Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kelompok Sebaya Sebagai Upaya Pencegahan Anemia Gizi Besi Pada Remaja Rini Wuri Astuti; Isti Suryani
JURNAL NUTRISIA Vol 22 No 1 (2020): Maret (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.784 KB) | DOI: 10.29238/jnutri.v22i1.197

Abstract

Latar belakang : Anemia Gizi besi (AGB) merupakan salah satu masalah gizi yang banyak dijumpai di Indonesia khususnya pada remaja. Remaja putri beresiko tinggi mengalami anemia. Pencegahan anemia gizi besi pada remaja dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat melalui edukasi pada kelompok sebaya. Tujuan Khusus : Mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kelompok sebaya terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia gizi besi pada remaja. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian quacy experimental dengan rancangan pre-post test with control group design. Penelitian ini bertempat di Desa Trimurti, Srandakan, Bantul. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja putri. Analisis bivariat menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji Mann Whitney. Hasil : Ada peningkatan pengetahuan secara signifikan sebelum dan setelah intervensi edukasi kelompok sebaya pada kelompok perlakuan p=0,001 (p<0,05), dan kelompok kontrol p=0,037 (p<0,05). Nilai sikap sebelum dan setelah intervensi pada kelompok perlakuan berubah positif secara signifikan dengan nilai p=0,002 (p<0,05). Nilai sikap sebelum dan setelah intervensi pada kelompok kontrol berubah secara positif tetapi tidak signifikan dengan p=0,46 (p>0,05). Kesimpulan: Intervensi edukasi kelompok sebaya meningkatkan pengetahuan dan sikap anemia gizi besi secara signifikan.
Standardized Nutrition Care for a Patient with Malignant Neoplasm of the Ascending Colon and Anemia in Neoplastic Disease Undergoing FOLFIRI Chemotherapy Rini Wuri Astuti; Amadea, Carissa Wira; Kurdanti, Weni
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2026.5.2.461-469

Abstract

Kanker kolon merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Penurunan nafsu makan, mual, dan efek samping kemoterapi sering menyebabkan penurunan asupan gizi yang berisiko menimbulkan malnutrisi. Upaya perawatan gizi yang tepat diperlukan untuk menjaga status gizi dan menunjang proses penyembuhan pasien. Mampu melaksanakan proses asuhan gizi terstandar pada pasien malignant neoplasm colon ascenden dan anemia in neoplastic disease yang menjalani kemoterapi FOLFIRI. Laporan ini memaparkan kasus pasien laki-laki berusia 62 tahun dengan status gizi normal. Pasien dirawat dengan keluhan penurunan nafsu makan dan gangguan gastrointestinal akibat kemoterapi. Pemeriksaan biokimia menunjukkan anemia dengan kadar hemoglobin 11,3 g/dL dan hematokrit 37,5%. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi NI 2.1 Asupan oral tidak adekuat, NC 3.4 Kehilangan berat badan yang tidak diinginkan, dan NB 1.3 Tidak siap terhadap perubahan diet atau gaya hidup. Terapi gizi diberikan dengan pengaturan diet yang disesuaikan dengan kondisi klinis, kebutuhan gizi, tingkat aktivitas, dan usia pasien. Diet yang diberikan berupa Tinggi Energi Tinggi Protein (TETP) bertekstur lunak yang dikombinasikan dengan formula enteral polimerik sebanyak 57 g/hari. Selama tiga hari intervensi menggunakan metode food weighing dan 24-hour recall. Asupan gizi menunjukkan asupan zat gizi menunjukkan perbaikan dengan tingkat kecukupan 82,7% untuk energi, 88,5% untuk protein, 99,2% untuk lemak, dan 70,2% untuk karbohidrat. Berat badan pasien mengalami penurunan dari 64 kg menjadi 63,7 kg (0,3 kg atau 0,47%). Penerapan proses asuhan gizi terstandar berperan penting dalam meningkatkan kecukupan zat gizi, memperbaiki gejala klinis, dan membantu mempertahankan status gizi pada pasien kanker kolon yang menjalani kemoterapi.