Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Kemampuan Seni Nagham Al-Qur’an Maqam Bayyati pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Akromah Tegal Timur Kota Tegal Olivia Silmy Zumrudah; Maufur Maufur; Basukiyatno Basukiyatno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3655

Abstract

Nagham Al-Qur’an adalah seni membaca Al-Qur’an dengan lagu. Membaca Al-Qur'an dengan lagu yang indah dan suara yang merdu akan memberikan ketenangan jiwa dan ketenteraman hati, baik bagi pembaca maupun pendengarnya. Namun, pengajaran Nagham Al-Qur’an di Pondok Pesantren masih menggunakan model klasikal yang kurang membuat santri aktif dalam belajar serta hasil capaian yang belum maksimal. Penelitian ini memaparkan hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan kemampuan seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor penyebab kurang aktifnya santriwati dalam pembelajaran Nagham Al-Qur’an, memaparkan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mata ajar seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal, dan menjabarkan hasil dan dampak dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan kemampuan seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengambil lokasi di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Akromah Kota Tegal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk memastikan data terhadap fokus yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab kurang aktifnya santriwati dalam pembelajaran Nagham Al-Qur’an terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari motivasi, Kesehatan fisik, dan rendahnya self-esteem, sedangkan faktor eksternal meliputi model pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya pembiasaan kerja kelompok atau diskusi di kalangan santri. Adapun penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share pada kelas seni Nagham Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal terbagi menjadi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hasil implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share pada kelas seni Nagham Al-Qur’an berdampak sangat baik pada peningkatan kompetensi Nagham, Al-Qur’an, dengan nilai capaian rata-rata kelas yang mengakami kenaikan signifikan dari dua periode yang telah dituntaskan. Diharapkan Pondok Pesantren dan seluruh elemennya untuk saling bersinergi mengembangkan model pembelajaran yang inovatif sehingga bakat-bakat santriwati dalam seni nagham Al-Quran dapat terakomodir dan terfasilitasi dengan maksimal.
The Implementation of Meaningful Learning in Enhancing Conceptual Understanding of Fifth-Grade Students in Mathematics Pahruroji; Suriswo; Basukiyatno
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3178

Abstract

This study aims to analyze the implementation of meaningful learning in improving fifth-grade students' conceptual understanding of mathematics at Dabin Werkudara Elementary School, Bumijawa District, Tegal Regency. The research approach used was a qualitative case study method involving five elementary schools: Dukuhbenda 01 Elementary School, Dukuhbenda 02 Elementary School, Dukuhbenda 04 Elementary School, Muncanglarang 02 Elementary School, and Sigedong 02 Elementary School. Data were collected through in-depth interviews with teachers and students, as well as direct observation during the learning process. Data analysis was conducted using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that meaningful learning helps students connect mathematical concepts with real-world experiences, thereby enhancing conceptual understanding and learning motivation. Teachers play a crucial role in creating a contextual learning environment through the use of concrete media, discussions, and collaborative activities.
Adaptasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Digitalisasi Pembelajaran Pasca Pembelajaran Jarak Jauh (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Bojong, Kab. Tegal, Jawa Tengah) Tomi Azami; Basukiyatno Basukiyatno
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v7i2.11630

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe the pattern of adaptation of Islamic Religious Education Teachers (PAI) on the phenomenon of digitalization of learning. The phenomenon of using digital in learning begins with the phenomenon of Distance Learning (PJJ) as a response to the emergence and outbreak of Covid-19 which has become a pandemic in Indonesia. This research uses a qualitative approach with a case study approach. The research locus is at SMP Negeri 2 Bojong. Geographically, SMP Negeri 2 Bojong is located in a mountainous area. The reason for choosing the locus is the peculiarity of the locus because it is located in a mountainous area while digitization is closely related to urban areas. The informant selection technique is purposive sampling, which is selecting informants based on the criteria determined by the researcher. Data collection is done by means of observation, interviews and documentation, the data will be analyzed using Miles and Huberman's interactive analysis technique. The results showed that PAI teachers at SMP Negeri 2 Bojong were fully prepared. The teacher uses the "Student PAI" application in carrying out the PJJ process. While the application used by the teacher in providing material, evaluation, and follow-up uses the "AGPAII MODUL" application. Both applications can be downloaded on the Playstore, even one of the PAI teachers at the school is part of the development team. The geographical location at the foot of Slamet Mountain is not an obstacle for teachers to adapt to distance learning’s policies.Keywords: Adaptation, PAI Teacher, Digitalization of Learning, Distance Learning
PERANAN EVALUASI DIRI DALAM PENGEMBANGAN DAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN Basukiyatno Basukiyatno
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2005)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v1i1.3

Abstract

Evaluasi diri tergolong sangat muda di lingkungan perguruan tinggi (LPTK), evaluasi diri dimaksudkan untuk mengungkapkan dan melakukan kajian yang sistematis terhadap lingkungan internal dan eksternal. Evaluasi diri dapat memberikan pendekatan yang lebih banyak dalam memberi informasi kepada dunia pendidikan untuk membantu perbaikan dan pengembangan program studi evaluasi diri dapat sebagai evaluasi internal dan evaluasi eksternal. Perbedaan antara evaluasi internal dan eksternal, nampak pada maksud dan tujuannya. Evaluasi diri merupakan salah satu aspek penting dalam keseluruhan daur akreditasi dengan berbagai peran dan kegunaannya, termasuk penjamin mutu (quality assurance). Di samping itu evaluasi diri untuk mengetahui kemampuan lembaga, untuk mempersiapkan akreditasi program dan sangat berguna untuk pengembangan program serta penjamin mutu internal. Kata kunci : evaluasi diri, evaluasi internal, evaluasi eksternal, penjamin mutu, akreditasi
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME DOSEN TETAP UPS TEGAL Sitti Hartinah; Basukiyatno Basukiyatno
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2005)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v1i1.8

Abstract

Keberhasilan program pendidikan sangat dipengaruhi oleh kompetensi profesionalisme personel pengajar. Tanpa personel yang cakap dan efektif, program pendidikan tidak dapat berhasil. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan dan mengalisis perencanaan dan pelaksanaan pengembangan tenaga pengajar tetap UPS. Populasi dalam penelitian ini seluruh dosen UPS. Sampel Penelitian ditentukan dengan sampling purposif, dilanjutkan “Snow Ballâ€. Disimpulkan bahwa UPS sudah memiliki dasar-dasar dan kebijakan perencanaan pengembangan tenaga pengajar tetap, tetapi belum dilaksanakan secara optimal, agar efektif perlu ditinjau secara periodic.
Pengembangan Bisnis Bervisi Kearifan Spiritual Untuk Kemakmuran dan Kedamaian Global Basukiyatno
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 5 (2008)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i5.26

Abstract

Sungguh lumrah jika banyak orang mengasosiasikan bisnis dengan berkompetisi. Persaingan bisnis menempatkan seorang pebisnis harus mampu menjadi nomor satu dengan mengalahkan para pesaingnya. Namun, konsep untuk mengalahkan inilah yang kemudian sering menjadi jalan menghancurkan persaudaraan
Strategi Pengembangan Basukiyatno
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 5 (2008)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i5.27

Abstract

Strategi pengembangan merupakan tahap awal perencanaan manajemen sekolah. Untuk bisamendukung kegiatan sekolah dalam mencapai tujuannya, maka strategi pengembangan perludilakukan. Dengan demikian strategi pengembangan SMA Terbuka merupakan implementasidukungan agar pengelola SMA Terbuka dapat melaksanakan kegiatannya.Tujuan tesis ini adalah ingin mengetahui strategi pengembangan SMA Terbuka MogaKabupaten Pemalang yang memusatkan pada tiga masalah utama : (1) bagaimana strategipengembangan SMA Terbuka Moga, (2) Bagaimana pelaksanaan kegiatan pengembangan SMATerbuka Moga dilaksanakan, (3) Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalamstrategi pengembangan SMA Terbuka Moga.Dalam penelitian ini digunakan pendekatna kualitatif yang berbentuk studi ekploratif, datadikumpulkan dengan cara wawancara, observasi dan dokumen. Sampel diambil dengan menggunakanteknik bola salju (Snaw ball sampling techniques) data diperoleh dengan cara triangulasi,pemeriksaan responden, dan penilaian sasaran penelitian. Tahapan penelitian (1) reduksi data, (2)penyajian data, (3) penarikan kesimpulan.Dalam strategi pengembangan SMA Terbuka sudah menunjukkan manajemen pendidikan yangprofessional, sesuai dengan konsep awal perintisan. Hal ini ditunjukkan dengan pelaksanaan kegiatanyang diikuti dengan perencanaan,baik dalam strategi penerimaan / perekrutan siswa,pengadministrasian, pelaksanaan kegiatan, dan penilaian serta pengawasan.Disarankan agar strategi pengembangan SMA Terbuka Moga dilakukan dengan lebih efektif danefisien. Dari pengelola di sekolah induknya, jajaran Dinas Pendidikan, masyarakat, orang tua siswa,dan seluruh stakeholder agar tetap menjalin koordinasi dengan baik.
Pendidikan Karakter di Universitas Pancasakti Tegal Basukiyatno; Budiyono; Beni Habibie
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v11i1.103

Abstract

The aim of this research was to describe the process and the role of character education at University of Pancasakti Tegal. The research used qualitative descriptive approach. Data collected by Penelitian menerapkan pendekatan diskriptif kualitatif. Data obtained by observation and depth interviews with a number of lecturer, staff, and student who got involved in character education at University of Pancasakti Tegal, in limited ways. The data sources were not chosen randomly, but were determined to people who were considered to know a lot about the problems studied. Data processing run simultaneously withdata collection, as well as through the process of triangulation data so that the data obtained was tested. The results of the study illustrated, that the implementation of character education at the University Pancasakti Tegal run through various units, namely units Course Personality Development, Student Activity Unit and Spirituality Unit , each had been running well, but all three units need to be synergized and continuously improved. The implication of these results is that the character education at the University Pancasakti Tegal be laid out in a comprehensive and enhanced on an ongoing basis so that the results can really helpful.
Effektivitas Ibadah Dalam Pengembangan Kecerdasan Spiritual Santri, Di Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya Basukiyatno; Fitriyanto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v14i2.242

Abstract

This study aims to determine the education system developed in the Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya. Pesantren is one of the oldest educational institutions in Indonesia. Pesantren, according to the analysis of Nurcholis Madjid (1985), is an institution that embodies the process of developing national education naturally. Historically, pesantren contained not only Islamic meaning, but also Indonesian authenticity, because similar institutions existed during the Hindu-Buddhist rule, while Islam continued and Islamized it. In line with the nature of Islamic boarding school education that grows and develops entirely based on religious motivation, Pesantren Suryalaya was developed to streamline religious broadcasting efforts and practice of its teachings. In its implementation, pesantren education carries out a process of building knowledge, attitudes, and skills concerning religious aspects. The main objective is to seek the formation of virtuous people (al-akhlaq al-karimah) with consistent religious practices (istiqomah). A santri (student) in a pesantren according to Marzuki Wahid (1999: 17) must also carry out the function of finding the ultimate truth, as Sufis wander to get 'food' for their insatiable soul. Therefore, salafiyah pesantren do not provide certificates, the expected output is to give birth to devout people (whole human beings). Ketaqwaan is believed by pesantren residents as the pinnacle of intelligence.
Filosofi, Konsep Hasil Penggunaan Teknik Modeling Dalam Bimbingan Kelompok dan Field Trip Industry untuk Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Naili Faizatis syifa syifa; Basukiyatno; Maufur
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v14i2.251

Abstract

The puprpose study to determine whether the philosophy, concepts in modeling group guidance and industry field trips can increase entrepreneurial motivation in accordance with the 2013 curriculum. The research method used in this research is descriptive qualitative analysis. The results of the study concluded that modeling techniques and field trip industries could increase students' entrepreneurial motivation. Entrepreneurial motivation is basically an encouragement, interest, and availability to work hard or have a strong will to try maximally to make ends meet without feeling afraid of the risks that will occur, as well as a strong desire to learn from failure, a high heart tendency towards preference. on a thing or activity, without being told