Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) PELAKU USAHA BAWANG MERAH GORENG DI JATIREJO NGANJUK Sari Edi Cahyaningrum; Nuniek Heryastuti; Nurul Hidajati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n2.p91-97

Abstract

Intention of activity of this Pengabdian pada Masyarakat (PKM) is to conduct activity of training and is adjacent of partner Industri Kecil Menengah (IKM) in developing the effort shallot fry. Partner during the time have run the effort shallot fry traditionally, yielded to be product to be sold to whole sale. Special goals to be got by partner are skilled way of making shallot fry which with quality evaluated from health side and competent sell. Owning knowledge and earn system applied of management marketing and its business activity, owning good packaging and also have permission legality of is effort. Efektivity and of optimalization of program through giving of training and adjacent in making of shallot fry, giving training of managemen of marketing, assisting to make packaging desain and manage permission legality is effort. Results of this activity indicate that partner very enthusiastic followed of training phase and is adjacent effort which is conducted. Partner feel to like because its effort permission of its fair to middling quality of goodness, its legality also have fufilled big sebagain so that partner feel balmy to run the effort. Ability to produce shallot fry to be expected increasing so that will push society create employment and improving economics and production.
PEMBUATAN MINUMAN EMPON-EMPON DAN WEDANG ALANG-ALANG BAGI IBU-IBU DESA MARENGAN LAOK, KECAMATAN KALIANGET, KABUPATEN SUMENEP Tukiran Tukiran; Suyatno Suyatno; Nurul Hidajati; Leny Yuanita
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p23-29

Abstract

Ibu-ibu warga Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget, Sumenep diketahui bahwa mereka belum berpengalaman dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal dalam bentuk cair. Sementara itu bahan untuk membuatnya banyak ditanam di sekitar rumah warga atau dengan mudah dapat diperoleh di pasar terdekat. Banyaknya warung-warung makanan, toko, dan tempat penginapan yang berada di wilayah Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget Sumenep ditambah lagi Sumenep sebagai kota wisata sangat mendukung penjualan produk minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Oleh karena itu, tim pelaksana mencoba memberikan kegiatan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga warga desa tersebut untuk meningkatkan keterampilannya dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal yang hasilnya dapat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Pelatihan pembuatan berbagai minuman kesehatan berbasis herbal berbentuk cair yaitu sirup empon-empon dan wedang alang-alang yang siap dijual di warung dan toko jamu. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dengan melibatkan 9 orang ibu rumah tangga desa Marengan Laok yang diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal, dan diakhiri dengan refleksi/umpan balik serta pemberian angket. Target kegiatan PKM ini adalah meningkatnya keterampilan ibu-ibu rumah tangga desa Marengan Laok dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal. Adapun hasil angket dapat diketahui bahwa kegiatan PKM dinyatakan telah berjalan dengan baik dan peserta mampu memahami dan terampil dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Saran peserta antara lain lama waktu pelatihan hendaknya ditambah, frekuensi pelatihan hendaknya sesering mungkin, dan ragam minuman kesehatan berbasis herbal ditambah lagi.
EFFECTS OF KIDABELA MUSIC AND DANCE INTEGRATION ON PRESCHOOL CHILDREN’S LOCOMOTOR SKILLS Mistalis Taborat; Nurul Hidajati; Anisah Zhafirah; Nurul Khotimah
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.253

Abstract

Locomotor competence is a foundational component of early childhood physical development and can be strengthened through structured, developmentally appropriate movement experiences. This study examined whether the integration of Kidabela music and dance was associated with improved locomotor skills among children aged 5–6 years in Ambon, Indonesia. A quantitative quasi-experimental pretest–posttest control-group design involved 30 purposively selected children from one early childhood education institution, with 15 children in the experimental group and 15 in the control group. The experimental group participated in Kidabela music-and-dance activities for approximately four weeks, with activities lasting about 30–40 minutes, while the control group continued the institution’s regular learning activities. Locomotor performance was assessed through an observation rubric covering walking, running, two-foot jumping, repeated jumping with balance, and balance while moving. The reported posttest mean was higher in the experimental group (M = 85.40) than in the control group (M = 70.20), t(28) = 6.872, p < .001, mean difference = 15.20, 95% CI [10.67, 19.73], Cohen’s d = 2.51. The findings indicate a large unadjusted group difference and suggest that culturally contextualized music-and-movement activities may support locomotor performance. However, causal interpretation is limited by the small non-randomized single-site sample, incomplete intervention and measurement documentation, and the absence of a baseline-adjusted analysis.