Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pentingnya Literasi Kesehatan Mental Bagi Generasi X Vera Nazhira Arifin; Miftahul Jannah; Nurnarita Laila; Wardiati; Mira Gusweni
JKA Vol. 1 No. 2 (2024): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/y5hrgh93

Abstract

Abstract Generation X, composed of individuals born between 1965 and 1980 facing unique challenges related to mental health The rapid technological development as well as significant socio-economic changes during this period have shaped the characteristics and patterns of this generation's behavior. Improving mental health literacy among Generation X is becoming crucial to supporting their mental well-being and helping with an ever-changing environment. This research aims to explore the importance of mental health literacy for Generation X and the strategies that can be applied to enhance it. Mental health literature includes understanding of mental well-being, identifying mental health problems, and the ability to find appropriate help.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK Nabil Shidqi; Tahara Dilla Santi; Mira Gusweni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya penerapan perilaku pengelolaan limbah domestik dapat meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan penyakit berbasis lingkungan seperti yang ditemukan di Desa Blang Bladeh Kabupaten Aceh Selatan. Keterbatasan sarana pembuangan sampah, rendahnya akses informasi lingkungan,serta kurangnya pemahaman mengenai dampak bahan eco-toxic terhadap kesehatan dan lingkungan turut memperburuk kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga di Desa Blang Bladeh, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2026. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ibu rumah tangga dengan teknik random sampling berjumlah 90 responden. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 sampai 10 Februari 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan uji frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki persepsi negatif (48,8%), pengetahuan kurang baik (53,5%), ketersediaan sarana prasarana kurang memadai (56,9%), dan paparan informasi lingkungan yang rendah (49,4%). Terdapat hubungan signifikan antara persepsi tentang eco toxic (p-value = 0,000), pengetahuan tentang eco toxic (p-value = 0,022), ketersediaan sarana prasarana (p-value = 0,012), serta paparan informasi lingkungan (p-value = 0,007) dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga di Desa Blang Bladeh Tahun 2026. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi tentang eco-toxic, pengetahuan tentang eco toxic,ketersediaan sarana prasarana,dan paparan informasi lingkungan berhubungan dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga. Disarankan kepada pihak desa dan puskesmas agar meningkatkan edukasi lingkungan, memperkuat ketersediaan sarana prasarana, dan melakukan program peningkatan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan guna mendukung penerapan perilaku pengelolaan limbah domestik yang baik. Kata Kunci : Limbah domestik, eco-toxic, persepsi, pengetahuan
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK Nabil Shidqi; Tahara Dilla Santi; Mira Gusweni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya penerapan perilaku pengelolaan limbah domestik dapat meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan penyakit berbasis lingkungan seperti yang ditemukan di Desa Blang Bladeh Kabupaten Aceh Selatan. Keterbatasan sarana pembuangan sampah, rendahnya akses informasi lingkungan,serta kurangnya pemahaman mengenai dampak bahan eco-toxic terhadap kesehatan dan lingkungan turut memperburuk kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga di Desa Blang Bladeh, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2026. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ibu rumah tangga dengan teknik random sampling berjumlah 90 responden. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 sampai 10 Februari 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan uji frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki persepsi negatif (48,8%), pengetahuan kurang baik (53,5%), ketersediaan sarana prasarana kurang memadai (56,9%), dan paparan informasi lingkungan yang rendah (49,4%). Terdapat hubungan signifikan antara persepsi tentang eco toxic (p-value = 0,000), pengetahuan tentang eco toxic (p-value = 0,022), ketersediaan sarana prasarana (p-value = 0,012), serta paparan informasi lingkungan (p-value = 0,007) dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga di Desa Blang Bladeh Tahun 2026. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi tentang eco-toxic, pengetahuan tentang eco toxic,ketersediaan sarana prasarana,dan paparan informasi lingkungan berhubungan dengan perilaku pengelolaan limbah domestik pada ibu rumah tangga. Disarankan kepada pihak desa dan puskesmas agar meningkatkan edukasi lingkungan, memperkuat ketersediaan sarana prasarana, dan melakukan program peningkatan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan guna mendukung penerapan perilaku pengelolaan limbah domestik yang baik. Kata Kunci : Limbah domestik, eco-toxic, persepsi, pengetahuan