Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SinarFe7

Perancangan dan Analisis Pengiriman Data Dengan Modul NRF24L01 Ferdinandus Wangge; Nachrowie; Rahman Arifuddin
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini dilakukan untuk membandingkan pengiriman data dengan menggunakan dua cara yaitu beberapa sensor pada satu mikrokontroller dan setiap sensor dengan satu mikrokontroller. Sensor yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan sensor piezoelektrik yaitu dengan cara menekan pada permukaan sensor tersebut untuk mendapatkan data berupa tegangan yang dihasikan oleh sensor. Modul NRF24L01 digunakan sebagai media pengiriman data yang memiliki fungsi untuk komunikasi jarak jauh dengan memanfaatkan gelombang radio 2.4 GHz, serta menggunakan Arduino UNO sebagai Mikrokontrollernya. Data dari setiap sensor akan di proses pada Arduino UNO dan diteruskan ke modul NRF24L01 untuk di kirim ke modul NRF24L01 sebagai modul penerimanya. Hasil Pengujian yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa pengiriman data dengan menggunakan beberapa sensor pada satu Arduino UNO lebih baik dan efisien jika dibandingkan dengan pengiriman data dengan menggunakan satu sensor dan satu Arduino UNO. Data yang diterima dari sensor dapat ditampilkan secara langsung ketiganya pada serial monitor pada PC.
Desain Kontrol Otomatis Sifat Rata Ampu Pada Miniatur Meriam 57 mm S-60 Dengan Menggunakan Sensor Gyroscope 1Budyana Reza Tarigan; Nachrowie; Jeki Saputra
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali kontrol ini dapat diaplikasikan pada meriam Arhanud 57 MM S-60 untuk mempermudah pembidikan pada saat menyikap rata ampukan meriam 57 mm S-60. Penulisan tugas akhir ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bagi penembak meriam pada saat memutar tuas secara manual. Mendesain kontrol otomatis sifat rata ampu meriam 57 mm S-60 agar mampu melakukan rata-rata ampu secara otomatis dan di gunakan tanpa ada kendala yang terjadi. Kemandirian dalam sistem pertahanan merupakan sesuatu yang harus selalu diupayakan untuk melindungi kedaulatan negara dari gangguan keamanan yang datang dari luar maupun dalam negeri. Peralatan pertahanan secara umum dapat dibagi menjadi tiga yakni peralatan pertahanan darat, laut dan udara. Salah satu peralatan pertahanan adalah meriam yang penggunaannya dapat di darat, laut dan udara. Unjuk kerja suatu meriam diantaranya ditentukan oleh sistem kendali dan stabilisasi gerak meriam. Sistem kendali dan stabilisasi gerak meriam umumnya masih didatangkan dari luar negeri secara utuh sehingga bila diperlukan perbaikan atau penggantian masih harus dilakukan oleh pihak asing.
Rancang Bangun Penegang Baji Tutup Meriam 57mm/S-60 Berbasis Arduino Uno Dan Sensor Proximity Bangun Bonardo Sirait; Nachrowie; Suprayogi
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun penegang baji tutup meriam 57mm/S-60 berbasis arduino uno dan sensor proximity ini bertujuan menegangkan baji tutup meriam 57mm/S-60 sehingga dapat dilaksanakan pemeliharaan pada bagian baji tutup, dan pembuatan alat ini bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja awak meriam dan meminimalisir waktu yang dibutuhkan dalam. Dengan demikian alat ini menggunakan sensor Proximity yaitu pendeteksi logam yang jarak deteksinya sangat dekat yang dihubungkan ke Arduino Uno yang berfungsi sebagai pengontrol motor DC sehingga motor DC dapat menggerakkan baji tutup meriam dan sensor Proximity sebagai penghitung putaran motor DC sehingga tidak terjadi kesalahan putaran pada motor DC, hasil putaran akan ditampilkan oleh LCD 16x2, sehingga dapat mengurangi kecelakaan pada awak meriam dan meningkatkan keamaan bagi awak meriam dan mempersingkat waktu dalam melaksanakan pemeliharaan meriam dalam pertempuran, sehingga dapat memenangkan pertempuran.