Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Kieraha Medical Journal

KORELASI ANTARA HASIL TES MIKROSKOPIS DENGAN TES CEPAT MOLEKULER PADA PASIEN TUBERCULOSIS DAN MULTIDRUG RESISTEN TUBERCULOSIS DI RSUD Dr. H CHASAN BOESOIRIE TERNATE Andi Sitti Nur Afiah; fera the
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 1 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.478 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i1.2324

Abstract

Tuberculosis (TB) is a pulmonary disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Globally in 2018 theestimated number of people affected by TB was estimated at 10.0 million population and 484,000 cases ofmultidrug-resistant TB (MDR-TB). This study aims to determine the correlation between microscopic testresults with RMT on TB and MDR-TB patients at RSUD Dr. H Chasan Boesoirie Ternate. This type of researchis analytical research using a retrospective approach. The sample in this study were patients with suspected TBand MDR-TB who had performed microscopic tests and TCM in February – April at 2020 in the ClinicalPathology Laboratory of RSUD Dr. H Chasan Boesoirie Ternate, who met the inclusion and exclusion criteria.Data were analyzed using the SPSS program analysis was carried out in stages, namely by univariate andbivariate using chi-square test. From 100 samples, the results of RMT examination with TB suspects were 30rifampicin sensitive samples with 2 rifampicin resistance and 5 rifampin sensitive samples for TB MDR-TBsuspects RMT examination results. Chi-square test results obtained the value of p = 000 (p <0.05). There is stilla significant difference between the microscopic test results with RMT in TB and MDR-TB suspect patients atRSUD Dr. H Chasan Boesoirie Ternate.
PROFIL HEMATOLOGI PENDERITA MALARIA DENGAN APUSAN DARAH TEBAL POSITIF DI RSUD dr. CHASAN BOESIRIE, TERNATE ANDI SITTI NUR AFIAH; fera the
Kieraha Medical Journal Vol 1, No 2 (2019): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.577 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v1i2.1777

Abstract

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak, balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas kerja. Gejala klinis penyakit malaria sangat khas dengan adanya serangan demam yang intermiten, anemia, sekunder dan splenomegal. Daerah dengan kasus malaria tinggi dilaporkan dari Kawasan Timur Indonesia seperti ; Provinsi Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa pada pasien malaria RSUD dr Chasan Boesoirie Ternate periode dari tanggal 30 bulan Oktober – tanggal 30 bulan November tahun 2019 diketahui sebagian malaria biasanya mempengaruhi indeks darah dengan berbagai cara dengan anemia dan trombositopenia menjadi hasil hematologis yang sering dikaitkan. Penelitian telah dilaporkan trombositopenia sebagai penanda sensitif untuk diagnosis malaria dengan adanya demam akut penyakit, memiliki sensitivitas 60%, spesifisitas 88%, dan positif dan negative nilai prediksi masing-masing 86% dan 100%Kata kunci : Hematologi, Malaria, Ternate
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TB PARU DI PUSKESMAS KALUMATA Andika Isranugraha; Fera The; Amran Nur
Kieraha Medical Journal Vol 3, No 1 (2021): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.037 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v3i1.3270

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang paru-paru. TB merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di dunia. Indonesia sebagai negara kedua tertinggi penderita TB di dunia. Pada tahun 2019, kasus TB di Kota Ternate terdapat 527 kasus (prevalensi 226/100.000 penduduk). Untuk angka kematian kasus TB di Kota Ternate ditemukan sebanyak 23 orang (10/100.000 penduduk). Puskesmas Kalumata merupakan salah satu puskesmas di Kota Ternate yang memiliki angka kasus tertinggi sebanyak 102 orang. Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit TB paru di Puskesmas Kalumata. Penelitian deskriptif dengan penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling didapatkan 382 sampel. Data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS dengan analisis univariat. Mayoritas usia responden 17-25 tahun sebanyak 236 orang (61,8%), pendidikan terakhir perguruan tinggi sebanyak 167 orang (43,7%), sumber informasi tentang TB paru dari petugas kesehatan sebanyak 220 orang (57,6%), tingkat pengetahuan baik sebanyak 196 orang (51,3%) dan sikap cukup baik sebanyak 227 orang (59,4%).
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TINGKAT INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) DI KLINIK ANANDA KOTA TERNATE Marhaeni Hasan; fera the
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.826 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2693

Abstract

Air Susu Ibu merupakan makanan bayi utama dan alami, ASI dengan komposisi yang unik yangsesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi. ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayisejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atauminuman lain. Pemenuhan nutrisi saat bayi terutama ASI merupakan salah satu faktor yangmempengaruhi kecerdasan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian asi ekslusifdengan tingkat Intelligence Quotient (IQ) di Klinik Ananda Kota Ternate. Populasi penelitian adalahsemua siswa sekolah dasar kelas I-VI. Jumlah responden sebanyak 50 Orang yang datang ke klinikAnanda, setelah itu menetapkan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan, Jenis penelitian ini adalahobservasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan cara accidental sampling. Penelitian ini menunjukan bahwa tidak adanya hubunganyang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan tingkat IQ berdasarkan hasil uji statistik SPSSdengan menggunakan Chi-square dimana didapatkan p Value = 0.802. Tidak didapatkan hubungan yangsignifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan tingkat IQ.Kata kunci : Air Susu Ibu, ASI eksklusif, kecerdasan
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KALUMATA KOTA TERNATE seli dela sulfiati; fera the; Soesanty Soesanty
Kieraha Medical Journal Vol 1, No 1 (2019): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.277 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v1i1.1664

Abstract

Background: Dehydration due to diarrhea can lead to death in all ages, especially in toddlers. In the city of Ternate, in 2018, 2,023 (9.7%) cases of diarrhea in children under the age of five are listed among the top 10 diseases in the Puskesmas Kalumata. High cases are due to such factors as maternal knowledge and diarrhea prevention. Therefore, researchers want to examine the description of knowledge and attitude mother’s diarrhea the prevention in children under five at the Puskesmas Kalumata Ternate City. Methode: Descriptive research with cross-sectional approach. Carried out  from December 12 to December 31, 2019, in the Puskesmas Kalumata Ternate City with the method used was to discharge the questionnaire by interview. The sampling technique used is an accidental sampling. Result: The result showed that among of 55 respondent, mother’s with good knowledge are 52 people (94.5%), mother’s with a good attitude are 51 people (92.7%), the age majority were 20-35 years old are 36 people (65.5%), a high level of mothers graduate from senior high school are 30 people (54,4%), most were housewife are 43 people (78.2%), and the mothers of the most children who have a child are 20 people (40.0%). Conclusion: The conclusion is that 90% of the respondents at the Puskesmas Kalumata Ternate City are capable of preventing diarrhea in toddlers. Keywords: Attitude, Children Under Five, Diarrhea Prevention, Knowledge
PROFIL PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENATALAKSANAAN AWAL DIARE PADA PENCEGAHAN DEHIDRASI BALITA DI PUSKESMAS GAMBESI KOTA TERNATE TAHUN 2020 FERA THE; Marhaeni Hasan
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.495 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2694

Abstract

Dehidrasi lebih sering terjadi pada bayi dan anak dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu,sangat penting untuk mencegah dan mengurangi dehidrasi dalam penanganan diare pada anak dan bayi.Angka kejadian diare yang masih cukup tinggi di Kota Ternate membutuhkan perhatian lebih dari pemerintahuntuk mencegah peningkatan morbiditas dan mortalitas akibat dehidrasi pada diare. Tujuan penelitianmengetahui profil pengetahuan dan sikap ibu terhadap penatalaksanaan awal diare pada pencegahan dehidrasibalita di Puskesmas Gambesi Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan menggunakananalisis univariat untuk menentukan hubungan faktor perilaku dan perilaku lingkungan terhadap kejadiandiare pada balita di Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat pengetahuan responden tentang caramencegah dehidrasi akibat diare sudah cukup baik karena dapat dilihat responden yang memiliki pengetahuansedang sebanyak 35 orang (52.2%) dan baik sebanyak 12 orang (17.9%) sedangkan yang memilikipengetahuan rendah sebanyak 20 orang (29.9%), sedangkan sikap responden tentang mencegah dehidrasiakibat diare sudah baik karena yang memiliki sikap sedang sebanyak 46 orang (68.7%), yang memiliki sikapbaik sebanyak 21 orang (31.3%) dan tidak ada yang memiliki sikap yang kurang.Kata Kunci : Dehidrasi, Diare, Diare pada anak dan bayi.
POLA PENGGUNAAN ANTIDIABETES ORAL DAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD Dr. H. CHASAN BOESOIRIE Yusril Amien; Andi Siti Nur Afiah; Fera The
Kieraha Medical Journal Vol 3, No 1 (2021): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.512 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v3i1.3263

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Federasi Diabetes Internasional (IDF) memperkirakan orang usia kerja dengan diabetes terdiagnosis atau tidak terdiagnosis akan meningkat menjadi 417,3 juta pada tahun 2030 dan hingga 486,1 juta pada tahun 2045. Berbanding lurus dengan Provinsi Maluku Utara yang mengalami peningkatan penderita DM tipe 2 di tahun 2018 mencapai 1,5% dari 1,2% di tahun 2013. Salah satu bentuk intervensi farmakologis DM tipe 2 adalah berupa pemberian obat antidiabetes oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan umur, jenis kelamin, pembiayaan, dan pola penggunaan obat anti diabetes oral berdasarkan golongan obat dan kombinasi anti diabetes oral. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah data rekam medik pasien DM tipe 2 di bagian Penyakit Dalam RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate sebanyak 76 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2020. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien DM tipe 2 berumur berkisar 45 - 65 tahun (68,4 %) dan didominasi oleh perempuan (65,8%). Jenis pembiayaan pengobatan yang banyak digunakan yaitu BPJS (69,7%). Pasien yang mendapatkan terapi antidiabetes oral lebih banyak dari golongan peningkat sensitivitas insulin (57,3%) yaitu metformin. Dan kombinasi 2 obat antidiabetes oral yang banyak digunakan adalah metformin dan glimepirid (26,3%).
PROFIL KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT KEPULAUAN DI PULAU MOTI FERA THE
Kieraha Medical Journal Vol 1, No 2 (2019): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.078 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v1i2.1703

Abstract

ABSTRAKMasyarakat yang hidup di pulau-pulau kecil cenderung memiliki tingkat kesehatan yang rendah disebabkan antara lain karena kurangnya ketersediaan air bersih dan berkualitas, minimnya ketersediaan makanan yang bergizi dan terbatasnya pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kualitas kesehatan masyarakat di Pulau Moti. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer, yaitu dengan pengamatan secara langsung dan melalui angket yang berisi pertanyaan serta data sekunder, yaitu data dari sarana kesehatan. Pada penelitian ini telah terkumpul data sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kesehatan masyarakat di Pulau Moti masih kurang baik. Hal ini dilihat dari beberapa faktor, yaitu belum tersedianya jamban pribadi di setiap rumah, belum adanya tempat pembuangan sampah akhir dan tempat sampah tertutup di setiap rumah, kebiasaan membakar sampah, kebiasaan merokok, tidak rutin konsumsi buah dan sayur, tidak rutin berolahraga, serta kurangnya kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta masih banyak keluarga yang belum memiliki BPJS. Kata kunci:  Kesehatan, Masyarakat, Pulau Moti 
KARAKTERISTIK DAN GAMBARAN KLINIS PASIEN KANKER PAYUDARA YANG DIRAWAT INAP DI RSUD DR H CHASAN BOESOIRIE TERNATE TAHUN 2019 Nurhasanah B Kasuba; Arif Santosa; fera the
Kieraha Medical Journal Vol 1, No 1 (2019): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.453 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v1i1.1666

Abstract

Background : Breast cancer is caused by abnormal growth of mammary cells. The data released by Globocan (IARC) in 2018 reported 18.1 millions of new cancer cases emerged with a mortality rate of 9.6 millions. Out of this number, the percentage of breast cancer prevalence reached 11.6 with 6.6% mortality rate. A research conducted by Laisla 2017 in RSUP Haji Adam Malik Medan revealed that most breast cancer cases occurred to patients aged between 50-59 years old. Most patients were brought to the hospital when their cancers already reached advanced stages. Regarding this matter, this research was conducted to investigate the characteristics and clinical review of breast cancer inpatients in RSUD Dr. H. Chasan Boesoririe Ternate in 2019.  Method : This descriptive research was conducted using the cross sectional research design. Research population and samples included new inpatients with breast cancer in RSUD Dr. H. CHasan Boesoririe Ternate whose medical records were complete and recorded from October – December 2019. Total sampling technique was employed to select 21 inpatients with breast cancer based on the predetermined inclusion and exclusion criteria. Outcome : Out of 21 patients with breast cancer, 43% were between 45-55 years old, elementary school graduates, married, and had some clinical symptoms including nipple retraction, peau d’orange, dimpling ulceration, erythema, firm lump on the skin (28.6%), at the stage III B cancer and most of their histopathology showed invasive ductal carcinomas. Key words : age, breast cancer, clinical review,  education, marital status
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP KUNJUNGAN IMUNISASI DASAR DI POSYANDU KOTA TERNATE Marhaeni Hasan; Fera The
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4968

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Berdasarkan data analisis Kementrian Kesehatan menunjukan bahwa selama pandemi COVID-19 telah terjadi penurunan baik cakupan imunisasi maupun peforma surveilans PD3I karena sebagian besar petugas surevilans lebih fokus mengerjakan surveilans COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi Covid 19 terhadap kunjungan imunisasi dasar di Posyandu Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Sampel di ambil dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan di Posyandu puskesmas area Kota Ternate/Pulau Ternate..Alat penggumpulan data berupa kuesioner dengan pertanyaan yang terstruktur. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan kunjungan imunisasi (p=0,696). Tidak terdapat hubungan antara usia ibu dan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,263). Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,776). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kunjungan imunisasi (p=0,000). Tidak terdapat hubungan antara sikap dan tingkat kunjungan imunisasi (p=0,428).