Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Gentle Birth

EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU NIFAS DI KLINIK BIDAN ERNI MEDAN Indah Dewi Sari; Utary Dwi Listiarini
Jurnal Gentle Birth Vol 4, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan kadar hemoglobin  merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi pada ibu nifas, kadar hemoglobin yang kurang menjadi penyebab terjadinya anemia, pada Ibu nifas di Indonesia yaitu mencapai 45,1% kejadian,  Masa nifas sangat rentan mengalami anemia, hal ini disebabkan karena kurangnya asupan zat besi selama kehamilan, mengeluarkan darah  yang banyak sehingga ibu mengalami lemah, pucat dan kurang bertenaga dan 50% kematian ibu dalam 24 jam postpartum  pasca persalinan dan kurangnya asupan zat besi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Nifas di klinik  Bidan Erni Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia Tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimen melalui pendekatan  One Group Pretest-Posttest Design. Waktu penelitian dilakukan dari bulan april s/d Desember. Populasi adalah seluruh ibu nifas di Rumah Praktek Bidan Erni . Teknik  pengambilan sampel menggunakan  accidental sampling , maka sampel sebanyak 10 orang ibu nifas. Analisa bivariat dan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Penelitian didapatkan mayoritas ibu nifas mengalami kenaikan kadar hemoglobin. Berdasarkan pengaruh pemberian jus jambu biji yang diberikan kepada ibu nifas menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,007 < α:0.05. Kesimpulan Ada Efektivitas pemberian jus jambu biji terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu nifas. Diharapkan  ibu nifas dapat mengonsumsi jus jambu biji untuk meningkatkan kadar hemoglobin serta menjadi alternative bagi ibu nifas yang tidak mengonsumsi tablet FE untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam masa nifas. 
PERBEDAAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN TIDAK ASI EKSKLUSIF TERHADAP BERAT BADAN BAYI DI KLINIK WITA MEDAN Utary Dwi Listiarini; Indah Dewi Sari
Jurnal Gentle Birth Vol 4, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan bertujuan untuk mencapai status gizi balita yang baik sesuai dengan standar grafik yang tercantum dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dari Kementerian Kesehatan, angka Pemberian ASI eksklusif hanya 41% diseluruhdunia, di Indonesia sebesar 68,74%,. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan Pemberian ASI Eksklusif dan tidak ASI Eksklusif terhadap berat badan bayi di Klinik Wita Medan Ttahun 2020Metode: Penelitian ini merupakan survey analtik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan diKlinik Wita Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi berusia 6 bulanse banyak 38 responden. Data di analisis menggunakan univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi Squar Hasil : Penelitian menunjukkan Pemberian ASI Eksklusif mayoritas kategori tidak ASI Eksklusif berjumlah 23 responden (60,5%), dan minoritas kategori ASI Eksklusif berjumlah 15 responden (39,5%), Berat badan bayi usia 6 bulan, mayoritas responden yang memiliki bayi normal berjumlah 21 responden (55,3%), responden yang memiliki bayi kurus berjumlah 7 responden (18.4%), dan responden yang memiliki bayi gemuk berjumlah 10 responden (26,3%)dan hasil uji chi square, diperoleh nilai p value = 0,007< α 0,05 maka hipotesis diterima. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada hubungan perbedaan Pemberian ASI Eksklusif dan tidak ASI Eksklusif Terhadap Berat Badan Bayi Di Klinik Wita Medan Tahun 2020. Disarankan kepada seluruh petugas kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayinya mulai dari bayi baru lahir hingga 6 bulan.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS Indah Dewi Sari; Utary Dwi Listiarini; Siska Ayuanda APP
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.89

Abstract

Luka perineum atau robekan jalan lahir merupakaan perlukaan yang terjadi pada jalan lahir saat atau setelah terjadinya persalinan yang biasa ditandai dengan perdarahan pada jalan lahir, 4,7 juta kasus robekan rupture perineum pada ibu bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analatik (survei atau penelitian) menggunakan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil statistik yang didapat dengan menggunakan chi –square perawatan  nilai sebasar 0,006, uji chi-square pengetahuan dengan nilai sebesar 0,008 dan uji chi-square sikap tnilai sebesar0,002 maka dapat disimpulkan hubungan yang signifikan  antara variabel  Faktor Yang Memengaruhi Lamanya Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam.
KAJIAN POLA ASUH DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BALITA Utary Dwi Listiarini; Indah Dewi Sari; Sutiah Sutiah
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.93

Abstract

Status gizi yaitu keadaan yang diakibatkan oleh konsumsi, penyerapan dan penggunaan makanan. Pola asuh secara tidak langsung memengaruhi status gizi anak. Masalah gizi juga diakibatkan oleh pemberian ASI eksklusif yang belum terlaksana dengan baik. Tujuan penelitian: untuk mengetahui Pola Asuh dan Pemberian ASI eksklusif Dengan Status Gizi Balita. Metode: Desain penelitian adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memilki balita yaitu sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak  40 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Hasil penelitian terdapat hubungan antara pola asuh dan pemberian asi eksklusif dengan status gizi balita. Kesimpulan: Pola asuh dan pemberian asi eksklusif sangat berhubungan dengan status gizi balita