Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU EMPING MELINJO DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) Fariq F Anwar; Suherna; Dian Anggraeni; Yeni Budiawati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 16 No 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Perusahaan X mengelola persediaan bahan baku melinjo serta mengevaluasi efisiensi metode Economic Order Quantity (EOQ) dibandingkan dengan praktik pengelolaan persediaan tradisional. Pengendalian persediaan yang tepat diperlukan agar kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi secara optimal sekaligus meminimalkan biaya persediaan yang timbul selama kegiatan produksi. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang mampu menentukan kebijakan persediaan secara lebih efisien sesuai kebutuhan perusahaan. Penelitian ini dilakukan dari April hingga Mei 2026 di Perusahaan X dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, survei, dan tinjauan dokumen. Berdasarkan analisis EOQ yang dilakukan untuk tahun 2025, jumlah pesanan optimal untuk bahan baku melinjo adalah 13.415 kilogram per pesanan, dengan frekuensi empat pesanan setiap tahun. Selain itu, perusahaan perlu menyimpan persediaan pengaman sebesar 1.742 kilogram dan menetapkan titik pemesanan ulang pada 2.294 kilogram. Analisis lain menunjukkan bahwa biaya persediaan secara keseluruhan berdasarkan metode EOQ mencapai Rp 2.856.546 pada tahun 2025. Temuan ini menunjukkan bahwa metode EOQ merupakan pilihan yang lebih efisien dalam mengelola persediaan dibanding metode tradisional yang saat ini diterapkan oleh Perusahaan X.
Pengaruh Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Petani Cabai Merah Keriting Di Desa Cimenteng Jaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan Auliana Nuryas; Suherna Suherna; Yeni Budiawati
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.143

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa di Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan cabai merah (Capsicum annuum) sebagai salah satu komoditas bernilai tinggi. Meskipun produksi cabai merah cukup signifikan, petani menghadapi tantangan akibat keterbatasan akses terhadap teknik pertanian modern dan informasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak media brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, menggunakan metode pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, dengan petani dari kelompok Berkah Makmur dan Mulya Tani sebagai sampel. Penelitian ini akan dibatasi pada periode waktu tertentu. Pengumpulan data akan dilakukan melalui kuesioner, dan lokasi penelitian berada di Desa Cimenteng Jaya. Data akan dianalisis untuk menguji hipotesis pada kelompok yang menerima intervensi, serta membandingkan skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan konvensional, serta skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan pertanian menggunakan brosur, dengan rentang skor 0-15. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0.001 < 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pengetahuan setelah penyuluhan diberikan.
Pengaruh Marketing Mix, Kualitas Pelayanan, dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Ayam Geprek (Suatu Kasus Pada Usaha Ayam Geprek di Rumah Chicken) Meliyana Ayu Putri; Yeni Budiawati; Gugun Gunawan
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.145

Abstract

A significant decline in sales in culinary businesses is a challenge faced by business actors. One of the causes of this decline is the increasing number of competitors offering similar products. This study aims to determine consumer characteristics and see how the 4P marketing mix, service quality, and brand image influence the purchasing decision for geprek chicken at Rumah Chicken. Data collection techniques used observation, interviews, and questionnaires. The sample used in this study was 100 samples using the accidental sampling technique. The analysis used in this study was instrument testing, classical assumption testing, hypothesis testing, and multiple regression analysis. The results of this study indicate that the variables of product quality (X1) and promotion (X4) partially and simultaneously have a significant effect on the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. Meanwhile, the variables of price (X2), location (X3), service quality (X5), and brand image (X6) do not affect the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. It is known that product quality, price, location, promotion, service quality, and brand image influence purchasing decisions by 71.6%, while the remaining 28.4% is explained by other variables not studied.
Analisis Dampak Diversifikasi Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani Diva Azzahra; Yeni Budiawati; Ahmad Bukhari
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.174

Abstract

Kesejahteraan petani masih menjadi persoalan penting di Indonesia, terutama bagi petani kecil yang bergantung pada sistem monokultur. Ketergantungan ini meningkatkan kerentanan terhadap fluktuasi harga, perubahan iklim, dan kegagalan panen, yang berdampak pada ketidakstabilan pendapatan. Menanggapi hal tersebut, Kelompok Tani Jabon Adiasa Mandiri di Kota Serang, Provinsi Banten, menerapkan diversifikasi pertanian dengan menanam padi, jagung, dan semangka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diversifikasi, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Pendekatan mixed-method digunakan dengan melibatkan 30 responden melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan. Regresi logistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan diversifikasi, sedangkan regresi linier sederhana digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan yang diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP). Hasil menunjukkan bahwa diversifikasi memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan monokultur. Tingkat pendidikan, jumlah komoditas, dan keuntungan produksi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan diversifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa diversifikasi pertanian merupakan strategi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perlu didukung melalui pelatihan, fasilitas, dan akses pasar.