAN GENDER DIVERSITY DALAM PENGUNGKAPAN EMISI KARBON: PERSPEKTIF KARAKTERISTIK INTERNAL PERUSAHAAN Tryas Chasbiandani; Yetty Murni; Derriawan; Syifa Nurul Azizah; Fadhilah Langgeng Pangestu
Jurnal Riset Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/rqeyb585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan emisi karbon dengan keberagaman gender dewan direksi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan uji moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, leverage berpengaruh negatif signifikan, dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Selanjutnya, keberagaman gender dewan direksi terbukti memoderasi hubungan antara leverage dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan emisi karbon secara signifikan, namun tidak memoderasi hubungan antara profitabilitas dan pengungkapan emisi karbon. Selain itu, secara langsung, keberagaman gender dewan direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Hasil ini menunjukkan bahwa kehadiran perempuan dalam dewan direksi memperkuat komitmen perusahaan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab lingkungan. Temuan penelitian ini mendukung teori legitimasi, teori stakeholder, serta prinsip triple bottom line, yang menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan yang inklusif dan berkelanjutan dalam meningkatkan pengungkapan informasi lingkungan.