Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK 6-24 BULAN DI DESA ULAPATO A KECAMATAN TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Misnati Misnati
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 1, No 2 (2015): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v1i2.46

Abstract

Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan pada bayi atau anak yang berumur 6 – 24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya (Depkes, 2006). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI pada anak 6-24 bulan di Desa Ulapato A. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan cross-sectionalstudy. Penelitian ini telah dilakukan di Desa Ulapato A Kecamatan Telaga Biru. Kabupaten Gorontalo pada bulan Oktober tahun 2015. Populasi adalah seluruh anak balita yang berumur 6-24 Bulan Di Desa Ulapato A Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berjumlah 52 orang. Semua populasi dijadikan subyek penelitian . Analisis yang digunakan ialah univariat dan bivariat uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian MP-ASI Pada anak 6-24 bulan di Desa Ulapato A kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo sebagian besar baik yaitu sebesar 55,8%, tingkat pendidikan ibu sebagian besar SD yaitu sebesar 73,1%, sedangkan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI persentasenya tidak berbeda jauh antara yang baik dan tidak baik yaitu sebesar 48,1% dan 51,9%. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI (p = 0.420), terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI (p = 0,005). Kesimpulan: tidak ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI pada anak 6-24 bulan. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI pada anak 6-24 bulan.
GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI DAN SIKAP IBU TENTANG POLA MAKAN BALITA DI DESA BUNGGALO KECAMATAN TALAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Misnati Misnati; Rahmatia Satue
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 4, No 2 (2018): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v4i2.170

Abstract

ABSTRACT Under-five age is a period of growth and development that is prone to nutrition and requires nutrients in a greater number than other age groups. This study aims to describe the mother's knowledge and attitudes about the diet of under-five children in Bunggalo Village, Talaga Jaya District, Gorontalo.Types this research is descriptive research with a sample of 51 people. Data collection using questionnaire sheets related to under-five children’s diet. Results: 17 mothers (33%) have excellent knowledge, 25 mothers (49.0%) have sufficient knowledge and 9 mothers (17.6%) have insufficient knowlwdge. Meanwhile, mothers’ attitude toward children’s diet showed that 23 mothers (45.1%) have favorable attitude, 22 mothers (43.1%) have been classified as sufficient category, and 6 mothers (11.8%) have been classified as insufficient category. The conclusion of this study is that the knowledge of nutrition with the most sufficient categories was 25 people (49.0%) and the attitude of mothers who had been categorized as favorable categories were 23 people (45.1%). Keywords: Mother's knowledge, mother's attitude, under-five children’s diet ABSTRAK Balita merupakan suatu periode pertumbuhan dan perkembangan yang rawan gizi dan memerlukan zat-zat gizi dalam jumlah yang lebih besar dari kelompok umur lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang pola makan balita di Desa Bunggalo Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif dengan jumlah sampel 51 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Terkait Pola Makan Balita. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu terkait pola makan balita yang mempunyai pengetahuan baik 17 orang (33%), cukup 25 orang (49,0%), dan kurang baik 9 orang (17,6%). Sikap ibu balita terkait pola makan balita dalam kategori baik 23 orang (45,1%), cukup 22 orang (43,1%) dan kurang baik 6 orang (11,8%). Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan gizi yang paling banyak kategori cukup berjumlah 25 orang (49,0%) dan sikap ibu yang banyak kategori baik 23 orang (45,1%).
Kebiasaan Konsumsi Makanan Siap Saji dan Status Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar Mohamad Renaldiyanto Lowanga; Salman Salman; Anna Y Pomalingo; Indra Domili; Misnati Misnati
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 1, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.994 KB) | DOI: 10.52365/jond.v1i2.362

Abstract

Obesity that occurs in school children is caused by wrong eating patterns, namely children like snacks that are high in fat and high in sugar. In addition, excess intake of energy and fat accompanied by a lack of activity also affects the incidence of obesity. This study aims to determine the description of fast food consumption habits and obesity status in elementary school children in Tanggilingo Village, Kabila District, Bone Bolango Regency. This research method uses a descriptive survey. The population is all students in Tanggilingo Village, Kabila District, Bone Bolango Regency. Independent research variables, namely the habit of consuming fast food and obesity status in elementary school children. The results of the study: showed the habit of consuming fast food for school children in the frequent category of 25 people (83.3%) and the less category as many as 5 people (16.7%). Obese nutritional status of school children who are obese (3.3%) and non-obese (96.7%). The conclusion of the study that most school children have a habit of frequently consuming fast food and obesity status is 1 person (3.3%).