Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HIERARCHY PROCESS TO DEVELOP BUSINESS MODEL LEAN CANVAS TO X WOMEN AND CHILDREN’S HOSPITAL Amran Amran; Mira Mira; Muttiarni Muttiarni; Muhaimin Muhaimin
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 6 No 1 (2023): Article Research Volume 6 Number 1, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v6i1.1065

Abstract

Rumah sakit merupakan unit khusus yang menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Peningkatan jumlah rumah sakit saat ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam mengakses dan menggunakan fasilitas kesehatan. Masyarakat yang mengakses rumah sakit (RS) bukan hanya dari orang sakit saja melainkan saat ini orang sehat pun turut mengakses pelayanan rumah sakit. Banyaknya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mendorong peningkatan jumlah rumah sakit (RS) saat ini, Salah satunya rumah sakit (RS) dikota makassar dimana tercatat ada 30 rumah sakit yang telah berdiri dan 7 diantaranya merupakan rumah sakit ibu dan anak. Banyaknya jumlah rumah sakit yang berdiri menyebabkan ketatnya persaingan antar pelayanan rumah sakit khususnya terkait rumah sakit Ibu dan anak. Hal ini membuat setiap rumah sakit (RS) khususnya rumah sakit ibu dan anak harus memiliki tujuan dan strategi yang jelas dalam menjalankan bisnisnya agar dapat bertahan ditengah persaingan yang semakin ketat. Salah satu rumah sakit ibu dan anak yang baru berdiri saat ini dikota makassar yaitu RS X sedang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan rumah sakit (RS) khususnya terkait pelayanan dan strategi bisnis yang dijalankan. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model bisnis RS X melalui pendekatan model bisnis lean canvas dan analisis SWOT. Adapun analisis model dilakukan untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi model bisnis yang digunakan RS X sebagai strategi bisnis selama ini dan selanjutnya melakukan analisis pendekatan model bisnis lean canvas yang merupakan model yang hampir sama dengan business model canvas (BMC) yang terdiri dari 9 indikator kerja. Namun dalam penelitian ini hanya menggunakan 7 indikator kerja. Adapun model bisnis lean canvas digunakan karna lean canvas dalam prosesnya tergolong sederhana yang goalnya adalah memudahkan Rumah Sakit (RS) untuk menganalisa dan memperbaiki masalah yang dihadapi, khususnya RS yang baru didirikan sehingga sesuai dengan kondisi permasalahan RS X. Selanjutnya melakukan analisis SWOT sebagai langkah dalam menganalisis kemampuan RS X dalam menerapkan dan menjalankan model bisnis yang digunakan. Adapun teknik pengolahan dan analisis data meliputi: 1) Analisis deskriptif bagaimana kondisi 2 Rumah Sakit (RS) X ini. 2) melakukan Pemetaan model bisnis Rumah Sakit (RS) dengan menggunakan LC, yaitu pemetaan model bisnis dengan melakukan ‘potret’ pada tujuh elemen LC melalui diskusi grup terfokus dari responden. 3) Analisis SWOT masing-masing elemen, yaitu dilakukan analisis SWOT pada ketujuh elemen lean canvas. Selanjutnya dari hasil analisis dan olahan data maka diketahui kekuatan dan kelemahan sebagai key dan strategis internal serta peluang dan ancaman sebagai faktor strategis eksternal melalui FGD. 4) Merekomendasikan Perbaikan strategi bisnis Rumah Sakit (RS), yaitu hasil dari analisis SWOT penelitian untuk melakukan perbaikan kedepannya 5) Perbaikan model bisnis Rumah Sakit (RS) X Women and Children’s Hospital, yaitu hasil rumusan dari hasil perubahan-perubahan yang terjadi pada model bisnis sebelumnya dan analisis SWOT yang telah disempurnakan. Hasilnya berupa satu atau beberapa strategi pengembangan bisnis Rumah Sakit (RS) X Women and Children’s Hospital. Target Luaran: 1) Faktor Kunci Pengembangan Rumah sakit (RS), 2) Publikasi pada jurnal nasional terakreditasi sinta 2 (Jurnal Atestasi), 3) dokumentasi kegiatan Penelitian dalam bentuk video di Youtube.
EVALUASI PENERAPAN PERUBAHAN TARIF UMKM TERHADAP KETAATAN WAJIB PAJAK UMKM KOTA MAKASSAR Muhaimin Muhaimin; Akhmad Akhmad; Andi Arifwangsa Adiningrat; Karmila Oktafiana
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 3 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrp.v3i2.4413

Abstract

This study aims to answer the problem regarding the Application of Tariff Changes for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to the compliance of the Makassar City UMKM Taxpayers. This research is a type of research that uses descriptive qualitative methods. This research data includes primary data and secondary data. The results showed that after implementing the policy of changing the MSME rate from 1% (PP 46 2013) to 0.5% (PP 23/2018) the level of taxpayer compliance has increased. This is evidenced by the increasing number of new taxpayers who register to obtain Taxpayer Identification Number (NPWP). The advantage felt by MSME players is that the tax imposed is now much lower than before. West Makassar KPP Pratama also benefited, as evidenced by the amount of tax revenue from West Makassar KPP Pratama in 2018 experiencing a significant increase.
Pengaruh Paylater dan Financial Literacy Terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z Di Kabupaten Pangkep Hilma Arifin; Muhaimin Muhaimin; Alamsjah Alamsjah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Paylater dan Financial Literacy terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z Kabupaten Pangkep. Populasi dalam penelitian ini adalah generasi Z dikabupaten pangkep yang menggunakan pay later. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paylater berpengaruh negativ signifikan terhadap perilaku konsumtif gen z, selanjutnya financial literacy berpengaruh negativ tetapi tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif gen Z di kabupaten pangkep.
Pengaruh Implementasi QRIS, Kualitas Produk, Dan Harga Terhadap Peningkatan Pendapatan Café Kabupaten Gowa Rafila Rafila; Muhaimin Muhaimin; Nurul Fuada
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), kualitas produk, dan harga terhadap peningkatan pendapatan café di Kabupaten Gowa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan sistem pembayaran digital serta meningkatnya persaingan usaha café yang menuntut pelaku usaha untuk berinovasi dalam meningkatkan pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik café di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial implementasi QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan café (t = 4,851; sig = 0,000). Selain itu, kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,446; sig = 0,019), yang menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang ditawarkan, maka semakin tinggi tingkat pendapatan yang diperoleh. Variabel harga juga memiliki pengaruh positif dan signifikan (t = 6,350; sig = 0,000), yang mengindikasikan bahwa penetapan harga yang tepat mampu menarik konsumen dan meningkatkan penjualan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,849 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 84,9% variasi peningkatan pendapatan café, sedangkan sisanya sebesar 15,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan QRIS, peningkatan kualitas produk, serta strategi penetapan harga yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan café di Kabupaten Gowa.