Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Equilibrium

PENGARUH INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI SULAWESI UTARA Inka Aanggreine Dapar; Stanny S. Rawung; Merry C. N. Rumagit
Jurnal Equilibrium Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.117 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai pengaruh investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Seberapa besar pengaruh investasi teradap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara, Seberapa besar pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitia ini adalah tingkat pengangguran di provinsi sulawesi uata, dimana terdiri dari 15 Kabupaten/Kota yang di antaranya ada; Bolaang Mongondow, Minahasa, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu.Berdasarkan hasil penelitian ini mengemukakan bahawa Investasi mempunyai hubungan positif terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara, Pertumbuhan ekonomi mempunyai hubungan negatif terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara sehingga menyebabkan tingkat pengangguran meningkat, Investasi dan Pertumbuhan secara bersama-sama berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sulawesi Utara.
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN PEREKONOMIAN KOTA TOMOHON Natasya Sailentia Mareike Timbuleng; Natalia Artha Malau; Merry C. N. Rumagit
Jurnal Equilibrium Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.516 KB)

Abstract

Kota Tomohon adalah daerah otonomi yang telah melakukan berbagai usaha pembangunan wilayah untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sektor yang memiliki potensi menjadi unggulan dalam perekonomian Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis data yang berhubungan dengan sektor unggulan pendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tomohon. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share dengan menggunakan data PDRB Kota Tomohon dan PDRB Provinsi Sulawesi Utara tahun 2016-2020 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat 7 sektor basis dan 2 sektor unggulan dengan kriteria maju dan tumbuh dengan pesat serta sektor lain berpotensi untuk dikembangkan menjadi unggulan sehingga dapat mendorong perekonomian semakin baik untuk kedepannya.
Pengaruh Pendapatan dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat Kecamatan Tahuna Lidia Gaghana; Merry C. N. Rumagit
Jurnal Equilibrium Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.384 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of income and lifestyle on the consumptive behavior of the Tahuna sub-district community. This research method is a survey method with a sample of 30 people. The technique used in data collection is a questionnaire technique (questionnaire), observation and documentation. The results of the study were analyzed using multiple linear regression analysis methods, and simple correlation analysis and multiple correlation analysis. The results of this study indicate: (1) Income has a positive and significant effect on the consumptive behavior of the Tahuna sub-district community by 58.5% with a total tcount > ttable = 6.266 > 1.697 (2) Lifestyle has a positive and significant impact on the consumptive behavior of the Tahuna sub-district community. by 71.2% with the number of tcount > ttable = 8,305 > 1,697 (3) Income and Lifestyle have a positive and significant effect on the Consumptive Behavior of the Tahuna subdistrict community by 61.4% with the number of fcount > ftable = 53,375 > 3.35. Keywords: Income, Lifestyle and Consumptive Behavior
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BAGI WARGA MISKIN DI DESA DONDOMON INDUK KEC DUMOGA UTARA: IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BAGI WARGA MISKIN DI DESA DONDOMON INDUK KEC DUMOGA UTARA Gabriella Paendong; Olivia Lalamentik; Merry C.N. Rumagit
Jurnal Equilibrium Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan riset ini untuk memahami Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Program BLT bagi warga miskin di Desa Dondomon induk Kecamatan Dumoga Utara,serta beragam faktor yang membawa pengaruh Implementasi Kebijakan tersebut, dengan menggunakan pendekatan Kualitatif dan mempergunakan menganalisis data Miles dan Huberman. Hasil riset menandakan yakni kebijakan Program BLT bagi warga miskin di Desa Dondomon induk sudah dilaksanakan secara maksimal oleh Pemerintah Desa dan sudah mencapai target dalam aspek-aspek berikut (a) tidak semua masyarakat desa Dondomon induk merupakan penerima BLT (b) syarat utama penerima BLT adalah warga miskin dan bukan penerima bantuan lain. Adapun faktor-faktor yang memepengaruhi terjadinya hal di atas adalah sebagai berikut faktor penghambat yaitu (a) sempat terjadi Kecemburuan sosial yaitu sikap masyarakat yang bukan Penerima BLT yang merasa tidak adil dengan Kebijakan Pemerintah Desa Dondomon induk dalam penyaluran BLT. dan faktor pendukung yaitu (b) masyarakat penerima BLT yang mendukung jalannya program BLT dan adanya kegiatan musyawarah Desa beberapa kali sebelum Penyaluran BLT dilangsungkan.
Pengaruh Sektor Pertanian Pangan dan Hortikultura Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara Anissa Bilqis Cahyani, Anissa Bilqis Cahyani; Kimbal, Rahel W.; Rumagit, Merry C. N.
Jurnal Equilibrium Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Menurut Sebagai akibat dari pandemi COVID-19, pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara mengalami fluktuasi dari tahun 2019 hingga 2023, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar -0,99% pada tahun 2020. Selain itu, dalam hal pertanian pangan dan hortikultura, hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan sektor ini saling memengaruhi, seperti yang ditunjukkan oleh kontribusinya terhadap PDRB, penciptaan lapangan pekerjaan, dan struktur rantai pasokan ekonomi. Secara keseluruhan, sektor pertanian pangan dan hortikultura memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: 1) Mengkaji Mengkaji Pengaruh Sektor Pertanian dan Hortikultura Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara; Mengkaji Pengaruh Sektor Hortikultura dan Pertanian Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara; dan Mengkaji Pengaruh Sektor Hortikultura dan Pertanian Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara secara bersamaan. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut dari tahun 2019 hingga 2023 digunakan untuk penelitian kuantitatif ini. Dia mengumpulkan data melalui kepustakaan dan informasi. Sektor pertanian pangan (X1), sektor pertanian hortikultura (X2), dan pertumbuhan ekonomi (X3). Untuk data panel, analisis regresi digunakan. Penelitian ini menggunakan model pengaruh tetap. Hasilnya menunjukkan bahwa pertanian dan hortikultura memengaruhi pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara secara parsial dan signifikan, serta secara bersamaan secara signifikan. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Pertanian Pangan, Sektor Pertanian Hortikultura Abstrack: Following a -0.99% economic contraction in 2020 due to the COVID-19 pandemic, North Sulawesi Province's economic growth has varied from 2019 to 2023, according to data from the Central Agency of Statistics (BPS). Furthermore, as evidenced by its contribution to GDP, employment creation, and the composition of the economic supply chain, horticulture and food crop agriculture have a mutually reinforcing relationship with economic growth. All things considered, the horticultural and food crop agriculture industries contribute significantly to economic expansion. 1) To examine the impact of the food crop agriculture sector on North Sulawesi's economic growth is one of the study's goals. 2) To examine how North Sulawesi's economic growth is impacted by the horticultural agriculture sector. 3) To examine how North Sulawesi's economic growth is impacted by the concurrent horticultural and food crop agriculture sectors. The North Sulawesi Central Agency of Statistics (BPS) provided secondary data for this quantitative study between 2019 and 2023. Documentation and literature are the methods used to obtain data. Economic growth (X3), the horticulture agriculture sector (X2), and the food crop agricultural sector (X1). Panel data regression analysis is the analysis technique employed. The Fixed Effect Model is the model used in this investigation. The findings demonstrated that the horticultural and food agricultural industries both concurrently had a major impact on North Sulawesi Province's economic growth and that they both had a favorable and significant impact. Keywords: Economic Growth, Food Crop Agriculture Sector, Horticulture Agriculture Sector
ANALIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPEGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI KABUPATEN MINAHASA: ANALIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPEGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI KABUPATEN MINAHASA Lumenta, Trivena; Rumagit, Merry C. N.; Manoppo, Viviane
Jurnal Equilibrium Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Studi ini ditujukan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi tingkat pengangguran di Kabupaten Minahasa. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian dengan proses statistik untuk mengolah data dan mengenali variabel penelitian dengan menggunakan angka-angka untuk mengevaluasi suatu gagasan. Studi ini menggunakan data kuantitatif, yakni data yang dapat diukur atau dihitung secara langsung dan disajikan sebagai informasi atau justifikasi dalam bentuk angka. Temuan studi menunjukkan bahwa, selain mendorong lebih banyak orang untuk memasuki dunia kerja, upah yang rendah dapat menghalangi pengusaha untuk menambah tenaga kerja mereka jika biaya tenaga kerja menurun. Lebih jauh, HDI (Indeks Pembangunan Manusia): Tingkat kemiskinan juga tidak terpengaruh oleh HDI, yang memperhitungkan metrik seperti tingkat kesehatan dan pendidikan. Tingkat kemiskinan sering kali lebih tinggi di daerah dengan HDI rendah karena orang-orang yang tinggal di sana memiliki lebih sedikit keterampilan dan kualifikasi yang terkait dengan pekerjaan. Kata kunci : Upah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SULAWESI UTARA 2007-2021 sagala, Sastriana sagala; Rumagit, Merry C. N.; Malau, Natalia A.
Jurnal Equilibrium Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Menggunakan data sekunder pada rentang waktu antara tahun 2007 sampai 2021. Sumber informasi yang diambil dari badan pusat statistik dan karya ilmiah yang berhubungan dengan penelitian ini. Metode analisis yang di pakai adalah regresi berganda agar dapat mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian ini menunjukan pendapatan asli daerah (X1) berpengaruh negatif secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan dana alokasi umum (X2) berpengaruh positif secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum secara simultan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACT This research aims to analyze the influence of local revenue and general allocation funds on economic growth in North Sulawesi Province. It uses secondary date from the period from between 2007 and 2021. The sources information are obtained from the central statistics agency and academic works related this research. The analysis method used is multiple regression to determine the magnitude of the effect of independent variables on the depedent variable. The results of this study indicate that local revenue (X1) has a significant negative impact on economic growth, while general allocation funds (X2) have a significant positive impact on economic growth. Both local Revenue and general allocation funds simultaneously affect economic growth. Keywords: Original Regional Revenue, General Allocation Fund, Economic Growth.
ANALISIS KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN MINAHASA Liow-Laloan, Vini; Rumagit, Merry C. N.; Sinolungan, Alzefin
Jurnal Equilibrium Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Equilibrium
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study is to estimate the Gross Regional Domestic Product (GRDP) contribution of the agriculture sector to Minahasa Regency over the last eight years (2015-2022). Utilizing secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) of Minahasa Regency, the quantitative research methodology was applied. To gauge how much the agriculture sector affects GDP, contribution analysis is utilized. Additionally, this research analyzes the area economy using Location Quotient (LQ) Analysis techniques to pinpoint Base or Leading Sectors. This approach contrasts the economic contributions of various sectors and utilizes LQ criteria to categorize them as basic or non-base. The findings revealed that of the seven agricultural subsectors now in existence, the poultry farming sub-sector made one of the highest contributions to GDP notwithstanding variations. In this context, the Poultry Farming Subsector can be considered as a leading sector in the agricultural sector in Minahasa Regency. The use of the LQ method also provides an understanding of the Base or Featured Sector specialization level. By comparing LQ from different sectors, researchers can identify sectors that have an important role in the regional economy. This research provides a deeper understanding of the Contribution of the Agricultural Sector and the identification of Base Sectors in Minahasa Regency. The results of this research can be the basis for policy making and economic development strategies in the region.  ÂÂ