p-Index From 2021 - 2026
8.417
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Adaptasi Masyarakat Permukiman Pelantar dalam Menghadapi Kesulitan Air Bersih di Kelurahan Tanjung Unggat Samnuzulsari, Tri; Rahmawati, Nanik; Hadi, Afril
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Masyarakat Maritim
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan yang dialami masyarakat permukiman pesisir yang berada di atas pelantar di Kelurahan Tanjung Unggat, terjadi karena berbagai faktor seperti kondisi tempat tinggal masyarakat merupakan daerah dengan topografis tanah yang tidak bisa untuk mendapatkan sumber mata air bersih yang baik, faktor perubahan cuaca dan ditambah lagi dengan kondisi perekonomian masyarakat pesisir yang cenderung berpenghasilan rendah dan tidak menentu. Dengan kesulitan yang terjadi tersebut, masyarakat berusaha melakukan berbagai tindakan adaptasi (penyesuian) secara kolektif untuk mengatasi permasalahan air bersih yang telah sejak lama terjadi hingga sampai saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk modal sosial yang timbul dari proses adapatasi yang di lakukan masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel (purposive sampling) menetapkan 10 orang masyarakat dari 2 Rukun Tetangga (RT) sebagai informan penelitian. Teknik analisis data dianalisi secara kualitatif, berdasarkan dukungan teori yang berkaitan dengan objek penelitian dan hasil wawancara serta observasi yang kemudian akan ditarik suatu kesimpulan hasil penelitian. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini adalah menggambarkan sumber dan kapasitas penggunaan air bersih masyarakat permukiman pelantar di Kelurahan Tanjung Unggat yang cukup jauh dari permukiman serta air tersebut tidak dapat di nikmati secara berlebihan. Sehingga dengan upaya berdaptasi masyarakat mencoba mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Tindakan adapatasi timbul karena adanya modal sosial yang sangat kuat di dalam masyarakat permukiman pelantar di Kelurahan Tanjung Unggat yang berupa jaringan (kerjasama) membangun sarana air bersih, kepercayaan antar sesama dalam menjaga dan merawat fasilitas yang ada, dan nilai (etos kerja) yang timbul dari kesulitan yang terjadi, serta norma sebagai dasar ketaatan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan tujuan keberhasilan pembangunan.
Rasionalitas Member dalam Bisnis Multilevel Marketing (Studi Tentang Member Melia Sehat Sejahtera di Kota Tanjungpinang Liandra, Randal; Rahmawati, Nanik
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Maritim
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis Multi Level Marketing mengalami perkembangan di lingkungan masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Tanjungpinang tepatnya di Melia Sehat Sejahtera. Fokus penelitian ini ada pada rumusan masalah yaitu: bagaimana rasionalitas member yang memilih bergabung dan menjalankan bisnis Multi Level Marketing Melia Sehat Sejahtera. Rasionalitas masyarakat yang memilih menjadi member dapat dianalisis menggunakan Teori Pilihan Rasional dan konsep-konsep dari James Coleman tentang pilihan rasional yang meliputi konsep diri, kepentingan, nilai, kekuatan, dan tindakan. Adapun hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah bahwa dasar rasionalitas member dalam menjalankan bisnis Multi Level Marketing awalnya karena tergiur dengan keuntungan yang besar yang akan di dapatkan melalui bisnis ini. Terdapat temuan lain bahwa ternyata masyarakat yang menjadi member Multi Level Marketing menggunakan cara yang berbeda-beda pada saat mendaftar menjadi member
Taxi Dan Prostitusi Terselubung Di Kota Tanjungpinang Rahmawati, Nanik; Rahman, Tyka
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Masyarakat Maritim
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v3i1.1740

Abstract

Prostitusi yang menyatu dengan bisnis taxi ini berjalan begitu sistemik. Berangkat dari pola-pola para penyedia jasa transportasi berupa taxi, yang kemudian berkembang pada penyedia jasa transportasi plus. Jasa transportasi sekaligus jasa penyedia perempuan penghibur ikut subur. Pemberlakukan paket pemesanan taxi ini pada akhirnya menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan. Mendongkrak pendapatan jasa sewa taxi karena mampu menyiapkan para perempuan yang telah dipesan. Perempuan-perempuan ini dipesan dalam rangka liburan para tamu tadi. Pemesan biasanya melakukan transaksi melalui pesan singkat maupun telpon. Transaksi terjadi dengan mudah dengan teknologi yang tengah berkembang. Problematika praktik tersebut merupakan indikasi dari munculnya keuntungan yang sangat besar bagi pihak-pihak tertentu yang terlibat. Aman dari jangkauan para pengambil kebijakan, meski di sisi lalin juga membawa masalah. Sebuah bukti bahwa praktik prostitusi begitu menjanjikan bagi siapapun yang terlibat dalam bisnis tersebut, karena hasil yang didapat juga besar. Bagian dari fenomena berkembangnya kota, dalam lingkup wiayah perbatasan. Problematika praktik tersebut merupakan indikasi dari munculnya keuntungan yang sangat besar bagi pihak-pihak tertentu yang terlibat. Dimana ini terjadi karena masyarakat melakukannya secara sadar, tersistem, dan berkelanjutan. Sebuah paktik jual beli yang langgeng, terstruktur, beresiko, namun juga menggiurkan bagi sebagian orang.
KESIAPAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA PASCA TAMBANG TIMAH ILEGAL DI PULAU SINGKEP Marisa Elsera; Muhammad Irwies; Nanik Rahmawati
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.8.1.85-100

Abstract

Aktivitas tambang illegal yang semakin menjamur perlahan memberikan dampak berupa kerusakan lingkungan yang berpotensi memunculkan bencana yang berdampak pada masyarakat sekitar. Oleh karena itu diperlukan kesiapan masyarakat menghadapi bencana pasca tambang timah illegal di Pulau Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur, partisipasi, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan masyarakat yang ada dilihat dari dua aspek secara konvensional dan secara modern. Persiapan-persiapan yang ada berupa persiapan teknis dan mendasar seperti munculnya kesadaran untuk merubah proses pengerjaan dan penggunaan alat berat untuk pertambangan, belum terlalu signifikan terhadap penanggulangan mengenai potensi yang sudah muncul bahkan berpotensi muncul bencana yang lainnya.Kata Kunci : Kesiapan Masyarakat, Sistem Kerja, Tambang
The Strategy of Strengthening Pancasila Ideology In The Digital Age Oksep Adhayanto; Nazaki Nazaki; Nanik Rahmawati; Dewi Haryanti; Nurhasanah Suwardi; Rilo Pambudi
Pancasila and Law Review Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.125 KB) | DOI: 10.25041/plr.v2i2.2396

Abstract

This research attempts to analyze the implementation of the Pancasila ideology amid current digitalization. One of the markers of this digital era is the erosion of space and national boundaries for every citizen. Indonesia's large population can be a strength or weakness of the Pancasila ideology. For this reason, systematic steps are needed to make the values of Pancasila remain as a way of life for the Indonesian. This type of research is normative research that uses literature as a primary data source. The presentation of the data is conveyed by a qualitative descriptive method. The conclusion of this study is the need to strengthen Pancasila ideology in the digital era through efforts to reaffirm the fundamental values of Pancasila to society in general and the younger generation in particular. To ground the values of Pancasila, it is deemed necessary to involve millennial participation through digital influencer programs and the development of digital literacy based on Pancasila values and the doctrine of national values.
SIKAP NELAYAN TERHADAP BANTUAN ALAT TANGKAP DI DESA KELARIK UTARA KABUPATEN NATUNA Habibah Habibah; Nanik Rahmawati; Rahma Syafitri
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 19, No 1 (2021): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.707 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v19i1.7964

Abstract

Kegiatan perikanan tangkap memiliki arti penting bagi sebagian besar masyarakat pesisir di Kabupaten Natuna. Kegiatan penangkapan ikan sangat berpengaruh terhadap kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Guna menunjang kegiatan nelayan di Desa Kelarik, Pemerintah memberikan bantuan alat tangkap yang diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan. Dalam perjalanannya, bantuan tersebut ada yang dimanfaatkan namuan ada juga bantuan yang diberikan tidak dimanfaatkan oleh nelayan. Penelitian ini dilakukan guna menjawab permasalahan tentang sikap nelayan terhadap bantuan alat tangkap dari pemerintah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan sikap nelayan Desa Kelarik Utara Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna terhadap bantuan alat tangkap. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, peneliti mendapati bahwa nelayan di Desa Kelarik rata-rata berpendidikan rendah. Sikap nelayan terhadap bantuan alat tangkap dari pemerintah terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu bersikap positif, bersikap negatif, dan bersikap netral (pasrah). Sikap-sikap tersebut dipengaruhi oleh, pengalaman, orang lain, pendidikan, agama, kebudayaan dan emosional.
Intervensi Masyarakat Suku Laut oleh Tokoh Agama di Kepulauan Riau Marisa Elsera; Nanik Rahmawati; Annisa Valentina
Indonesian Journal of Religion and Society Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Indonesian Center for Religion and Society Studies (InTReSt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36256/ijrs.v4i1.266

Abstract

The Sea Tribe is one of the indigenous peoples who are still isolated in the Riau Archipelago. The lifestyle, which is very simple in all aspects, makes the Sea Tribe far from the level of welfare. In order to improve their standard of living, traditional and religious leaders have emerged who accompany people who are classified as closed. The roles and functions of these community leaders are seen in the development of the sea tribe. Qualitative research method with a descriptive approach. Data obtained through structured interviews with interview and observation guidelines and documentation. The selection of informants using purposive sampling technique. The data analysis technique is data reduction from the results of interviews with marine tribal communities then presenting the data presented in the form of narrative descriptions, as well as verification or drawing conclusions. The results of the study found that religious leaders were quite successful in carrying out social interventions in the form of spreading religious teachings to the Sea Tribe community, acting as motivators, religious leaders providing guidance and consultation, religious leaders helping empower the Sea Tribe community. As change agents, religious leaders provide assistance and socialization in spiritual, social, administrative, economic and health aspects. As a target of change, the sea tribes opened themselves to the assistance provided by these religious leaders.
Penyintas Covid-19 Dimasa Pandemi Studi Kasus Kelurahan Kampung Bulang Kecamatan Tanjungpinang Timur Hartika Lestari; Nanik Rahmawati; Rahma Syafitri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11008

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang terdampak virus covid-19. Kecepatan dan penularan yang begitu cepat membuat virus ini dapat menyerang semua lapisan masyarakat tanpa memandang kasta, jabatan, dewasa dan orang tua bisa saja terpapar. Hal ini berdampak pada psikologis yang menyebabkan ketakutan dan kepanikan yang dapat mempengaruhi mental manusia dan bagi yang positif terpapar cenderung akan dikucilkan di masyarakat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Dalam menentukan informan peneliti menggunakan purposive sampling atau menentukan terlebih dahulu kriteria-kriteria informan. Adapun data yang diperoleh merupakan hasil dari data penelitian yang dianalisis lalu dilakukan kesimpulan. Hasil penelitian menentukan bahwa solidaritas masyarakat Kampung Bulang adalah solidaritas mekanik dan organic solidaritas mekanik dibuktikan dengan segala aspek kehidupan masyarakat dilakukan secara bersama-sama yang didasarkan atas dasar senasib sepenanggungan. Adapun solidaritas organik pada masyarakat Kelurahan Kampung Bulang masyarakat membuat mereka ikut andil dalam membantu atau mendukung solidaritas masyarakat baik itu berupa materi atau tenaga sehingga dapat saling terbantu antara satu dengan yang lain.
Motif Sarjana Non Keguruan Untuk Menjadi Guru di Kelurahan Tanjung Berlian Kota Kecamatan Kundur Utara Nurapitasari Nurapitasari; Nanik Rahmawati; Siti Arieta
Social Issues Quarterly Vol 1 No 2 (2023): Social Issues Quarterly (January)
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.688 KB)

Abstract

One of the advancements of a country in educating the life of every nation, school is a place to get education, where every school cannot be separated from the role of a qualified, responsible teacher to carry out learning. The teaching profession is of great interest to the undergraduate community (S1), so there is a mismatch in the background of the teaching profession. The purpose of this study was to find out the motives of non-teacher graduates to become teachers in Tanjung Berlian Village, Kota Kundur Utara District. This research uses a qualitative descriptive approach. Research informants are teachers, principals, parents of students. The theory used in this research is social mobility. The results of the research are seen from the indicators, namely 1) job opportunities, namely by having a school where the teaching profession is needed, so that it becomes a job opportunity for bachelor's degrees (S1). 2) Social status, that is, with minimal parental background, the teaching profession is needed in educating, teaching, and guiding their children. So that the teaching profession has a high position, the community environment.
Married By Accident (MBA) in The Community of Kampung Simpangan Kusumay Saroh; Nanik Rahmawati; Rahma Syafitri
Social Issues Quarterly Vol 1 No 3 (2023): Social Issues Quarterly (April)
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The changing times due to modernization are affecting people's lives. The amount of information about promiscuous sexual behavior that enters society without social control causes many teenagers to engage in promiscuity, resulting in pregnancies out of wedlock. This often forces them to marry or get Married By Accident. The aim of this research is to find out how families respond to marriages outside of marriage or marriages by accident. The method used in this research is qualitative research with a descriptive approach. Data was obtained through observation, interviews, and documentation. The sampling technique used was purposive sampling. The criteria for informants in this study were teenagers and parents who had accidentally married. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that there has been a social change in the Simpang Village community. The family's response to getting married accidentally was characterized by anger, disappointment, sadness, and shame due to the family's disgrace. Therefore, the marriage was carried out to remove the shame and responsibility of the man who had impregnated the woman. Social change in the Simpang Village community has led to social functions and dysfunctions. Latent functions are considered as hidden and unexpected functions, and manifest functions are considered as real or expected functions. Marriage by accident has latent or hidden functions, namely eliminating shame, covering family disgrace, preventing slander, and being responsible for the man who has impregnated the woman. Meanwhile, dysfunction is due to social changes caused by marriages due to accidents, such as getting pregnant out of wedlock, which is a family disgrace and has become a taboo thing that has become commonplace in society.
Co-Authors Agung Yuda Pratama Agustina Agustina Aldi Sahputra Altarizan Altarizan Altarizan Altarizan Anggriawan, Dedi Annisa Valentina Annissa Valentina Bambang Suhito Chia Savitri Ciciana Dedi Anggriawan Dewi Haryanti Dionisius, Matheus Jhontua Emmy Solina Enji Epriadi Erika Irmawati Putri Fanny wardani Ferik Juanda Firdawati Firdawati Futi Sherly Asrilla Habibah Habibah Hadi, Afril Handre Kurnia S. Hartika Lestari Heri Syahputra Lingga Igiasi, Teguh Sentiadika Indra Bastian Tahir Isyandi, Ari Kusumay Saroh Lela Nur Shahida, Lela Nur Shahida Liandra, Randal Maria Susanti Maria Susanti Marisa Elsera Masyitah Muhamad Andreansyah Muhamad Andreansyah Muhammad Aditya Muhammad Irwies Nabila Zikri Ramadhanti Naomi Prilda Siagian Nazaki Nazaki Nazaki Nazaki niko, Nikodemos Nikodemus Niko, Nikodemus Nurapitasari Nurapitasari Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Oksep Adhayanto Pransisca, Shelvia Puspita Ramayanti Putri Agustina Rahma Syafitri Rahma Syafitri Rahman, Tyka Ramadhanti, Nabila Zikri Raudatul Awalia Renaldi Renaldi Riko Kurniadi Rilo Pambudi. S Rizki Aprileo Ruth Celline Deon Br Galingging Safitri Ramayani Salko, Elvin Yofinda Sapariah Sapariah Sarmila Simanjuntak, Tabita Rumondang Viamaura Sintia Nurizan Putri Siti Aisah Siti Arieta Sri Lestari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudirmawati Laia Suryaningsih Suryaningsih Syafiti, Rahma Syafitri, Rahma Tambunan, Friska Flisilia Taufiqqurrachman Taufiqqurrachman Taufiqurrahman Taufiqurrahman Teguh Setiandika Igiasi Tri Samnuzulsari Uly Sophia Wardi Wulan Safitri, Wenny Yudhanto Satyagraha A Yudhanto Satyagraha Adiputra Yulianda, Ririn Hersa