Emsosfi Zaini
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

MODEL PENJADWALAN NO-WAIT JOB SHOP MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBOURHOOD DESCENT DENGAN THRESHOLD UNTUK MEMINIMISASI MAKESPAN Respati, Yoni Adityo; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.93 KB)

Abstract

Permasalahan no-wait job shop didefinisikan sebagai masalah penjadwalan job shop dengan batasan no-wait didalamnya. Batasan no-wait yaitu kondisi dimana antar dua operasi pada satu job harus dikerjakan secara kontinu tanpa adanya jeda waktu. Pada penelitian ini digunakan algoritma variable neighborhood descent dengan threshold untuk meminimisasi makespan. Algoritma usulan menggunakan threshold sebagai batas untuk mendapatkan current solution dimana nilai ini diambil dari makespan terbaik dari setiap iterasi. Set data dari literatur digunakan untuk menguji algoritma. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma memberikan hasil yang sama baiknya dengan hasil yang telah dipublikasikan. Kata kunci: penjadwalan, job shop, variable neighborhood descent, threshold, neighbor   ABSTRACT No-wait job shop scheduling problems is defined as a job shop scheduling problems with no-wait constraints therein . No-wait constraint is a condition in which between two operations in one job should be done continuously without any lag time. In this study will be used variable neighborhood descent with threshold algorithm to minimize the makespan. Proposed algorithm uses a threshold as a limit to get current solution where the value is taken from the best makespan of each iteration. Several data set from literature are used to test the algorithm. The results show that the algorithm gives equally good results with the results that have been published . Keywords: scheduling, job shop, variable neighborhood descent, threshold, neighbor
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU TALANG MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT SANLON Kartikasari, Enden Citra; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.045 KB)

Abstract

PT Sanlon merupakan perusahaan yang memproduksi talang dan memiliki dua supplier yaitu PT Lautan Luas dan PT AKR. PT Sanlon memiliki masalah dalam pemesan bahan baku, pemesanan ini dilakukan secara individual order atau pemesanan secara terpisah pada supplier. Solusinya adalah sistem pemesanan dari satu supplier yang memeasok bahan baku terbanyak dilakukan secara gabungan atau joint replenishment, Model stokastik joint replenishment yang dikembangkan oleh Eynan & Kropp (1998) dapat membantu dalam memperbaiki sistem pengendalian bahan baku di PT Sanlon menggunakan Model-P atau model periodic review. Periodic review terlebih dahulu menentukan interval waktu pemesanan untuk memperbaiki sistem persediaan bahan bakunya. Kata kunci: pengendalian persediaan bahan baku, joint replenishment, Model-P ABSTRACT PT Sanlon is a company that manufacture gutters and has two main suppliers are PT Lautan Luas and PT AKR. PT Sanlon have problem in ordering raw materials, ordering raw materials are in individually order or booking separately on supplier. The solution is a system of reservations one supplier of raw materials with joint replenishment, model stochastic joint replenishment by Eynan and Kropp (1998) can assist in improver raw material control system at PT Sanlon use Model-P or model periodic review. Periodic review to first determine the time interval for reservation for repair material inventory system. Keyword: raw material inventory control, joint replenishment, Model-P
MINIMISASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI TALANG STD DENGAN MENERAPKAN KONSEP LEAN MANUFACTURING DI PT SANLON Wibisono, Muhammad Rahadyan; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.019 KB)

Abstract

PT Sanlon adalah salah suatu pabrik yang memproduksi berbagai jenis talang air dengan bahan baku utama yaitu PVC. Saat proses produksi talang berlangsung, perusahaan menyadari dan mengevaluasi banyak terjadi pemborosan di lini produksi. Banyaknya pemborosan, mengakibatkan waktu penyelesaian dalam pembuatan produk sering kali tidak tepat waktu. Penerapan konsep lean manufacturing dilakukan untuk menghilangkan aktifitas yang tidak memberikan nilai tambah suatu produk. Perancangan yang dilakukan adalah dengan membuat suatu sistem kerja baru, perancangan alat bantu, pembenahan fasilitas, dan manajemen sumber daya. Setelah dilakukan perancangan, produktivitas mesin dan operator meningkat menjadi 28%. Dengan rancangan perbaikan ini, membantu perusahaan dalam upaya meningkatkan produktifitas operator dan mesin, serta menciptakan sistem kerja yang efektif dan efisien.   Kata kunci: Lean manufacturing, waste, value stream mapping   ABSTRACT PT Sanlon is a factory that produces various types of pipe with the main raw material, namely PVC. When the pipe production process underway, the company realized and evaluate a lot going waste in the production line. The amount of waste, resulting in a settlement in the manufacture of a product is often not timely. The application of the concept of lean manufacturing is done to eliminate activities that do not provide value-added products. The design is done by making a new work systems, design tools, housekeeping facilities, and resource management. After doing design, machine and operator productivity increas to 28%. With the design of this improvement, helps companies in an effort to improve operators and machine productivity, as well as creating system that work effectively and efficiently Keywords: Lean manufacturing, waste, value stream mapping
RANCANGAN PROSES PRODUKSI UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN DENGAN PENGGUNAAN KONSEP LEAN MANUFACTURING DI PT. MIZAN GRAFIKA SARANA Wijayanto, Bagas; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.33 KB)

Abstract

PT. Mizan Grafika Sarana adalah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan buku dan novel, berdasarkan pengamatan yang dilakukan terdapat kegiatan menunggu yang merupakan pemborosan pada beberapa stasiun kerja. Pemborosan yang terjadi dapat mengakibatkan kerugian pada perusahaan, salah satu contoh kerugian yang dapat ditimbulkan karena adanya pemborosan adalah waktu penyelesaian produk yang lebih lama dibandingkan dengan yang sudah direncanakan. Konsep yang dapat digunakan untuk mengurangi pemborosan yaitu lean manufacturing. Teknik-teknik yang digunakan yaitu value stream mapping, diagram SIPOC, 5 Why, 5 W-1H (What, Who, Where, Why, dan How), dan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shisuke). Penelitian ini menghasilkan waktu proses pada value stream mapping of current state sebesar 1510,85 menit sedangkan waktu proses pada value stream mapping of future state sebesar 1139,47 menit, sehingga terdapat pengurangan waktu proses sebesar 371, 38 menit. Kata Kunci: lean manufacturing, value stream mapping, pemborosan   ABSTRACT PT. Mizan Grafika Sarana is a company engaged in the printing of books and novels, based on observations made there waiting, which is wasteful activities on multiple workstations. Waste that occurs can result in losses to the company , one of the examples of harm that can be caused due to the presence of waste is a product turnaround time longer than planned. The concept can be used to reduce the waste that is lean manufacturing. The techniques used are value stream mapping, SIPOC diagrams, 5 Why, 5 W-1H (what, who, where, why, and how), and the principles of 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shisuke). It was found when the value stream mapping process of the current state of 1510,85 minutes while the time on value stream mapping process of the future state of 1139,47 minutes. There is a reduction in processing time by 371,38 minutes. Keywords: lean manufacturing, value stream mapping, waste
Algoritma Penjadwalan Job Shop Alternatif Routing Menggunakan Variable Neighborhood Descent With Fixed Threshold Untuk Minimisasi Makespan HARTINI, SEPTIANI; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.708 KB)

Abstract

Makalah ini membahas algoritma penjadwalan job shop alternatif routing menggunakan variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold dengan kriteria minimisasi makespan. Tahap-tahap yang dilakukan pada algoritma ini yaitu tahap konstruksi dan tahap local search. Pada tahap konstruksi, urutan jadwal awal dibuat menggunakan penjadwalan non delay yang telah dimodifikasi. Pada tahap local search perbaikan urutan jadwal menggunakan proses insert dan exchange terhadap struktur neighborhood secara deterministik. Data-data hipotetik yang digunakan pada makalah ini merupakan data-data dari literatur.   Kata kunci: Job shop, alternatif routing, variable neighborhood descent with fixed threshold   ABSTRACT This paper discusses the scheduling algorithm of job shop with alternative routing using variable neighborhood descent (VND) with a fixed threshold for the makespan minimization criteria. The stages are performed on this algorithm, namely the construction phase and stage of local search. On the construction phase the sequence of initial schedules created using the non delay scheduling that has been modified. At this stage of local search repair sequence schedule by using the insert and exchange process of deterministic structure in neighborhood. Hipotetik Data used in this paper is the data from the literature. Keywords: Job shop, alternative routing, variable neighborhood descent with fixed threshold
JADWAL PRODUKSI PRODUKCOMBINATION DOUBLE WINDLASS MENGGUNAKAN PENDEKATAN SHIFTING BOTTLENECK HEURISTIC UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN DI PT PINDAD (Persero) Sulaiman, Dzakiy; Zaini, Emsosfi; M, Arnindya Diar
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.16 KB)

Abstract

Makalah ini membahas algoritma penjadwalan job shop shifting bottleneck heuristic untuk meminimisasi makespan. Algoritma ini dilakukan dengan cara menjadwalkan mesin satu per satu. Algoritma ini pada dasarnya dibentuk dari graph yang terdiri dari simpul-simpul yang menunjukkan operasi. Graph tersebut dihubungkan dengan busur conjunctive yang menghubungkan operasi-operasi yang dikerjakan dalam job yang sama, dan busur disjunctive menghubungkan operasi-operasi yang dikerjakan dalam mesin yang sama. Berdasarkan hasil penjadwalan produksi pembuatan combination double windlass dengan menggunakan algoritma shifting bottleneck heuristic, diperoleh makespan sebesar 3.996 menit.   Kata kunci: Job shop, shifting bottleneck heuristic, makespan   ABSTRACT This paper discusses the scheduling algorithm of job shop shifting bottleneck heuristic for the makespan minimization. This algorithm is done by scheduling the machine one by one. This algorithm is essentially formed of a graph consisting of nodes that indicate the operation. The graph associated with conjunctive arcs connecting operations are done in the same job, and the disjunctive arcs connecting operations are performed in the same machine. Based on the results of scheduling the production of the combination double windlass by using shifting bottleneck heuristic algorithm, makespan obtained for 3.996 minutes. Keywords: Job shop, shifting bottleneck heuristic, makespan
Algoritma Penjadwalan Job Shop Kelompok Mesin Homogen dan Heterogen Menggunakan Variable Neighborhood Descent with Fixed Threshold Menggunakan Kriteria Minimasi Makespan UTOMO, MALINDA MULYAWATI; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.839 KB)

Abstract

Makalah ini membahas penjadwalan job shop kelompok mesin homogen dan heterogen menggunakan algoritma variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold dengan kriteria minimasi makespan. Tahap-tahap yang dilakukan dalam algoritma ini yaitu tahap konstruksi yang diperbaiki dengan menggunakan local serach. Pada tahap kostruksi, inisial solusi dibangkitkan dengan penjadwalan non delay, setelah itu jadwal tersebut diperbaiki pada tahap local search dimana local search yang digunakan adalah exchange dan insert terhadap struktur neighborhood secara deterministik. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data-data dari literatur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sama dengan peneletian sebelumnya yang dilakukan oleh Putra (2010). Kata kunci: Job shop, kelompok mesin, variable neighborhood descent with fixed threshold Abstract This papper discusses the scheduling of job shop with machine groups homogen and heterogen using variable neighborhood descent (VND) with fixed threshold for the makespaan minimization criteria. The stage are performed on this algorithm, namely the construction phase is improved by using of local serach. At this stage of constructs, the initial scheduling solution generated by the non-delay, after which the schedule is fixed at a stage where local search local search is used to exchange and insert process of deterministic structure in neighborhood. The data used in this papper is the data form the literature. The results obtained from this study together with the previous intensive search conducted by Putra (2010). Keywords: Job shop, machine groups, variable neighborhood descent with fixed threshold
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAIN COTTON MENGGUNAKAN MODEL STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT. C59 Safitri, Aam; Zaini, Emsosfi; Mustofa, Fifi Herni
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.417 KB)

Abstract

Makalah ini membahas sistem pengendalian persediaan bahan baku kain cotton menggunakan model stokastik joint replenishment yang dilakukan pada PT.C59. Sistem pengendalian bahan baku pada PT.C59 masih melakukan pembelian bahan baku secara eceran. Sehingga dibutuhkan penelitian mengenai sistem pengendalian bahan baku untuk kasus joint replenishment dengan permintaan stokastik. Supplier yang memasok bahan baku kain cotton adalah PT. Kahatex dengan jenis item yang dapat dipesan sebanyak 4 jenis kain cotton. Metode ini memonitor sistem persediaan setiap interval waktu pemesanan selama 9 hari, sehingga didapatkan ongkos total persediaan gabungan sebesar Rp.5.191.197,- per minggu.   Kata Kunci: Sistem Pengendalian, Stokastik, Joint Replenishment   ABSTRACT This paper discusses the raw material inventory control system of cotton cloth using a stochastic model of joint replenishment performed on PT.C59. Raw material control system at PT.C59 still make the purchase of raw materials to retail. So that it takes research on raw material control system for joint replenishment case with stochastic demand. Supplier of raw material suppliers of cotton fabric is PT. Kahatex the types of items that can be ordered as many as 4 types of cotton. This method monitors the inventory system each time interval reservation for 9 days, so we get the total cost of the combined inventory of Rp.5.191.197,-/week. Keywords: Control Systems, Stochastic, Joint Replenishment
Algoritma Variable Neighborhood Descent with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Paralel dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Agustin, Tika; Zaini, Emsosfi; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.003 KB)

Abstract

ABSTRAK Keseimbangan lintasan perakitan merupakan masalah proses penempatan elemen kerja pada setiap stasiun kerja tanpa melanggar precendence constraint dan waktu siklus. Pada permasalahan ini lintasan yang diteliti yaitu lintasan perakitan paralel. Metode yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah VND with fixed threshold. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengembangkan algoritma keseimbangan lintasan perakitan paralel menggunakan metode VND with fixed threshold dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Langkah yang dilakukan pada penelitian ini yaitu menggunakan perhitungan rank position weight (RPW) untuk initial solution. Pada tahap 2 yaitu local search terdiri dari proses exchange dan insert agar dapat meminimasi jumlah stasiun kerja. Algoritma usulan yang diuji menggunakan 3 skenario. Skenario 1 bertujuan untuk menguji cara kerja algoritma usulan, Skenario 2 dan Skenario 3 bertujuan untuk menguji keandalan algoritma usulan. Pada Skenario 1 mendapatkan hasil yang sama dengan literatur, pada Skenario 2 mendapatkan hasil yang lebih baik dari literatur, sedangkan pada Skenario 3 mendapatkan hasil yang tidak lebih baik dari literatur. Kata kunci: keseimbangan lintasan, paralel, VND with fixed threshold ABSTRACT The balance of the line assembly is a matter of the work placement element at each work station without breaking precendence constraint and cycle time. In this issue examined the line path parallel assembly. The method used in the final project is VND with fixed threshold. The purpose of this research is to develop algorithms balance trajectory parallel assembly VND method with fixed threshold criteria minimization of the number of work stations. Steps taken in this research is to use the calculation rank position weight (RPW) for the initial solution. In phase 2 which consists of local search and insert exchange process in order to minimize the number of work stations. Proposed algorithm is tested using three scenarios. Scenario 1 aims to examine how the proposed algorithm, Scenario 2 and Scenario 3 aims to test the reliability of the proposed algorithm. In Scenario 1 get the same results with the literature, in Scenario 2 get better results from the literature, whereas in Scenario 3 to get better results from the literature. Keywords: line balancing, parallel, VND with fixed threshold
Algoritma Guided Greedy Randomized Adaptive Search Procedures with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan U-Shaped dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Putra, Khairan Adi; Imran, Arif; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.668 KB)

Abstract

ABSTRAK Assembly line balancing (ALB) adalah suatu penugasan penempatan pekerjaan pada stasiun kerja yang saling berhubungan antar lintasan produksi untuk memenuhi target laju produksi. Pada penelitian ini akan dibahas keseimbangan lintasan perakitan U-shaped dengan kriteria minimisasi jumlah stasiun kerja. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dikembangkan algoritma Guided GRASP with Fixed Treshold. Pengujian algoritma usulan dilakukan dengan menggunakan tiga skenario, Skenario 1 menggunakan set data Scholl (1999) dengan  n  = 12, Skenario 2 menggunakan set data Jackson (1956) dalam Rahayuningtyas (2011) dengan n = 11, Skenario 3 menggunakan set data Baykasoglu (2006) dengan n = 12. Skenario 1 menghasilkan solusi yang sama dengan hasil yang telah dipblikasikan, sedangkan skenario 2 dan 3 menghasilkan solusi yang lebih baik dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kata Kunci: Keseimbangan Lintasan, U-shaped, Guided GRASP, Fixed Threshold ABSTRACT Assembly line balancing (ALB) is a job placement assignment on workstations that are interconnected across the line to meet the production rate. The discussion carried out in this study is about the balance of the line assembly using U-shaped with a minimization criterion number of work stations. The Guided GRASP with Fixed Treshold algorithm is developed to tackle this problem. The proposed algorithm is tested by using three scenarios, Scenario 1 using data set from Scholl (1999) with n = 12, Scenario 2 using data set from Jackson (1956) in Rahayuningtyas (2011) with n = 11, Scenario 3 using data set from Baykasoglu (2006) with n = 12. Scenario 1 produces the same solution while scenario 2 and 3 produces a better solution than the research that has been done before. Keywords: Line Balancing, U-shaped, Guided GRASP, Fixed Threshold