Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Segmenting, Targeting, Positioning serta Value Proposition Canvas Untuk Peningkatan Usaha pada UKM Produk Makanan Ringan “Mola” Kota Bandung Basuki, Teguh Iman; Supriyanto, Dodi
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i2.787

Abstract

Business competition is very tight, marked by many companies that cannot survive long, so that efforts and strategies are needed from business actors, many of which are not optimal in implementing marketing strategies and producing products to meet the needs and desires of customers. Likewise, many MSMEs are unable to survive due to inability and limited resources and knowledge. They are able to produce and sell goods without having adequate knowledge about the advantages of their products, as well as the target market they are targeting, and do not even understand at all whether the products they make and sell are in accordance with the wishes and needs of consumers, in their minds the important thing is that the goods they produce and sell are bought by consumers. Mola as one of the healthy food producers in the city of Bandung is also still not optimal in carrying out these activities so that the growth of its products remains, even tends to decline, even though the strategies they implement are quite good by utilizing social media and marketplaces. Community service is intended to provide increased knowledge to business actors so that they are able to grow and develop. The methods in implementing community service include, first, the preparation stage, namely by conducting direct reviews and interviews to obtain various information related to the problem, second, the socialization stage, namely by conveying the achievements and direction of the activity and third, the implementation stage, namely compiling a marketing strategy design and value proposition canvas. The results of this activity are that the perpetrators are able to understand the material and contribute to helping develop a marketing strategy in order to be able to compete.  Keywords: positioning, segmenting, targeting, value proposition canvas   Abstrak Persaingan bisnis sangat ketat ditandai dengan banyak perusahaan yang tidak bisa bertahan lama sehingga diperlukan usaha dan strategi dari para pelaku bisnis, banyak yang belum optimal dalam penerapan strategi pemasaran dan menghasilkan produk dalam memenuhi apa yang diperlukan dan kehendak pelanggan. Demikian juga banyak UMKM yang tidak mampu bertahan hidup karena ketidakmampuan dan keterbatasan sumber daya serta pengetahuan. Mereka mampu memproduksi dan menjual barang tanpa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keunggulan produk mereka, serta pasar sasaran yang mereka targetkan, bahkan tidak paham sama sekali apakah produk yang mereka buat dan jual sesuai dengan kehendak dan keperluan konsumen, dalam pikiran mereka yang penting barang yang mereka produksi dan jual dibeli oleh konsumen. Mola sebagai salah satu produsen makanan sehat di kota Bandung juga masih belum optimal dalam melaksanakan kegiatan tersebut sehingga pertumbuhan produknya tetap, bahkan cenderung menurun, meskipun strategi yang mereka terapkan sudah cukup baik dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace. Pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk memberikan peningkatan pengetahuan kepada pelaku bisnis agar mampu tumbuh dan berkembang. Metode dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat antara lain pertama, tahap persiapan yaitu dengan melakukan peninjauan langsung dan wawancara agar memperoleh berbagai informasi terkait permasalahan, kedua, tahap sosialisasi yaitu dengan menyampaikan capaian dan arah dari kegiatan dan ketiga tahap pelaksanaan yaitu menyusun desain strategi pemasaran serta value proposition canvas. Hasil kegiatan ini pelaku usaha mampu memahami materi serta berkontribusi dalam membantu menyusun strategi pemasaran agar mamapu bersaing. Kata kunci: positioning, segmenting, targeting, value prosition canvas
PENGARUH KUALITAS LAYANAN M-BANKING, E-SERVQUAL DAN CRM TERHADAP KEPUASAN NASABAH SERTA IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS Teguh Iman Basuki; Jaja Suteja; Popo Suryana
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7296

Abstract

Transformasi digital di sektor perbankan menjadi keniscayaan karena tuntutan akselerasi digital semakin meningkat. Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan terhadap nasabah dengan menggunakan sistem teknologi terutama dalam melakukan transaksi lebih cepat, aman, dan akurat, seluruh perbankan memberikan fasilitas Mobile banking. Dari data yang dihimpun menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa komplain terhadap mobile banking, yang seharusnya bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi nasabah. Komplain yang terjadi dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya, seperti fitur yang disediakan belum memenuhi harapan nasabah untuk mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan, akses lambat, transfer tidak terkirim. Selain itu, adanya informasi yang tidak akurat yang disajikan juga dapat menjadi faktor penyebab komplain terhadap mobile banking. Penelitian ini merupakan kategori cross sectional, yaitu informasi dari sebagian populasi (sampel responden) dikumpulkan langsung dari lokasi secara empirik. Simpulan disertasi ini antar lain kualitas pelayanan mobile banking, E-SERVQUAL dan manajemen kerelasian memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap behavioural intention, kualitas pelayanan mobile banking, E-SERVQUAL dan manajemen kerelasian memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap behavioural intention, Kualitas pelayanan mobile banking, E-SERVQUAL dan manajemen kerelasian memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pelanggan, behavioural Intention dan Kepuasan Pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap loyalitas pelanggan.