Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penyebab Kendala Penyumbatan Fly Ash Pada Hopper (Studi Kasus Pada Pt Xyz) Harlinda Rasvi Nabela; Sufrotun Khasanah; Heri Yusuf
JERA : Journal of Engineering Research and Application Vol 5 No 2 (2026): JERA : Journal of Engineering Research and Application
Publisher : Fakultas Teknik dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/xf1kmq33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kendala penyumbatan fly ash pada hopper di sistem fabric filter PT XYZ serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko terjadinya masalah serupa. Metode yang digunakan adalah analisis fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan tingkat risiko melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis fishbone menunjukkan bahwa penyebab kendala pada hopper berasal dari empat faktor utama, yaitu manusia, metode, mesin, dan material. Berdasarkan hasil perhitungan FMEA, nilai RPN tertinggi diperoleh pada kendala penumpukan fly ash sebesar 275,18, diikuti kebocoran atau lepasnya hose sebesar 159,5, faktor metode sebesar 26,46, dan faktor manusia sebesar 15,6. Nilai RPN yang tinggi pada penyumbatan fly ash menunjukkan perlunya perhatian khusus untuk mengatasi permasalahan tersebut. Usulan perbaikan yang diberikan antara lain melakukan pengecekan dan perawatan rutin pada hopper, meningkatkan prosedur inspeksi dan pemeliharaan, memberikan pelatihan kepada operator mengenai prosedur pengoperasian hopper, serta memastikan pemahaman terhadap mode otomatis dan manual pada sistem fabric filter. Dengan penerapan usulan perbaikan ini, diharapkan risiko penyumbatan fly ash pada hopper dapat diminimalisir, sehingga proses produksi di PT XYZ dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkesinambungan.
Penerapan Metode Job Safety Analysis Guna Mengurangi Risiko Manajemen Rantai Pasokan Di Area Belt Conveyor Tri Apriliyanto, Yohandika; Sufrotun Khasanah; Eggi Oktavian
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 6 No 1 (2026): September
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/invantri.v6i1.11417

Abstract

Risiko kesehatan dan keselamatan kerja adalah potensi bahaya yang mungkin dialami karyawan di tempat kerja yang dapat menyebabkan kerugian atau cedera. Untuk mencegah terjadinya potensi risiko kecelakaan di area kerja, perlu adanya kegiatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Salah satu perusahaan yang memiliki risiko kecelakaan tinggi adalah PT. XYZ yang merupakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kegiatan rantai pasok pada PT. XYZ terletak pada distribusi batubara dari kapal tongkang ke tempat penyimpanan hingga ke boiler menggunakan belt conveyor. Meskipun sistem ini efektif dan dapat meningkatkan produktivitas, mereka juga menimbulkan bahaya tinggi jika tidak dikelola dengan baik. Penerapan metode JSA membantu mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin tidak langsung terlihat dengan memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian komponennya. Berdasarkan hasil Job Safety Analysis (JSA) dan Risk Matrix Assessment terhadap 41 tahapan kerja di area belt conveyor PT. XYZ, diperoleh hasil: High = 32 tahapan (32,78%), Moderate = 7 tahapan (17%), serta Low = 2 tahapan (5%) dan Extreme = 0. Memberikan pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kepada seluruh personel, termasuk pelatihan khusus untuk risiko tertentu, melakukan pemantauan rutin untuk pengendalian risiko, dan penghalang fisik untuk membatasi paparan terhadap bahaya.