Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN PENGETAHUAN DASAR DALAM PENGELOLAAN HOMESTAY DI DESA WISATA TANJUNGJAYA KABUPATEN PANDEGLANG Yudhiet Fajar Dewantara; Imam Ardiansyah; Antonius Rizki Krisnadi; Dewanta Facrureza; Prayogo Susanto
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 1 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i1.6454

Abstract

Increasing benefits is the main goal of rural community empowerment initiatives. Therefore, its role and existence is very important in helping to encourage self-sufficiency and improve the rural economy. Tanjung Lesung is a popular tourist spot in Indonesia whose strategic location is very important in the development of a tourist village. However, the public's perception of the development and planning of tourism villages is not yet optimal. The low level of public awareness in improving the quality of tourism villages and homestays in the regions is one example of the need for assistance from academics. This program is intended to provide basic training in homestay management. The method used in this service is to conduct presentations and discussions, regarding understanding of tourist villages, homestay management, sapta pesona and traditional food production through a process of mentoring and monitoring. The subject of the activity was 34 people who became homestay owners who were members of the Tanjung Jaya Village Tourism Awareness Group (Pokdarwis). The conclusion from this community service activity is that good homestay management is a key factor in creating a safe, comfortable and tourist-friendly tourist village. This is what tourists expect so that in managing homestays, they must meet service product standards so that the village community's economy can increase
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TARIK WISATAWAN UNTUK MENGUNJUNGI CURUG CIGENTIS KECAMATAN TEGALWARU KABUPATEN KARAWANG Rianto Rianto; Prayogo Susanto
Bogor Hospitality Journal Vol 4 No 1 (2020): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v4i1.60

Abstract

The purpose of this study was to determine what factors influence the decision to visit tourist destinations, especially Curug Cigentis, which is one of the tourist destinations in the Karawang Regency area, which includes factors from the aspect of tourist attraction (market share, attractions, infrastructure, accessibility, facilities and infrastructure). tourism services and institutional elements). Tourist attraction is everything with uniqueness and high value, which is the basis for tourists to come to a certain area. This research is expected to be able to provide information for the management of Curug Cigentis about tourist attraction factors, so that it can be implemented in determining the strategy that must be determined by the manager of Curug Cigentis to increase tourist attraction. Data was collected through documentation and questionnaire methods (questionnaire). The sample in this study were 100 people who had visited Curug Cigentis. In this study, the authors use non-probability sampling with the sampling technique used is incidental sampling, which is a technique for determining the sample based on chance and is suitable as a data source.
Analisis Potensi Wisata Kuliner Tradisional Betawi Sebagai Daya Tarik Wisata Vira Aulia Adriana; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan pada potensi wisata kuliner tradisional Betawi sebagai daya tarik wisata di Asinan Kamboja H. Mansyur Rawamangun, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata kuliner makanan tradisional betawi tersebar di seluruh DKI Jakarta, terutama di Jakarta Timur Rawamangun yaitu di Asinan Kamboja H. Mansyur. Dari hasil wawancara owner, karyawan, dan pengunjung memenuhi kriteria seperti fasilitas tempat makan yang layak dan nyaman, menjadi salah satu makanan untuk oleh-oleh khas makanan tradisional Betawi, serta Asinan Kamboja juga banyak diminati oleh kalangan anak muda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pengembangan pada Asinan Kamboja H. Mansyur hanya dari mulut ke mulut konsumen, hal ini juga menjadi saran kepada Asinan Kamboja H. Mansyur untuk adanya fasilitas layanan online atau sosial media untuk mempermudah konsumen yang jarak jauh untuk membeli. Dengan ini, akan menjadi pengembangan untuk menarik daya tarik wisatawan lokal atau mancanegara. Kata Kunci: Asinan, Daya Tarik Wisata, Strategi Pengembangan, Wisata Kuliner.
Analisis Strategi Bauran Pemasaran dalam Daya Tarik Wisatawan terhadap Sup Ayam Herbal Hokie 88 Citra Gunawan; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran yang diterapkan pada resto Hokie 88 DKI Jakarta terhadap sup ayam herbal yang menjadi salah satu signature wisata kuliner herbal yang sudah semakin langka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran resto sup ayam herbal Hokie 88 DKI Jakarta dalam menarik daya tarik wisatawan sudah memasuki kriteria teori yang ada, yang terdiri dari 7P yakni produk, price, place, promotion, people, process, dan yang terakhir physical evidence. Simpulan penelitian ini bahwa sebagian besar yang datang ke resto ini untuk membeli sup ayam herbal dengan bertujuan untuk kesehatan dan menjaga stamina mereka dalam kesehariannya. Karena sup ayam herbal pada resto ini memiliki rasa, tempat dan juga harga yang baik. Kata Kunci: Daya Tarik Wisatawan, Strategi Bauran Pemasaran, Sup Ayam Herbal Hokie 88
Analisis Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Kepuasan Pengunjung di Museum Hakka Indonesia TMII Aldo Tumewu; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Kepuasan Pengunjung di Museum Hakka Indonesia TMII. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan secara kuantitatif. Total sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Google Form dan data tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil Uji F, diketahui bahwa variabel daya tarik wisata secara simultan memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengunjung. Berdasarkan hasil Uji R2, diperoleh nilai sebesar 25% terhadap variabel Kepuasan Pengunjung (Y), sedangkan 75% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan bahwa daya tarik wisata di Museum Hakka Indonesia TMII, yang meliputi enam dimensi utama, memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung. Dimensi Attraction (36,7%), Accommodation (24,8%), Amenities (19,1%), Accessibility (23,6%), Activities (35,6%), dan Ancillary Services (41,3%) masing-masing berkontribusi terhadap kepuasan pengunjung. Secara simultan, variabel daya tarik wisata (Attraction, Accommodation, Amenities, Accessibility, Activities, dan Ancillary Services) berpengaruh positif terhadap kepuasan pengunjung di Museum Hakka Indonesia TMII. Kata Kunci: Daya Tarik Wisata, Kepuasan Pengunjung, Museum Hakka Indonesia TMII, Pariwisata Budaya.
Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Minat Wisatawan untuk Berkunjung Kembali ke Taman Mini Indonesia Indah Jessica Jessica; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10397

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari daya tarik wisata terhadap minat wisatawan untuk berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia (TMII) Indah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dimensi attraction dan amenity memberikan pengaruh signifikan terhadap minat wisatawan berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia Indah, sedangkan pada dimensi accessibility dan ancillary tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia Indah. Pada hasil uji F atau simultan menunjukkan bahwa variabel daya tarik wisata memberikan pengaruh yang simultan terhadap minat berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia Indah. Kesimpulannya yaitu pada dimensi attraction dan amenity dalam variabel daya tarik wisata berpengaruh secara signifikan terhadap minat berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia Indah, namun dimensi accessibility dan ancillary tidak berpengaruh signifikan. Variabel daya tarik berpengaruh secara simultan terhadap minat berkunjung kembali ke Taman Mini Indonesia Indah, sehingga dapat disarankan kepada pengelola untuk lebih meningkatkan accessibility dan ancillary pada Taman Mini Indonesia Indah. Kata Kunci: Daya Tarik Wisata, Minat Berkunjung Kembali, Taman Mini Indonesia Indah
Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Mancanegara di Museum Katedral Hubertus Fernando Daryadi; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10405

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keputusan pengunjung untuk kembali berkunjung ke museum Katedral. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian menggunakan data kunjungan Museum Katedral Jakarta tahun 2023 sejumlah 3,769 wisatawan mancanegara yang baru pertama kali berkunjung ataupun yang sudah pernah berkunjung ke Museum Katedral Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Attraction, Amenities, Ancillary Services, dan Activity memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap keputusan berkunjung wisatawan mancanegara di Museum Katedral Jakarta. Selanjutnya, hasil penelitian terhadap Accommodation dan Accessibility tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan mancanegara di Museum Katedral Jakarta. Lalu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Daya Tarik Wisata secara simultan, memiliki pengaruh terhadap keputusan berkunjung wisatawan mancanegara di Museum Katedral Jakarta. Terakhir, saran untuk Museum Katedral Jakarta bisa meningkatkan kualitas amenities, menambah Bahasa pada penjelasan koleksi yang dimiliki, dan digitalisasi pintu masuk. Kata Kunci: Daya Tarik Wisata, Keputusan Berkunjung, Wisatawan Mancanegara.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian di Namu Coffee 153 Ivanq Ivanq; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) di Namu Coffee 153, Jelambar, DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi para pengunjung yang sudah pernah berkunjung di Namu Coffee 153. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi berganda Y = -2,102 + 0,423X1 + 0,628X2 - 0,282X3 - 0,201X4 + 0,385X5 + 0,460X6 - 0,177X7, yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel dalam model. Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian di Namu Coffee 153. Hasil ini mengindikasikan bahwa bauran pemasaran, yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, proses, dan bukti fisik, memainkan peran penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di kafe tersebut. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif guna meningkatkan keputusan pembelian di Namu Coffee 153, sehingga dapat meningkatkan kinerja bisnis dan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel yang diuji—Produk (X1), Harga (X2), Promosi (X3), Lokasi (X4), Orang (X5), Proses (X6), dan Lingkungan Fisik (X7)—memiliki pengaruh positif secara parsial dan simultan terhadap Keputusan Pembelian (Y1). Kata Kunci: Bauran Pemasaran, Keputusan Pembelian, Namu Coffe 153.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Museum Kebangkitan Nasional Adriella Victory Tanuwijaya; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10556

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Museum Kebangkitan Nasional. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian asosiatif kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung yang berkunjung di Museum Kebangkitan Nasional. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling kepada 100 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan bauran pemasaran berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Secara parsial produk tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung, harga tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung, tempat berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan berkunjung, promosi tidak berpengaruh terhadap keputusan berkunjung, orang berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, proses berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan berkunjung, bukti fisik berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung. Bauran pemasaran memiliki peran penting dan harus diperhatikan oleh pengelola untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan di Museum Kebangkitan Nasional. Oleh karena itu pengelola museum harus memperhatikan kualitas produk serta kebersihan museum agar menarik minat kunjungan wisatawan. Kesimpulan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Museum Kebangkitan Nasional. Product dan promotion tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, sementara price, place, dan process berpengaruh negatif dan signifikan, menunjukkan bahwa harga, lokasi, dan proses operasional museum memerlukan perbaikan. Di sisi lain, people dan physical evidence memberikan pengaruh positif dan signifikan, yang berarti pelayanan dan fasilitas museum berkontribusi positif dalam menarik pengunjung. Secara keseluruhan, bauran pemasaran berpengaruh positif secara simultan terhadap keputusan berkunjung. Kata Kunci: Bauran Pemasaran, Keputusan Berkunjung, Museum Kebangkitan Nasional.
Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Minat Berkunjung Kembali Wisatawan di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Hellen Hellen; Prayogo Susanto
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.10561

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh enam elemen penting daya tarik wisata terhadap minat berkunjung kembali. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan wisatawan Setu Babakan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner, lalu diolah dengan IBM SPSS versi 25 menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi attraction, accessibility, ancillary service, dan activity berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sedangkan dimensi amenity dan available package tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, daya tarik wisata mempengaruhi minat berkunjung kembali sebesar 74,2%, dengan sisanya dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, daya tarik wisata berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali, sehingga pengelola perlu terus berinovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata agar menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan minat kunjungan kembali. Kata Kunci: Daya Tarik, Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Minat berkunjung Kembali.