Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah dari Pengolahan Kedelai Menjadi Tempe dan Penilaian Kinerja Pemasaran pada Home Industri Murni di Kota Baubau: (Value-Added Analysis of Soybean Processing into Tempeh and Marketing Performance Assessment at Murni Home Industry in Baubau City haerunianti Anti; Muhamad Iksan; Anita Ibrahim; Muhdir
Agric Vol. 38 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2026.v38.i1.p67-84

Abstract

Kegiatan pengolahan dilakukan sebagai upaya pemanfaatan potensi kedelai melalui proses distribusi, serta penjualan tempe sebagai bagian dari aktivitas usaha. Banyak home industri yang menjalankan pengolahan tempe, namun belum menerapkan integrasi vertikal karena produk tersebut dapat langsung dipasarkan kepada konsumen akhir. Penentuan sampel dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari pedagang pengumpul kedelai, pedagang besar, serta para pelaku usaha dengan menggunkan Teknik Sampling sensus, responden pada penelitian ini yaitu seluruh pelaku rantai nilai pemasaran kacang kedelai. Cara menganalisis data dilakukan dengan pendekatan yang menjelaskan, baik dari segi kualitas maupun angka, terhadap jalur rantai nilai pemasaran kacang kedelai dan aliran pemasaran produk tempe. Sedangkan nilai tambah dianalisis menggunakan metode Hayami, sedangkan kinerja pemasaran produk tempe diukur berdasarkan marjin, tingkat keuntungan, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai nilai untuk pemasaran kedelai berjalan dalam satu jalur, dimulai dari pengumpul hingga konsumen, selanjutnya ke home industry, kemudian ke pedagang retail hingga sampai kepada konsumen akhir. Proses nilai tambah yang tercipta pada usaha home industri telah memberikan nilai tambah produk tempe senilai Rp235.068,-/kg. Kinerja pemasaran yang terbentuk dari produk tempe pada usaha home industri yakni home industri → retail → konsumen akhir, dan saluran pemasaran produk tempe dapat dikatakan telah efisien secara optimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KECAMATAN KOLAKA KABUPATEN KOLAKA (Studi di Pasar Raya Mekongga) Haerunianti Haerunianti; La Aman Tabia
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v3i2.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yangmemengaruhi penawaran cabai rawit di Kecamatan Kolaka KabupatenKolaka (Studi di Pasar Raya Mekongga). Sampel yang digunakanadalah Sampling Jenuh (sensus) sebanyak 43 pedagang cabai rawitdengan metode analisis persamaan regresi linear bergandamenggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa terdapathubungan dan pengaruh positif yang kuat. Bahwa secara simultandengan tingkat kepercayaan 90% (a = 0,1) faktor yang memengaruhiharga jual cabai rawit, harga cabai besar, harga cabai keriting, hargamerica dan modal berpengaruh terhadap jumlah penawaran cabai rawitdi Pasar Raya Mekongga Kabupaten Kolaka.Kata Kunci : Faktor, Penawaran, Cabai rawit