Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Bahan Ajar Bahasa Arab dengan Buku “Salam” untuk Madrasah Ibtida’iyah Khamzah Asadullah; Hafidah
Ihtimam : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahan ajar merupakan salah satu unsur dalam kurikulum yang menempati kedudukan sangat penting dimana bahan ajar ini akan menjadi sumber pengetahuan siswa sekaligus mempermudah guru dalam mengorganisir dan melaksanakan pembelajaran. Berdasarkan temuan, ada beberapa guru Madrasah Ibtida’iyah (MI) yang mengajarkan bahasa Arab menggunakan buku Salam merasa kesulitan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk menakar kualitas kelayakan buku Salam untuk pembelajaran bahasa Arab di tingkat dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang menjadikan buku Salam yang diterbitkan oleh Penerbit Erlangga tahun 2020 sebagai objeknya. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik content analysis. Dari hasil analisis ditemukan bahwa; apabila dilihat dari segi materi buku Salam memiliki kualitas yang cukup baik; apabila dilihat dari segi kebahasaan buku ini memiliki kualitas yang baik; apabila dilihat dari segi penyajian buku ini memiliki kualitas yang kurang baik; dan dari segi kegrafikan buku ini memiliki kualitas yang sangat baik. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa buku Salam kurang representatif apabila digunakan sebagai buku ajar dalam pembelajaran bahasa Arab, terutama pada sisi penyajiannya yang tidak memberikan panduan bagaimana menganalisis dan memahami redaksi teks sederhana dalam bahasa Arab, meskipun secara kegrafikan buku ini memiliki kualitas yang sangat baik. Kata Kunci: Kelayakan, Bahan Ajar, Salam   Abstract: Teaching materials are one of the elements in the curriculum that occupy a very important position where these teaching materials will become a source of student knowledge as well as make it easier for teachers to organize and carry out learning. Based on the findings, there are several Madrasah Ibtida'iyah (MI) teachers who teach Arabic using the Salam book find it difficult. Therefore this study aims to measure the appropriate quality of the Salam book for learning Arabic at the elementary level. This research is library research which makes the Salam book published by Erlangga Publishers in 2020 as the object. Data collection using documentation techniques and then analyzed using content analysis techniques. From the results of the analysis it was found that; when viewed in terms of material, the Salam book is of fairly good quality; when viewed from a linguistic point of view this book has good quality; when viewed in terms of the presentation of this book has a poor quality; and in terms of graphics this book has very good quality. Therefore it can be concluded that Salam's book is not representative when used as a textbook in learning Arabic, especially on the presentation side which does not provide guidance on how to analyze and understand simple text editors in Arabic, even though graphically this book has very good quality. Keyword: Appropriateness, Teaching Materials, Salam
Revitalisasi Peran Guru PAI dalam Membangun Karakter Anti-Bullying melalui Pendekatan Psiko-Spiritual Fauzi Muharom; Mariah Kibtiyah; Desti Widiani; Hafidah; Suluri; Aminudin; R Lukman Fauroni
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/alkhidmah.321773

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi fenomena yang mengkhawatirkan dan berpotensi merusak perkembangan psikologis, sosial, dan spiritual peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mencegah dan menanggulangi bullying melalui pembinaan akhlak mulia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Asosiasi Guru PAI Kabupaten Sukoharjo untuk meningkatkan kapasitas guru PAI dalam membangun karakter anti-bullying melalui pendekatan psiko-spiritual. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAI dalam penanganan bullying, perubahan pendekatan pembelajaran yang lebih integratif, serta indikasi penurunan perilaku bullying di sekolah peserta program. Pendekatan psiko-spiritual terbukti relevan untuk membentuk kesadaran moral dan empati siswa secara berkelanjutan.