Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Melalui Program Bimbingan Belajar Berbasis Komunitas di Desa Klampokarum Lumajang Arifatul Ma’ani; Siti Amaliati; Eva Andriani; Syovinatus Sholicha; Agregat Illah Nur Yanuar; Dimas Andriansyah; Auliya Nuriza Putri; Bustomi Arisandi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i2.5786

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to improve student learning achievement through the implementation of a community-based tutoring program in Klampokarum Village, Lumajang Regency. The program was designed in response to the educational gaps experienced by Elementary School students, particularly those facing academic difficulties. The approach used integrates collaborative learning methods with active community participation, in order to form an inclusive and sustainable education support system. The implementation of the program is carried out through structured guidance sessions that include core subjects, namely Mathematics, Indonesian, and Social Natural Sciences (IPAS). The activity takes place five times a week during the period from April to May 2025. This program involves students from local universities as tutors, as well as community members as facilitators, thus creating synergy between the academic world and the local community. The results of the evaluation showed that 85% of the participants experienced a significant increase in academic achievement and learning motivation. The program also succeeded in creating an interactive learning environment and supporting the active involvement of the community in the educational process. Despite the challenges of limited facilities and access to transportation, the effectiveness of the program was maintained thanks to the commitment and collaboration of the parties involved. This initiative makes a real contribution to equitable access to education in rural areas and strengthens community empowerment through a community-based approach. These findings suggest that educational interventions designed in a participatory and contextual manner have great potential to improve the quality of learning and build a sustainable education ecosystem.
Studi Komparasi Model Pembelajaran PAI Antara Peserta Didik Program Unggulan Dan Smart Tahfiz Kelas 1 MINU Trate Putri Gresik Anisatul Mahbubah; Siti Amaliati
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Prodi PAI STIT Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran yang diterapkan di MINU Trate Putri Gresik. Sebagai obyek dari penulisan ini adalah MINU Trate Putri Gresik. Penulisan ini merupakan perbandingan antara model pembelajaran yang diterapkan pada program kelas unggulan dan program kelas smart tahfiz kelas 1. Pada penelitian ini peneliti meninjau kembali bagaimana proses belajar dalam madrasah, peneliti mendapatkan banyak hal baik secara pengamatan maupun informasi tentang proses pembelajaran di program Unggulan dan Smart Tahfiz yang dimana pada kedua program ini menerapkan proses pembelajaran yang berbeda. Pada proses pembelajarannya dua kelas ini sedikit terdapat perbedaan dalam modelnya. Yang mana pada program unggulan menggunakan model pada umumnya sedangkan pada program smart tahfiz pembelajarannya menggunakan model yang ditambahi dengan pembelajaran al-Qur’an. Dengan berbedanya dua program kelas ini maka berbeda pula model dalam pembelajaran peserta didik di program ini pula. Hasil dari model pembelajarannya yang dapat terlihat secara langsung yaitu berbedanya kebiasaan anak dalam setiap melakukan kegiatan disekolah. Pada pengamatan penulisan ini penulis menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mencari data yang pasti. Dengan melihat proses pembelajaran seperti itu penulis melakukan pengamatan dan membandingkan antara model pembelajaran di program unggulan dan program smart tahfiz. Dan dari pengamatan yang dilakukan penulis dapat dihasilkan bahwa model pembelajaran antara dua program ini hampir sama dalam modelnya tetapi berbeda dalam prosesnya.