Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Value Stream Mapping sebagai Alat Identifikasi Waste ¬ pada PT. X untuk Departemen A Yulianto, Joko; Octavia, Tanti
Jurnal Titra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

PT. X is one of company that concerns with continuous improvement.  PT. X attempts to apply the concept of lean manufacturing in order to identify waste. Value stream mapping is one of the tools from lean manufacturing that can illustrate the entire process and identify waste ranging from the arrival of raw materials to the delivery of finished goods. Value stream mapping will be carried out at PT. X for department A. Through the current state value stream mapping can be seen that there are some waste in PT. X for department A ranging from the arrival of raw materials to become finished goods, among others is waste motion, over-processing waste, defect waste, inventory waste, and waste waiting. Design of future state value stream mapping is based on the proposed improvement given to the company. Future state value stream mapping can reduce lead time 41% from the current state value stream mapping.
STUDI MENGENAI ORIENTASI STRATEGI DAN PERBAIKAN KINERJA TENAGA PENJUALAN Yulianto, Joko
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 1, No 1 (2002): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.283 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v1i1.91-106

Abstract

Bagaimana  mengkonseptualisasikan orientasi strategi yang dikonsepsikan terdiri dari Orientasi Pengawasan dan Orientasi pembelajaran dan dimensi-dimensi yang membangunnya.  Dapatkah  konteks  teori  orientasi pembelajaran yang  berorientasi pada pengawasan   hasil   akhir,  pengawasan   aktivitas  dan  pengawasan  kemampuan   tenaga penjualan   dapat  mendorong    orientasi    pembelajaran  yang  diinginkan  dan  dapatkah Orientasi  pembelajaran   dart  tenaga  penjualan   mampu  memperbaiki   kinerja   tenaga penjualan.   Untuk menjawab  permasalahan   dalam  pene/itian   ini,   maka  sangat  perlu dilakukan pene/itian lebih dalam untuk menguji studi tentang bagaimana orientasi pengawasan  dari supervisor dapat mendorong tenaga penjualan  untuk  terlibat di dalam orientasi pembelajaran  sehingga  mampu memperbaiki kinerjanya.  Karena hal ini sangat jarang dilakukan oleh peneliti lain maka dikembangkan model penelitian yang terdiri  dari lima dimensi yaitu dimensi orientasi pengawasan hasil akhir, dimensi orientasi pengawasan aktivitas,  dimensi orientasi pengawasan kemampuan,  dimensi orientasi pembelajaran  dan dimensi kinerja tenaga penjualan  dengan  tujuh hipotesis yang akan diuji.  Analisis  data terhadap 100 responden tenaga penjualan  dari perusahaan-perusahaan  jamu yang ada di Semarang   dilakukan  dengan  alat analsis Structural  Equation  Modeling  (SEM) pada program AMOS.4.0.
Value Stream Mapping sebagai Alat Identifikasi Waste ¬ pada PT. X untuk Departemen A Joko Yulianto; Tanti Octavia
Jurnal Titra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.68 KB)

Abstract

PT. X is one of company that concerns with continuous improvement.  PT. X attempts to apply the concept of lean manufacturing in order to identify waste. Value stream mapping is one of the tools from lean manufacturing that can illustrate the entire process and identify waste ranging from the arrival of raw materials to the delivery of finished goods. Value stream mapping will be carried out at PT. X for department A. Through the current state value stream mapping can be seen that there are some waste in PT. X for department A ranging from the arrival of raw materials to become finished goods, among others is waste motion, over-processing waste, defect waste, inventory waste, and waste waiting. Design of future state value stream mapping is based on the proposed improvement given to the company. Future state value stream mapping can reduce lead time 41% from the current state value stream mapping.
Optimalisasi Fungsi Drainase Dan Perencanaan Skema Jaringan Dengan Metode Rasional Dina Limbong Pamuttu; Abner Doloksaribu; Joko Yulianto
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i01.3279

Abstract

Kota Merauke merupakan daerah dataran rendah dengan keadaan yang sangat kompleks yaitu pada musim kemarau kekurangan air bersih dan air baku, tetapi pada musim penghujan mengalami kelebihan air dari limpasan air hujan atau sering disebut banjir. Kawasan jalan Pendidikan merupakan daerah permukiman padat penduduk seperti perumahan masyarakat, perumahan guru dan kawasan pendidikan, tetapi masih terjadi banjir sehingga perlu optimalisasi fungsi drainase. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas jaringan drainase induk (Qs) dan debit banjir rencana (QT) serta mengetahui saluran dan bangunan pendukung apakah dapat mengalirkan genangan yang terjadi. Optimaslisasi fungsi drainase meliputi analisis hidrologi dengan metode Log Pearson III, evaluasi kapasitas eksisting jaringan drainase induk, saluran dan bangunan pedukung menggunakan rumus Manning serta perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Rasional. Hasil penelitian diperoleh saluran dan bangunan pedukung tidak mampu mengalirkan debit banjir rencana, sehingga direncanakan ulang untuk mengalirkan genangan yang terjadi sebagai kelengkapan optimalisasi fungsi drainsae. Perencanaan dan pelaksanan harus memperhatikan titik ikat atau BM untuk acuan pelaksanaan konstruksi serta sebaiknya menggunakan data curah hujan harian untuk analisis hidrologi.
Analisis Potensi Ancaman Asimetris Berdasarkan Kerentanan Keamanan Siber Sektor Industri Energi Baru Terbarukan (EBT) Yulianto, Joko; Thamrin, Suyono; Ali, Yusuf; Idris, Abdi Manab
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3165

Abstract

AbstrakAwal Dekade ini merupakan tonggak awal transisi dari masa industri 4.0 menjadi Society 5.0. Perubahan era ini menyebabkan seluruh lapisan masyarakat harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Dalam Society 5.0 dimana komponen utamanya adalah manusia yang mampu menciptakan nilai baru melalui perkembangan teknologi dapat meminimalisir adanya kesenjangan pada manusia dan masalah ekonomi dikemudian hari. akan tetapi dengan berkembangnya teknologi menyebabkan dampak pada Perkembangan konflik dan peperangan yang saat ini telah masuk ke babak baru. Ancaman yang dapat timbul beragam, tidak terlihat secara real dan tidak menentu. Ancaman tersebut adalah ancaman siber yang berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi suatu negara. Salah satu dampak besar yang dapat terjadi di masa depan adalah serangan siber terhadap objek vital nasional atau infrastruktur kritis negara seperti pembangkit listrik. Pembangkit listrik energi terbarukan memanfaatkan teknologi tinggi yang terhubung ke jaringan distribusi besar yang menyebabkan jika tidak memperkuat pengamanan jaringan maka dapat menimbulkan black out listrik hingga pemadaman secara keseluruhan yang disebabkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab/non-state actors. Oleh sebab itu semua negara harus dapat mempersiapkan pembinaan, membentuk satuan baru dan memperkuat masing-masing pertahanan negara mereka.Kata Kunci: Keamanan Siber, Ancaman Siber, Sektor Energi Terbarukan, Peperangan Asimetris AbstractThe beginning of this decade was the initial milestone of the transition from the industrial period 4.0 to Society 5.0. The changes in this era have caused all walks of life to be able to adjust to technological developments. In Society 5.0 where the main component is humans who are able to create new value through technological developments, it can minimize gaps in humans and economic problems in the future. however, with the development of technology, it has an impact on the development of conflicts and wars that have now entered a new chapter. The threats that can arise are diverse, invisible in real terms and erratic. Such threats are cyber threats that have the potential to cause huge losses to a country. One of the major impacts that could occur in the future is cyberattacks against national vital objects or critical infrastructure of the country such as power plants. Renewable energy power plants utilize high technology connected to large distribution networks which causes if it does not strengthen network security, it can cause power blackouts to overall outages caused by irresponsible parties / non-state actors. Therefore, all countries must be able to prepare for development, form new units and strengthen each of their country's defenses.Keywords: Cybersecurity, Cyber Threats, Renewable Energy Sector, Asymmetric Warfare