Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Anggaran dan Profitabilitas Sebagai Alat Bantu Manajemen Guna Mengoptimalkan Laba Pada Tasyah Mart Kerasaan Tahun 2020-2022 Daffa Khairi; Ilham Sonata; Syamsul Effendi
JRAM (Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma) Vol 10, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Islam Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/akutansi.v10i1.7363

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis anggaran dan profitabilitas sebagai alat bantu manajemen guna mengoptimalkan laba pada Tasyah Mart Kerasaan.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat atau mendeskripsikan tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, pengumpulan data terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain). Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan dokumentasi karena data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan pada perusahaan Tasyah Mart Kerasaan selama tiga tahun periode yaitu 2020-2022, selanjutnya data tersebut diukur dengan menggunakan analisis anggaran dan profitabilitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas mengalami fluktuasi dengan nilai tertinggi di tahun 2021 dan terendah di tahun 2020. Hal tersebut dapat terjadi karena total aset dan laba bersih di perusahaan mengalami kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun. Anggaran operasional yang disusun selama tiga tahun, sesuai dengan budgeting theory menurut Suharsimi (2015:1) dikarenakan perusahaan menggunakan sistem anggaran dengan baik. Hal tersebut menyebabkan perusahaan dapat mengkontrol biaya yang seharusnya dikeluarkan dalam setiap periode permintaan dana. Sistem anggaran yang disusun setiap periode singkat dinilai cukup optimal untuk membantu keuangan perusahaan.
Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja Mudharabah Terhadap Pendapatan Usaha Masyarakat Di Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara Kabupten Rokan Hulu (Studi Kasus Bank Mandiri Syariah) Adi Syahputra Nasution; Syamsul Effendi; Eli Agustami
MUTLAQAH: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2023): Edisi Juli
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mutlaqah.v4i1.8162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan, kendala dan solusi modal kerja mudharabah terhadap pendapatan usaha masyarakat di Desa Bangun Jaya Kecamatan Tabusai Utara Kabupaten Rokan Hulu (Studi Kasus Bank Mandiri Syari’ah). Penelitian ini merupakan penelitian survey (lapangan). Penelitian ini dilaksankan sebelum Bank Mandiri Syariah berganti nama menjadi Bank Syariah Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah Nasabah Bank Mandiri Syariah KCP Rohul Tambusai Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 nasabah. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pembiayaan modal kerja mudharabah berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan usaha masyarakat di desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Hal ini menunjukkan dengan adanya pembiayaan modal kerja mudharabah tersebut dapat meningkatnya efesien ekonomi suatu masyarakat, mendukung stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan. Layanan digitalisasi perbankan Syariah diharapkan dapat meningkatkan bargaining power(daya tawar) masyarakat. Sehingga diharapkan dengan adanya pembiayaan modal kerja semakin meningkat pendapatan masyarakat. Transformasi digital pada perbankan Syari’ah diperlukan sinergri kerjasama yang baik antara pemerintah, perbakan Syari’ah, masyarakat serta pihak terkait lain.
Analisis Pembiayaan Perbankan Syariah Bank Syariah Indonesia Dalam Mengembangkan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di KCP Kota Tanjung Balai Suriadi Putra; Nahar Abdul Ghani; Syamsul Effendi
MUTLAQAH: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2023): Edisi Juli
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mutlaqah.v4i1.8218

Abstract

Pembiayaan dalam perbankan syariah atau istilah teknisnya aktiva produktif. Pembiayaan merupakan aktivitas bank syariah dalam menyalurkan dana kepada pihak lain selain bank berdasarkan prinsip syariah Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembiayaan dan kendala Bank Syariah Indoneisa KCP Tanjung Balai dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara yaitu metode penghimpunan data dengan melakukan tanya jawab sepihak yang dilakukan antara penulis dan koresponden dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penulisan ini dilakukan secara deskriptif analisis. Sektor usaha yang dibiayai mencakup sektor prospektif dan sedang berkembang seperti pertambangan, konstruksi dan sektor pengangkutan, pergudangan, dan komunikasi. Hasil dalam penelitian ini, dengan pembiayaan yang diberikan oleh Bank Syariah Indonesia KCP Tanjung Balai sebagai struktur modal UMKM, para pelaku usaha dapat mengembangkan ukuran usahanya hal ini berdampak pada kenaikan omset para pelaku UMKM. Pembiayaan bermasalah dapat terjadi dikarenakan oleh faktor-faktor internal dan faktor-faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang ada di dalam perusahaan sendiri dan faktor utama yang paling dominan adalah faktor manajerial.
The Impact of Islamic Religious Education on the Development of Social Character Among Secondary School Students Syarif Rahman; Eli Agustami; Syamsul Effendi; Ramlan Padang; Zulkarnaen Guchi
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i1.881

Abstract

The objective of this study is to investigate and analyze the impact of Islamic education on the social-emotional development of students at ABC MTs. This research employs a qualitative approach utilizing case study methodology to gain insight into the subject matter. Data collection techniques include participatory observation, in-depth interviews with teachers and learners, and document analysis pertaining to curriculum and Islamic educational activities at ABC MTs. The findings of this study indicate that Islamic education at ABC MTs plays a significant role in fostering social and emotional growth in students. The Islamic education programme at ABC MTs instills Islamic moral and ethical values through religious learning and worship practices. These facilitate learners' awareness of social responsibility, concern for others, and the ability to manage and cope with emotions when interacting with others. The comprehensive Islamic education curriculum, integrated with general education, provides a strong foundation for the development of learners' social-emotional skills. Furthermore, ABC MTs also emphasises character education through the provision of examples and guidance by teachers and staff who serve as Islamic role models. In addition to this, the supportive environment of a pesantren, along with the social norms applied, play an important role in the shaping of social-emotional qualities. The outcomes of this study offer insights and a better understanding of the contribution of Islamic education in the social-emotional development of learners at ABC MTs. These findings can be used as a reference point for other Islamic education institutions in strengthening the social-emotional dimensions of learners through an integrated approach between religious education, character, and the educational environment.