Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENCATATAN NAMA PADA DOKUMEN KEPENDUDUKAN MENURUT PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 73 TAHUN 2022 Farida Nur Aini; Oti Kusumaningsih
PARADIGMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): PARADIGMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Department of Public Administration, University Wijaykusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A name is a term used to address someone and as personal identification on citizen documents. The recording of names on citizen documents needs to be regulated as a guideline for residents and officials authorized to carry out records to facilitate public services. The government issued Permendagri number 73 of 2022 as guidelines for recording names, guidelines for writing names on citizen documents, and increasing legal certainty on citizen documents. Apart from that, it is also to facilitate public administration services, legal protection, fulfillment of constitutional rights and realize orderly public administration.
Penerapan Kolaborasi antara Pemerintah Desa, Masyarakat dan Akademisi dalam Penguatan Kelembagaan dan Penanaman Pohon Rosidin; Susiyanto; Sri Indarti; Farida Nur Aini
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i1.8098

Abstract

Desa Rindu Hati, Kabupaten Bengkulu Tengah, menghadapi tantangan degradasi lingkungan akibat alih fungsi lahan dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam. Di sisi lain, kapasitas kelembagaan desa dalam menginisiasi program berbasis lingkungan masih terbatas. Melalui pendekatan Administrasi Publik, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam program penghijauan sekaligus memperkuat kelembagaan desa agar mampu merancang kebijakan berkelanjutan. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk Mendeskripsikan model sinergi multipihak dalam program penanaman pohon, Menganalisis dampak penguatan kelembagaan desa terhadap partisipasi masyarakat, dan Memberikan rekomendasi kebijakan berbasis temuan lapangan. Metode Kegiatan dilaksanakan dengan metode participatory action research (PAR), meliputi: FGD dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk identifikasi kebutuhan. Pelatihan administrasi pengelolaan lingkungan bagi aparatur desa. Aksi kolektif penanaman 500 bibit pohon (produktif dan endemik) melibatkan 100 peserta dan Pendampingan pembentukan kelompok kerja (pokja) lingkungan desa. Hasil dan Temuan Inovatif yaitu terbentuknya Pokja Hijau Desa sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam monitoring lingkungan.