Claim Missing Document
Check
Articles

PENYEBAB RENDAHNYA CAKUPAN ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU: PENELITIAN KUALITATIF Nila Kusumawati Elison; Dhini Anggraini Dhilon; Milda Hastuty; Winda Sari Wahyuni
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Riau masih berada pada posisi dua terbawah dalam hal cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi berusia nol sampai dengan enam bulan, yaitu hanya 35,01%. Dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar termasuk salah satu yang terendah, yaitu 28,18%. Dari 21 Kecamatan di Kabupaten Kampar, Puskesmas Kuok menempati posisi kelima terendah dengan cakupan ASI eksklusif sebesar 16,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab ibu tidak memberikan ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh stakeholders yang terlibat pada ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kuok. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang ibu, 2 orang suami responden, 5 orang ibu responden dan2 orang kakak responden. Hasil dari penelitian ini adalah ASI yang tidak keluar dan kondisi bayi. Diharapkan agar ibu dapat menjaga kesehatan, dan mengikuti penyuluhan pada saat hamil tentang ASI eksklusif agar lebih tahu lagi cara mengatasi kenapa ASI tidak keluar.
Pilot Project Program Duta Diabetes: Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Tipe 2 di Provinsi Riau, Fase Rekruitmen Nila Kusumawati; Abdul Hamid; Salsabilla Adilia Anwar; Endang Suswati
Abdimas Universal Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v6i1.401

Abstract

The Diabetes Ambassador Program is a program initiated by the Indonesian Diabetes Center at Pahlawan Tuanku Tambusai University as an effort to prevent and treat diabetes in society. This program aims to help villages that experience a shortage of health human resources. The Diabetes Ambassador Program is carried out by recruiting and preparing village teenagers to become an extension of the community health center in preventing diabetes in the village. The Diabetes Ambassador Program pilot project was carried out in Pantai Cermin Village, Tapung District, Kampar Regency, Riau Province, which is recorded as one of the villages that contributes the most to diabetes in Kampar Regency, Riau Province. The Pilot project for the Diabetes Ambassador Program begins with a recruitment stage where village teenagers who are interested in becoming diabetes ambassadors take part in a selection process to be appointed as diabetes ambassadors.
Pendidikan Kesehatan Berkelanjutan tentang Diabetes pada Media Sosial Online Nila Kusumawati; Abdul Hamid; Achmad Jajuli
Abdimas Universal Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v6i2.402

Abstract

Health education about diabetes plays an important role in preventing and controlling diabetes. The aim of this community service activity is to provide ongoing health education about diabetes using online social media. This activity will start from February to November 2023 and includes creating social media accounts, publishing diabetes-related material on social media, socializing the existence of social media to the public, and monitoring and evaluating health education that has been carried out. This activity resulted in four social media accounts about diabetes with a total of 221 posters, 78 videos, 585 followers/subscribers, 10.906 viewers, and 948 likes. Access to health education about diabetes is mostly accessed by people of the female gender and in the age range of 25-34 years. Continuous health education is needed to increase public awareness about diabetes because it does not require a lot of time, energy, and costs and can reach a wider community. The quality of media and health education materials needs to be considered to continue to increase public interest in increasing their knowledge about diabetes.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA NY. E DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UMBAN SARI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Pachira, Latifha; Kusumawati, Nila kusumawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.24589

Abstract

Prevalensi tertinggi diabetes melitus pada tahun 2013-2018. Terdapat beberapa provinsi dengan peningkatan prevalensi tertinggi sebesar 0,9% di tahun 2013 dan 2018, meliputi Riau, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, dan Papua Barat. Dimana indonesia merupakan peringkat ke 14 yang memiliki penderita Diabetes. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah yaitu mampu melakukan Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny.E Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Metode Pengumpulan Data yang dilakukan melalui observasi, wawancara serta pemeriksaan fisik. Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny.E Dengan Diabetes dilakukan pada tanggal 27 s/d 2 juni 2023. Asuhan Keperawatan pada Ny. E dengan Diabetes Melitus di temukan 4 diagnosa keperawatan yaitu: 1). Ketidakstabilan kadar glukosa , 2). Defisit Pengetahuan. 3). Defisit Nutrisi. 4), Ansietas. Dalam pelaksanaan implementasi Keperawatan dilakukan sesuai dengan Intevensi Keperawatan sebelumnya dan dikaitkan dengan buku SDKI. Berdasarkan tindakan Keperawatan yang telah dilakukan maka didapat hasil yang cukup baik sehingga diharapkan klien dan keluarga mampu menerapkan implementasi Keperawatan yang sudah diberikan oleh peneliti.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY.Y DENGAN LUKA KAKI DIABETES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS XIII KOTO KAMPARKECAMATAN XIII KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR Lailiah, Izatul; Kusumawati, Nila
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.24592

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 mempengaruhi setiap bagian tubuh, tetapi sering melibatkan kaki terlebih dahulu. Diabetik foot ulcer (DFU) adalah komplikasi kronik dari diabetes melitus yang paling ditakuti. Hal ini terjadi karena masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang cara pengendalian DM, pengobatan  luka diabetes memerlukan waktu yang cukup lama sehingga dapat menimbulkan stress terhadap penderita. Program pengendalian penyakit  luka diabetes di Puskesmas Batu Bersurat hanya berfokus pada pasien saja tanpa melibatkan secara maksimal anggota keluarga yang ada, sehingga hal ini semakin memperparah keadaan pasien. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menerapkan asuhan keperawatan keluarga pada pasien dengan luka kaki diabetes di wilayah kerja Puskesmas Batu Bersurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data umum, data kusus, data subjektif, data objektif, serta menggunakan format asuhan keperawatan keluarga. Peneliti mendapatkan 3 masalah keperawatan keluarga yaitu : Defisit pengetahuan tentang mengendalikan penyakit diabetes melitus berhubungan dengan kurang terpaparnya informasi  keluarga mengenai luka kaki diabetes dengan keluarga menanyakan cara mencegah penyebaran luka. Kerusakan integritas jaringan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit dibuktikan dengan keluarga merasa takut saat membersihkan luka. Resiko cidera berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan yang tepat dibuktikan dengan keluarga menanyakan cara tentang memodifikasi lingkungan yang tepat dan sehat untuk pasien. Berdasarkan tindakan keperawatan yang telah dilakukan maka didapatkan hasil yang cukup baik sehingga diharapkan pasien dan keluarga mampu menerapkan implementasi yang sudah diajarkan.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. N DENGAN HIPERTENSI MELALUI KOMBINASI TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN DZIKIR ASMAUL HUSNA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PASIEN DI RUANGAN MAWAR RSUD ARIFIN ACHMAD Sihombing, Rika Br.; Nurman, M.; Nila Kusumawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.25265

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah terus-menerus meningkatkan tekanan. Penatalaksanaan pasien yang memiliki hipertensi yaitu dengan menurunkan tekanan darahnya sehingga mendekati normal. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi yaitu dengan pemberian terapi teknik relaksasi napas dalam kombinasi dzikir Asmaul Husna. Tujuan karya ilmiah akhir adalah untuk menganalisis intervensi teknik relaksasi napas dalam kombinasi dzikir Asmaul Husna untuk mengurangi tekanan darah pada pasien hipertensi di ruang Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode penulisan KIA-N ini adalah studi kasus dengan quasy eksperiment intervensi terapi teknik relaksasi napas dalam kombinasi dzikir Asmaul Husna  yang dilakukan pada pasien hipertensi yang mengalami peningkatan tekanan darah. Terapi ini dikombinasikan secara berulang dalam 3 siklus selama 20-25 menit. Hasil dari implementasi selama 3 hari pemberian terapi teknik relaksasi napas dalam kombinasi dzikir Asmaul Husna dapat menurunkan intensitas tekanan darah pada pasien hipertensi dengan penurunan tekanan darah hingga 13 mmHg. Kesimpulan terdapat perubahan tekanan darah yang signifikan pada pasien hipertensi setelah diberikan terapi teknik relaksasi napas dalam kombinasi dzikir Asmaul Husna. Studi kasus ini hanya dilakukan pada pasien post hipertensi dengan masalah peningkatan tekanan darah, diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan studi kasus yang mendalam dan menerapkan metode lain yang lebih efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MINYAK AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP NEUROPATI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUANG RAWAT INAP MAWAR RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Aini, Syarifah; Kusumawati, Nila; Asmalinda, Raja
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26175

Abstract

DM tipe 2 menyebabkan salah satu komplikasi yaitu neuropati diabetik. Gejala neuropati yang paling sering muncul pada penderita DM tipe 2 adalah penurunan sensasi pada telapak kaki. Penurunan sensasi pada telapak kaki dapat di uji dengan tes monofilament. Monofilament adalah alat yang terbuat dari sebuah gagang plastik yang dihubungkan dengan sebuah nilon monofilament. Masalah neuropati diabetik dapat dilakukan pengobatan secara nonfarmakologis dengan kombinasi massage effleurage dan minyak aromaterapi lavender sebagai lubrikannya. Massage effleurage dan minyak aromaterapi lavender adalah terapi yang memiliki pengaruh untuk menstimulasi keadaan relaksasi, mengurangi ketegangan otot dimana massage menimbulkan pacuan terhadap syaraf dan peredaran darah serta merangsang proses vasodilatasi sehingga melancarkan peredaran darah. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan neuropati diabetik menggunakan kombinasi massage effleurage dan minyak aromaterapi lavender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dilakukan pada Ny.S di Ruang Rawat Inap Mawar Rumah Sakit Arifin Achamad Pekanbaru tanggal 08-12 Mei 2023. Hasil penelitian ini didapatkan adanya peningkatan sensasi proteksi kaki penderita DM tipe 2 dibuktikan dengan uji monofilament di hari  1-5 dengan skor uji monofilament hari-1= 6, hari ke-2= 6, hari ke-3= 7, hari ke-4= 8, hari ke-5= 9. Kesimpulan terdapat peningkatan sensasi proteksi kaki setelah pemberian kombinasi massage effleurage dan minyak aromaterapi lavender melalui uji monofilament dengan skor 9 di hari ke-5. Diharapkan intervensi penelitian ini memberikan efek yang baik terutama mencegah ulkus diabetik akibat penurunan sensasi pada telapak kaki dan perlu dilakukan demontrasi oleh perawat mengenai cara melakukan massage effleurage dan minyak aromaterapi lavender agar massage dapat dilakukan di rumah.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. Y Dengan Penerapan Terapi Vokal AIUEO Terhadap Kemampuan Berbicara Pada Pasienstroke Hemoragik Di Ruang Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Anggraini, Feby; Kusumawati, Nila; Safitri, Yenny
Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/komunika.v1i2.388

Abstract

One form of rehabilitation therapy for speech disorders (aphasia) is by providing speech therapy. Speech therapy is an action given to individuals who experience communication disorders, speech language disorders, and swallowing disorders. The speech therapy used in this research is vocal therapy A, I, U, E, O. AIUEO vocal therapy aims to improve speech so that it can be understood by others. The aim of the final scientific work is to analyze the vocal therapy intervention A, I, U, E, O to improve verbal communication in hemorrhagic stroke patients. The method for writing KIAN is a case study with a quasi-experimental vocal therapy intervention A, I, U, E, O carried out on hemorrhagic stroke patients with verbal communication disorders. This therapy is carried out repeatedly 2 times a day for 7 days with an administration time of 30 minutes. The results of implementing 2 times a day for 7 days the application of vocal therapy A, I, U, E, O can improve verbal communication in hemorrhagic stroke patients with an increase in the communication scale from 11 to 22. The conclusion is that there is a significant increase in the communication scale in hemorrhagic stroke patients after being given vocal therapy A,I,U,E,O. This case study was carried out on hemorrhagic stroke patients with problems with verbal communication disorders. It is hoped that future researchers can carry out in-depth case studies and apply other, more effective methods to improve verbal communication.
Hubungan Perilaku Pemberantasan Sarang NyamukDengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas  Salo Desa Ganting Kabupaten Kampar Darma, Wiga Aulia; Syafriani, Syafriani; Kusumawati, Nila
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i1.11

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit endemik yang muncul sepanjang tahun terutama pada musim penghujan dan palimg cepat tersebar penularannya didunia. Faktor – faktor seperti peningkatan kepadatan jumlah penduduk. Perubahan iklim dan urbanisasi dapat meningkatkan penyebaran virus dengue. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan perilaku PSN dengan kejadian DBD di wilayah kerja puskesmas Salo desa Ganting kebupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Case Control. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2022 dengan jumlah sampel 73 kasus dan 73 kontrol menggunakan teknik Quota Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan terlebih dahulu menentukan jumlah dan ciri-ciri tertentu sebagai target yang harus dipenuhi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah anilisi bivarait dengan uji chi-square. Hasil analisis bivariat 73 responden dengan kategori DBD terdapat 55 orang (75,3%) berprilaku buruk dan 18 orang (24,7%) berprilaku baik. Hasil uji chi-square didapatkan nilai p value = 0,002 berarti terdapat hubungan signifikan antara perilaku buruk dengan kejadian DBD di desa ganting kecamatan salo kabupaten kampar. Didapatkan nilai OR 2,97 (1,47-6,00) artinya pada kelompok yang berperilaku buruk seperti menumpuk barang-barang bekas lebih besar memungkinan terkena DBD dari pada kelompok dengan perilaku baik yang tidak menumpuk barang bekas. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku PSN dengan kejadian DBD di wilayah kerja puskesmas Salo desa Ganting kabupaten Kampar
EVALUASI KADER POS BINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DIABETES DI DESA NAUMBAI, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU Kusumawati, Nila
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i3.12510

Abstract

Kader kesehatan memainkan peranan penting dalam pelaksanaan Posbindu PTM. Belum ada penelitian yang menggali tantangan yang dihadapi oleh kader kesehatan Posbindu PTM. Penelitian dilakukan di Desa Naumbai, Kecamatan Air Tiris, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian menggunakan rancangan kualitatif deskriptif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui in-depth interview. Dua orang kader Posbindu PTM dan tiga orang masyarakat yang memanfaatkan Posbindu PTM dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan melalui tematik analisis secara manual. Menjadi kader pada beberapa program kesehatan di desa dan tidak adanya pelatihan terkait diabetes telah menjadi tantangan kader dalam melaksanakan Posbindu PTM Kader Posbindu PTM berhak mendapatkan honor dan pelatihan yang adekuat dalam menjalankan perannya sebagai kader.