Junaidi Junaidi
Universitas Tanjungpura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Solution Trajectories for a Single-Phase Programmed PWM Inverter Ayong Hiendro; Syaifurrahman Syaifurrahman; Dedi Triyanto; Junaidi Junaidi
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 12, No 7: July 2014
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v12.i7.pp5121-5128

Abstract

This paper presents solution trajectories for programmed PWM technique to eliminate specific order harmonics in a single phase inverter. Evolutionary algorithm is applied to determine optimum switching angles in order to elmininate low order harmonics for modulation index: -1 £ M £ +1. An implementation using a DE2-115 Cyclone IVE FPGA device is also reported in this paper. The experimental results show that the technique effectively eliminates the specific harmonics, and offers low harmonic distortions on the inverter output after filtering.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK HAYATI PADA KELOMPOK TANI JAGUNG DI DESA BINJAI KECAMATAN TAYAN HULU KABUPATEN SANGGAU Rita Hayati; Sutarman Gafur; Junaidi Junaidi; Abdulmujib Alhaddad
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 3 APRIL 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i3.48139

Abstract

Jagung merupakan komoditi andalan untuk Desa Binjai yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau yang berjarak 166 km dari Kota Pontianak. Jagung dikembangkan pada tanah Inceptisol, karena rendahnya kesuburan tanah maka budidayanya masih secara konvensional dengan ketergantungan pada pupuk anorganik sangat tinggi. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah memberikan pelatihan pembuatan pupuk hayati dan pemanfaatannya secara kombinasi dengan pupuk kimia dan biochar kepada petani di Desa Binjai. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pembimbingan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan pupuk hayati dan biochar sebanyak 80%. Selain itu terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani sebesar 80% dalam pengaplikasian pupuk hayati pada tanaman jagung 80%. Kata kunci: Inceptisol, pupuk hayati, jagung, desa Binjai, pupuk anorganik.   ABSTRACT Binjai Village is one of the villages in Tayan Hulu Subdistrict, Sanggau Regency. The distance from Pontianak to Binjai Village is 166 km. Most of the residents work as farmers. The crops cultivated are cassava, cayenne pepper, bananas, rubber, and palm oil. Corn is also cultivated. Corn is a staple commodity for Binjai Village. Corn is grown on Inceptisol soil. Due to the low fertility of the soil, cultivation is still conventional, with a high dependence on inorganic fertilizers. The objective of the PKM activity is to provide training on the production of biofertilizers and their use in combination with chemical fertilizers and biochar. The methods used were: counseling, guidance, assistance, and evaluation of activities. The results of the activities were: an 80% increase in farmers' knowledge and skills in making biofertilizers and biochar, and an 80% increase in farmers' knowledge and skills in applying biofertilizers to corn crops. Keywords: Inceptisol, biofertilizer, corn, Binjai village, inorganic fertilizer.