Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Types Complexity of Idioms Meaning in Arabic Language Learning Materials Ahmadi Ahmadi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 14 No 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.5031

Abstract

One must choose a meaningful word or sentence to reveal the intended meaning and purpose. The wrong choice of words in an idiom can be fatal. Therefore, studying and understanding several types of meanings of an idiom in the language is necessary. This study aims to provide a theoretical map of the types of expressions with different meanings in Arabic. This study uses a library research method that examines sources of information related to the idiom model in Arabic. The results of this study indicate that in Bahasa Indonesia, there are approximately twelve types of utterance meanings. The twelve types of meaning will help the language speakers determine the right choice of words to express the desired meaning. Meanwhile, in Arabic, there are approximately twelve types, including Lexical Meaning, Grammatical Meaning, Contextual Meaning, Referential Meaning, Denotative Meaning, Connotative Meaning, Conceptual Meaning, Associative Meaning, Word Meaning, Term Meaning, Idiom Meaning, and finally the meaning of proverbs.
Menggali Kearifan Lokal: Pendampingan Masyarakat untuk Meningkatkan Literasi Al-Qur'an dan Bahasa Arab Ahmadi Ahmadi; Ismail Ismail; Kabul Suprayitno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7941

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul "Menggali Kearifan Lokal: Pendampingan Masyarakat untuk Meningkatkan Literasi Al-Qur'an dan Bahasa Arab" ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar dan meningkatkan pemahaman dasar bahasa Arab di Desa Purwoasri. Melalui program pendampingan selama enam bulan, kami mengadopsi pendekatan berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan metode tradisional dengan teknik pembelajaran modern. Program ini mencakup berbagai sesi pelatihan intensif yang meliputi teknik tajwid, pengenalan tata bahasa Arab, serta penerapan metode hafalan berbasis cerita-cerita lokal. Evaluasi kualitatif dan kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan membaca Al-Qur'an dan pemahaman bahasa Arab di kalangan peserta. Hasil survei pasca-program menunjukkan bahwa peserta berhasil membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar dan memahami dasar-dasar bahasa Arab. Selain itu, terdapat peningkatan antusiasme dalam pembelajaran Al-Qur'an, terutama di kalangan remaja dan anak-anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan kultural dalam pembelajaran agama dan bahasa, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan keagamaan dalam komunitas. Program ini memberikan model pembelajaran yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut untuk komunitas lain dengan karakteristik serupa.