Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Relationship between Elderly Characteristics and the Incidence of Cough in Elderly Residents at Social Institution X in Jakarta: A Cross-Sectional Analysis Rayhana Rayhana; Resy Dwi Aprilianti; Adinta Anandani; Dayu Swasti Kharisma; Jihan Samira
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 7 No. 2 (2026): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/4rgyef28

Abstract

Cough is one of the respiratory complaints that often occurs in the elderly and can reduce the quality of life if it occurs chronically. This study aims to analyze the relationship between elderly characteristics and the incidence of cough in Social Institution X. The study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 110 respondents selected using a purposive sampling technique. Data analysis was performed using IBM SPSS Statistics version 26 through univariate and bivariate analysis with the chi-square test at a significance level of p<0.05. The results showed that most respondents were in the 60–74 years age group (70.9%), female (66.4%), had normal nutritional status (51.8%), and did not have a smoking habit (53.9%). Most respondents did not experience cough (50%). Bivariate analysis showed that nutritional status and smoking habits were significantly associated with the incidence of cough in the elderly (p<0.05), while age and gender did not show a significant relationship (p>0.05). This study emphasizes the importance of controlling risk factors and implementing a healthy lifestyle in efforts to prevent respiratory disorders in the elderly.
Penyuluhan Batuk pada Pra Lansia dan Lansia Rayhana Rayhana; Dayu Swasti Kharisma; Noor Latifah Amin; Jihan Samira
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/haxazf49

Abstract

Pra lansia terutama lansia merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan fungsi fisiologis, termasuk sistem pernapasan, sehingga lebih berisiko mengalami batuk kronis. Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab, pencegahan, dan penanganan batuk menyebabkan kondisi ini sering diabaikan dan berpotensi menurunkan kualitas hidup pra lansia dan lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pra lansia dan lansia terkait pencegahan batuk melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet edukatif kepada peserta di Majelis Taklim Almarzuqiah dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Hasil Tanya jawab menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pra lansia dan lansia terkait faktor risiko, gejala, dan upaya pencegahan batuk. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pra lansia dan lansia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menghindari paparan asap rokok dan polusi. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup pra lansia dan lansia. Saran diperlukan pengembangan metode edukasi yang lebih variatif dan interaktif agar dapat menjangkau pra lansia dan lansia dengan berbagai karakteristik.