Dwi Prabowo
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPIMALISASI PUPUK CAIR URINE SAPI BUNTING DAN SLURY BIOGAS METODE NANOMETER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS RUMPUT GAJAH , Sufiriyanto; Hastuti, Hj. Sri; Prabowo, Dwi; Setyawati , S.J.A; Yuwono, Endro; Andriyani, Juni; , Pudjiarti
Prosiding Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Prosiding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Eksperimental Farm, membuat pupuk rair organik dari urine sapi betina bunting dan limbah biogas cair slury yang di rubah strukturnya menjadi nanometer. Untuk mengetahui uji kualitas dilakukan uji pada produktivitas rumput . Proses teknologi nano secara garis besar adalah urine atau cairan slury diproses urease fermentasi, di fraksinasi elektromagnetik dan hasil fraksinasi nano, dengan partikel berukuran nanometer maka pupuk yang diberikan langsung siap pakai di daun karena partikel nano(nanometer) menembus ke daun melalui stomata daun. Pupuk cair organik nanometer diuji keberhasilannya dengan rancangan percobaan Acak Lengkap dilanjutkan Uji beda nyata jujur produktivitas rumput gajah Penelitian dengan tiga perlakuan, aras dosis 0.5ml, 1,5ml dan 3ml per liter air, ulangan 3 kali per unit dan setiap unit berisi 21 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan pupuk cair urine sapi bunting menunjukkan produktivitas optimal pada dosis 0,5 ml/liter air sedangkan pupuk cair organik bahan dasar slury memberikan produktivitas optimal pada dosis 3ml/liter air
Pengaruh Penataan Ruang Terhadap Kenyamanan Thermal Kawasan Berdasar Climate Sensitive Urban Design di Kauman Semarang Pamurti, Andarina Aji; Rahman, Ratna Ayu Permatasari Arief; Prabowo, Dwi
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 2 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i2.4940

Abstract

Kota dengan perkembangannya memiliki penataan ruang yang terencana maupun berkembang secara organik. Kawasan Kauman merupakan kampung para santri di masa lampau dan kini telah mengalami perubahan menjadi kawasan perdagangan dan jasa. Kawasan Kauman memiliki penataan ruang dengan kepadatan bangunan yang tinggi dan kurangnya vegetasi. Aktivitas perdagangan dan jasa di Kauman dengan iklim tropis Semarang membutuhkan penataan ruang yang baik secara kenyamanan thermal berdasar climate sensitive urban design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penataan ruang terhadap kenyamanan thermal kawasan di Kauman. Metode penelitian yaitu kuantitatif, untuk mengetahui pengaruh kedua variabel tersebut menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah penataan ruang kaitannya dengan geometri, orientasi, dan penataan vegetasi berpengaruh terhadap temperatur lingkungan di kawasan Kauman Semarang. Kawasan Kauman secara Temperature Humidity Index (THI) termasuk dalam kategori tidak nyaman. Penataan ruang direkomendasikan yaitu maksimal bangunan 2 lantai, menggunakan sunshading device pada bangunan dan koridor jalan, dan penataan vegetasi menggunakan pot dan vertical garden pada setiap bangunan supaya adanya pembayangan di koridor jalan.
APLIKASI TES BUTA WARNA DI PUSKESMAS KESESI BERBASIS ANDROID Khambali, Ahmad; Prabowo, Dwi
Jurnal Surya Informatika Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Surya Informatika, Vol . 6, No. 1, Mei 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryainformatika.v6i1.335

Abstract

Salah satu gangguan yang terjadi pada mata adalah buta warna. Buta warna adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu yang bisa dibedakan oleh orang dengan mata normal. Aplikasi ini dibuat berdasarkan masalah pada penggunaan kertas untuk tes konvensional yang bersifat mudah robek dan pemudaran warna apabila sudah lama terpakai membuat pengetesan tidak lagi menjadi sempurna. Metode perancangan dan pengembangan aplikasi ini menggunakan model Waterfall. Metode waterfall melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan system lalu menuju ketahapan analisis, desain, coding, testing / verification, dan maintenance, sehingga pengerjaan dari suatu system dilakukan secara berurutan atau secara linier. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa aplikasi tes buta warna pada Puskesmas Kesesi dalam bentuk aplikasi Android. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membantu dalam melakukan pemeriksaan awal kesehatan mata serta menambah pengetahuan seputar buta warna. Kata Kunci : Android, TesButa Warna, dan ReactNative. ABSTRACT One of the disorders that occur in the eye is color blindness. Color blindness is a condition where a person cannot distinguish certain colors that can be distinguished by people with normal eyes. This application is made based on problems in the use of paper for conventional tests that are easily torn and color fading if it has long been used to make testing no longer perfect. The method of designing and developing this application uses the Waterfall model. The waterfall method approaches systematically and sequentially starting from the level of system requirements and then towards the analysis, design, coding, testing / verification, and maintenance, so that the execution of a system is carried out sequentially or linearly. The results of this study are in the form of a color blind test application at the Kesesi Health Center in the form of an Android application. With this application, it is expected to provide convenience for the community to assist in carrying out initial eye health checks and increase knowledge about color blindness. Keywords: Android, TesButa Color, and ReactNative