Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Potensi Campuran Bubuk Meniran (Phyllanthus Niruri) dan Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp.) Melinda Kustiana; Dewi Nurmalita Suseno
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 12, No 1 (2021): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v12i1.79

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi campuran tepung meniran dan bawang putih dicampur dalam pakan (pellet) untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan lele dilihat dari pertumbuhan ikan lele dengan mengukur ABW, ADG, dan SR ikan, Dosis pakan yang dicampurkan dengan tepung meniran dan bawang putih yaitu  (B1) meniran 5gr/kg + bawang putih 20 gr/kg pakan, (B2) meniran 10 gr/kg + bawang putih 40 gr/kg pakan, dan  (B0) kontrol, perlakuan ini dilakukan selama 3 minggu masa pemeliharaan. Hasil pengukuran yang memiliki nilai tertinggi ABW dan ADG ialah pada perlakuan (B1) dengan pemberian simplisia dosis meniran 5 g/kg dan bawang putih 20 g/kg. Terjadi kematian ikan pada hari ke­3, dengan SR terendah diperoleh oleh (B2) sebanyak 93%, dan SR tertinggi diperoleh 100% oleh perlakuan (B1).
Analisis Kadar Histamin pada Produk Olahan Ikan Pindang di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Menggunakan ELISA Budi Rianto Wahidi; Adi Suseno; Dewi Alima Nostalia Suseno; Dewi Nurmalita Suseno; Nisa Hakimah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.523 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1791

Abstract

Histamin merupakan salah satu indikator keamanan mutu pangan untuk produk olahan ikan. Histamin dimungkinkan terkandung pada ikan pindang karena beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar histamin pada ikan pindang yang dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya dan kenaikan kadar histamin pada ikan pindang. Sampel ikan pindang diperoleh dari beberapa pasar tradisional di Sidoarjo dan diuji menggunakan metode ELISA. Hasil uji terhadap beberapa parameter menujukkan bahwa nilai pH berkisar antara 6,05 – 6,95; kadar air 13,11 – 27,79%; kadar garam 6,71 – 12,31%; dan kadar histamin 4,143 – 11,450 ppm. Kadar histamin tertinggi diperoleh dari sampel ikan pindang dengan kadar air yang tinggi dan kadar garam yang rendah.
EFEKTIVITAS PROBIOTIK TERHADAP EFISIENSI PAKAN DAN ULAS DARAH IKAN KOMET (Carassius auratus) Dewi Nurmalita Suseno; Indah Puspitasari; Shara Jayanti
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 13, No 2 (2022): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v13i2.137

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi efektivitas pemberian probiotik kepada efisiensi pakan dan dalam darah ikan komet sebagai parameter kesehatan ikan. Dosis pakan yang dicampurkan dengan probiotik ialah yaitu (A0=kontrol; A1=50ml/kg; A2=100 ml/kg ml/kg; A3=200 ml/kg; A4=400 ml/kg) dilakukan selama ± 1,5 bulan masa pemeliharaan. Hasil perhitungan FCR perlakuan A2 hasil analisa varian menggunakan kruskal wallis pada FCR ikan komet menunjukkan adanya perbedaan signifikan (P=0,012) antara ikan yang diberikan dosis probiotik yang berbeda , serta ikan mas komet mampu meningkatkan respon imunitas ikan terhadap antigen yang masuk dalam tubuh ikan,  hal ini dibuktikan dengan peningkatan jumlah leukosit dan jumlah aktifitas fagositosis pada preparate ulas darah 
Pemberdayaan Pembudidaya Udang melalui Pelatihan Pencegahan Penyakit Berbasis Imunostimulan di Desa Segorotambak Sidoarjo: Empowerment of Shrimp Farmers through Immunostimulant-Based Disease Prevention Training in Segorotambak Village, Sidoarjo Anja Asmarany R; Era Insivitawati; Budi Rianto Wahidi; Nisa Hakimah; Budi Sugianti; Tri Ari Setyastuti; Shara Jayanti; Dewi Nurmalita Suseno
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.30758

Abstract

Budidaya udang di Desa Segorotambak, Sidoarjo, menghadapi risiko penyakit yang meningkat akibat patogen serta penggunaan bahan kimia dan antibiotik yang masih dominan. Kondisi ini menuntut adanya alternatif pengelolaan kesehatan yang lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam pencegahan penyakit melalui pemanfaatan imunostimulan alami. Mitra kegiatan adalah pembudidaya udang di Desa Segorotambak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan partisipatif pembuatan imunostimulan Catappafish, serta pendampingan penerapan di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan kesehatan udang serta mempraktikkan pembuatan dan aplikasi imunostimulan secara mandiri. Penerapan Catappafish memberikan dampak positif terhadap kualitas air dan pertumbuhan udang berdasarkan hasil observasi lapang dan tanggapan peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan kategori baik hingga sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya, tetapi juga mendorong adopsi teknologi berbasis bahan alami sebagai upaya mendukung praktik budidaya udang yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.