Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penggunaan Briket Batubara Sebagai Bahan Bakar Pada Proses Peleburan Perak Dan Kuningan Suheryanto, Dwi; Marjono, Marjono
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No. 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v0i16.1072

Abstract

Briket Batubara adalah hasil olah lanjut dari batubara yang penggunaannya dalam  proses peleburan menggunakan tungku pelebur bentuk silindris dengan penyuapan angin dari blower. Peleburan perak dan kuningan dengan menggunakan bahan bakar briket batubara dilakukan dalam tungku yang berbentuk silindris, Dari hasil peleburan logam perak maupun kuningan, temperatur yang dapat dicapai melebihi titik leleh (melting point) dari kedua logam tersebut yaitu 128°C. Briket batu bara yang digunakan untuk peleburan 1 kg kuningan sebanyak 995,32 gram atau setara dengan Rp348,362, sedang untuk peleburan perak 775,20 gram atau setara dengan Rp264,32,-.Briket Batubara adalah hasil olah lanjut dari batubara yang penggunaannya dalam  proses peleburan menggunakan tungku pelebur bentuk silindris dengan penyuapan angin dari blower. Peleburan perak dan kuningan dengan menggunakan bahan bakar briket batubara dilakukan dalam tungku yang berbentuk silindris, Dari hasil peleburan logam perak maupun kuningan, temperatur yang dapat dicapai melebihi titik leleh (melting point) dari kedua logam tersebut yaitu 128°C. Briket batu bara yang digunakan untuk peleburan 1 kg kuningan sebanyak 995,32 gram atau setara dengan Rp348,362, sedang untuk peleburan perak 775,20 gram atau setara dengan Rp264,32,-.
PENGARUH TEMPERATUR EKSTRAKSI ZAT WARNA ALAM DAUN JATI TERHADAP KUALITAS DAN ARAH WARNA PADA BATIK Satria, Yudi; Suheryanto, Dwi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 33 No. 2 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v33i2.1628

Abstract

Negative impacts especially synthetic dye carcinogenic effect on the environment and the user so natural coloring is now starting to be used because environmentally friendly. The influence of temperature variations on the quality and color direction using natural color teak leaves for batik cloth needs to be examined because the color of the fabric will decline due pelorodan process. The young leaves teak (Tectona grandis) have a wide and large size, used to dye woven materials, have reddish brown color. The method used was variation temperature extraction of 50°C, 75°C and 100°C, fixation of alum, lime, prusi and lotus as well as testing the quality and direction of color. Variations in temperature extraction of teak leaves on cotton fabric and silk using a waterbath expected to know the quality and direction of the colors in batik. Results of testing the fastness to light and washing 40°C for extraction of teak leaf temperature of 50°C, 75°C and 100°C in cotton and silk with fixation alum, lime, prusi or lotus shows good scale with a value of 4 or 4-5. Natural color solution teak leaves with extraction temperature of 100°C resulted in the highest wavelength is 788.50 nm and the absorbance of the total of 0.1402 Abs. Color direction that produced show reddish color will be more visible at 100°C with a fixation alum or lime while prusi or lotus browned.