Syamsuriah Syamsuriah
Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia Makasar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STRATIFIKASI SOSIAL DALAM ISLAM: TINJAUAN TERHADAP STATUS SOSIAL DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT Syamsuriah Syamsuriah
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 11 No 2 (2015)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.711 KB)

Abstract

What makes people differ from the others before Allah is just a religious piety (taqwa). In sociological perspective, Muslim people also talk about someone's social status, like the different status of the Prophet and the Messenger on the Earth, as well as status of khalifah and president as the ruler. So, stratification is known in Islam as the Quran elucidated about the noble pious men on the Earth. The emergence of social stratification in society begins since the early existence of man, and it differs from one community to the other in different places, customs, traditions, and norms that are practiced in each community.
Tantangan Dakwah di Era Milenial Syamsuriah Syamsuriah
Jurnal Ilmiah Islamic Resources Vol 16, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.395 KB) | DOI: 10.33096/jiir.v16i2.17

Abstract

Dalam ajaran Islam , hal yang tidak boleh berhenti untuk dilaksankan  oleh para penganutnya  adalah mengajak umat manusia kejalan kebaikan dan mencegah melakukakan hal-hal yang buruk yang paling dikenal menegakkan amal makruf dan nahi mungkar ,untuk menjalankan hal ini, bagaimana menghadapi tantangan dakwah di era mellineal ini,dengan membekali diri dan menyesuaikan diri untuk sebisa mungkin mengusai tekhnologi , media social dan internet. Karena dakwah bisa mudah ditermah karena sekarang pada umumnya setiap individu bergangtung pada alat komunikasi gajet, yang akses dakwah mudah didapat di internet.
PELATIHAN DAI DAN LOMBA KULTUM DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH DDI JAWI-JAWI KELURAHAN BONE KECAMATAN SEGERI KABUPATEN PANGKEP Andi Hasriani; Samsudduha Samsudduha; Syamsuriah Syamsuriah
Jurnal Ilmiah Islamic Resources Vol 17, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiir.v17i2.85

Abstract

PKM ini merupakan salah satu wujud pengaplikasian Tri Darma Perguruan Tinggi, dibawah naungan LPkM. Program tersebut juga merupakan salah satu wujud kepedulian LPkM untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya siswa-siswa yang akan meyelesaikan pendidikan di sekolahnya, sehingga mereka memiliki kemampuan dan keterampilan (skill) khususnya dalam bidang dakwah. Siswa Madrasah Aliyah DDI Jawi-Jawi adalah obyek Program Kemitraan Masyarakat yang dipilih sebagai mitra dalam pengabdian ini dengan tujuan agar siswa memiliki keterampilan dan modal dasar untuk dapat menyampaikan dakwah kepada masyarakat yang membutuhkan.  Mereka diharapkan mampu berdiri dihadapan orang banyak dalam rangka menyampaikan amar ma’ruf nahi mungkar.  Jika mereka tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, setidaknya mereka sudah memiliki modal untuk digunakan dalam memberikan pesan kebaikan melalui dakwahnya, seperti sudah mampu untuk berdakwah di tengah masyarakat. Selanjutnya, jika mereka melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, diharapkan agar mereka sudah memiliki kemampuan dasar untuk tampil dan berani menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan berdiri di depan khalayak ramai. Adapun metode yang digunakan adalah metode partisipatif yakni melibatkan mitra dalam segala bentuk kegiatan pelatihan, diskusi maupun praktek. Pelaksana kegiatan pelatihan ini adalah dosen Fakultas Agama Islam sekaligus menjadi pemateri pelatihan dan juri dalam lomba kultum.  Lomba kultum yang diadakan setelah pelatihan adalah evaluasi kegiatan yang telah dilakukan.  Sekolah DDI Jawi- Jawi sangat mengharapkan pelatihan yang berkelanjutan untuk siswa yang belum diikutkan pelatihan ini. Pelaksanaan pengabdian ini mendapatkan hambatan sekaligus tantangan bagi pengabdi yaitu copid 19 yang menyebabkan sulit mengatur waktu sesuai jadwal yang telah disepakati dan juga adanya larangan tatap muka disekolah. Namun akhirnya kegiatan pengabdian dapat berjalan lancar dan berjalan sesuai target yang direncanakan
Peran Media dalam Berdakwah di Era Moderen Syamsuriah Syamsuriah
Jurnal Ilmiah Islamic Resources Vol 17, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiir.v17i1.70

Abstract

Urgensi media komunikasi di era moderen, sangat signifikan dalam menyampaikan pesan-pesan agama karena pesan yang disampaikan dapat diterimah secara bersamaan. Media yang sangat moderen dan canggih, antara lain media sosial, youtube, intagram,  internet dan elektronik, hal ini memudahkan para pendakwah menyampaikan pesan agama lebih efektif dan efiesien, hal ini juga harus ditunjang penguasaan tekhnologi yang berkaitan dengan media moderen. Dakwah lebih cepat sampai kepada sasarannya berkat media yang ada sekarang, tetapi kelihaian para pendakwah mempergunakan media  dituntut untuk tidak berhenti mempelajari teknologi moderen agar bisa mengusainya, sehingga pesan-pesan Agama dapat disampaikan kepada khalayak ramai atau lebih dikenal obyek dakwah. Zaman sekarang masyarakat lebih condong mencari Ilmu pengetahuan melalui jejaring sosial, hal inilah mengharuskan para penyampai pesan-pesan agama lebih lihai mempergunakan peluang ini untuk menyampaikan pesan-pesan dakwahnya.
Urgensi Pemahaman Moderasi Beragama di Indonesia Syamsuriah Syamsuriah; Ardi Ardi
Jurnal Ilmiah Islamic Resources Vol 19, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiir.v19i2.196

Abstract

Moderasi adalah memperlihatkan sikap yang tidak berlebihan dalam menyikapi  perbedaan yang ada dimasyarakat, baik dari segi budaya, suku ras dan agama,  sehingga kita dapat hidup berdampingan secara damai tampah ada gesekan atau konflik, sehingga  sejalan dengan pemahaman ajaran leluhur tentang nilai- nilai yang harus dijaga ,karena setiap daerah memiliki ciri has masing-masing sehingga dapat saling memahami, sehingga setiap daerah, dapat terjaga, dan tetap mempertahankan adat kebiasaannya tanpa ada gesekan diantara mereka dan inilah pentingnya memberikan wawasan   atau  pemahaman tentang moderasi kepada masyarakat yang pada akhirnya dapat menerima perbedaan, yang akan menciptakan suasana  hidup rukun, tenteram dan damai dalam bingkai kebinekaan.
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH PIMPINAN DALAM PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN AS’ADIYAH BABURRAHMAN GALUNG ERU KEC. GANTARANG KAB. BULUKUMBA: Penelitian Kualitatif Muh. Habib Kamal; Muh. Akil; Aidil Sudarmono; Syamsuriah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7550

Abstract

This study aims to: 1) Identify the media and communication strategies used by the leaders of Pondok Pesantren As’adiyah Baburrahman Galung Beru in the development of the pesantren, and 2) Understand the supporting and inhibiting factors in the development process. This research employs a descriptive qualitative approach with a da’wah perspective. Data was obtained from primary and secondary sources through techniques of observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the applied da’wah communication strategies encompass several main aspects, namely: the selection of credible communicators who understand the values of the pesantren; determining communication targets that include the general public, parents, and prospective students; constructing persuasive da’wah messages using the “Glamour Theory” and “One-side Issue” approaches; and utilizing various communication media such as public da’wah. digital media (Facebook), school visits, brochures, and billboards. This strategy involves internal communication (vertical and horizontal) as well as external communication to build a positive image of the pesantren. However, there are several obstacles in its implementation, such as limited human resources in the field of communication, suboptimal use of digital media in a professional manner, changing preferences of modern society, and competition with more established educational institutions. Therefore, the da'wah communication strategy needs to be developed adaptively and contextually according to the needs of the times. This study emphasizes the importance of a holistic communication approach as well as the improvement of facilities, infrastructure, and the mentoring system for students.
Strategi Komunikasi Guru Mengaji Dalam Meningkatkan Aklaqul Karimah Santri TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkkukang, Kota Makassar Muh, Nurwahidin Nasir; M. Akil; Syamsuriah; Nur Setiawati; Martini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7809

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Strategi Komunikasi Guru Mengaji Dalam Meningakatkan Akhlaqul Karimah santri TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah Strategi Komunikasi ini dapat meningkatkan akhlaqul karimah Santri dan Santriwati yang berada di TKA/TPA Nurul amin Sukaria Kelurahan Tamamaung Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Studi Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi guru mengaji dalam meningkatkan ahlaqul karimah santri di TKA/TPA Nurul Amin Sukaria dan memahami hambatan yang dihadapi oleh guru mengaji dalam melakukan pembacaan iqro kepada santri dan santriwati di TKA/TPA Nurul Amin Sukaria. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bersifat gambaran, kata-kata, tidak menekankan pada angka atau memaparkan kondisi objek yang akan diteliti sebagaimana adanya sesuai dengan kondisi yang harus sesuai pada penelitian yang dilakukan. Karena peneliti terjun langsung ke lokasi penelitian untuk mengamati dan memahami Kondisi dan pembinaan santri/santriwati dalam meningkatkan Akhlaqul Karimah Santri TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria. Berdasarkan Hasil Peneliti, Maka dapat disumpulkan yaitu bahwa Strategi komunikasi guru mengaji dalam meningkatkan Akhlaqul Karimah Santri/santriwati di TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria yaitu: Strategi Komunikasi Bil Lisan dilakuakn dengan cara: membaca Al- Qur’an,pembelajaran dinul islam untuk para santri dan santriwati dan uji hafalan santri, Strategi Komunikasi Bil Kalam Yaitu dengan cara: Menuliskan Al-Qur’an dan materi materi dinul Islam, Strategi Komunikasi Bil Hal dilakukan dengan cara: Berwudhu sebelum shalat ,menunaikan shlat lima waktu dan berdoa sebelum belajar. faktor penghambat guru mengaji dalam menanamkan nilai nilai agama di TKA/TPQ Nurul Amin Sukaria yaitu ada beberapa Aspek yang pertama Aspek internal, yang kedua Aspek Eksternal. Aspek Internal yaitu kurangnya percaya diri, dan semangat belajarnya rendah, ketidak disiplinan santri. Aspek Eksternal yaitu lingkungan kelurga yang kurang humoris, hubungan antar ayah dan ibu, memiliki teman sepermainan yang nakal.
JURNALIS SEBAGAI FAKTOR DETERMINAN BERITA PADA MEDIA ONLINE HERALD SULSEL Abu Humaydi Basri; Andi Hasriani; Ratika Nengsi; Muhammad Ishaq Samad; Syamsuriah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9037

Abstract

This study aims to describe the role of journalists in determining news quality and to identify the key factors influencing their performance at the online media outlet Herald Sulsel. The research adopts a qualitative approach using a phenomenological design. Data were collected through in-depth interviews and documentation involving journalists and editorial leaders at Herald Sulsel. The findings indicate that journalists play a central role in the news production process, from selecting story angles and verifying information to structuring and writing news content. Several key determinants influence their role, including educational background, work experience, editorial policies, time constraints, and work environment. The study concludes that news quality in online media is not solely determined by editorial systems but is also heavily dependent on the journalists’ competence, professionalism, and integrity. These results emphasize the importance of continuous professional development and editorial quality control to maintain public trust in the media.