Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Gambaran nilai progress test pada mahasiswa kedokteran Rima Kusuma Ningrum; Ni Wayan Diana Ekayani
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 2 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020221491

Abstract

Progress test merupakan evaluasi kemampuan mahasiswa pada ranah kognitif. Progress test telah dilaksanakan di FKIK Unwar sejak tahun 2018 dengan jumlah soal sebanyak 200. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemajuan nilai progress test pada mahasiswa kedokteran pada tahun 2018 sampai 2021 di FKIK Unwar. Penelitian ini juga menggambarkan kemajuan progress test angkatan mahasiswa pada setiap tahunnya. Penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan nilai mahasiswa FKIK Unwar yang mengikuti progress test dari tahun 2018 sampai 2021. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada setiap angkatan pertahunnya. Dengan rerata kenaikan lima koma empat persen kenaikan tertinggi terjadi pada mahasiswa tahun ke-4 yaitu sebesar dua belas koma tujuh puluh tujuh persen dan rerata kenaikan terendah tahun ke-2 yaitu sebesar dua koma empat belas persen. Hasil ini mengindikasikan bahwa pada setiap tahunnya terjadi peningkatan pengetahuan pada mahasiswa kedokteran di FKIK Unwar. Progress test dapat digunakan sebagai evaluasi proses pembelajaran di pendidikan kedokteran.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Made Fernanda Arya Dharma; I Made Pariartha; Ni Wayan Diana Ekayani
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.1.2024.62-68

Abstract

[The Relationship between Sleep Quality and Student Achievement Level of the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University] Medical students have a higher prevalence rate of poor sleep quality than the rest of the student population. The existence of abnormal sleep times can be related to academic stress. Seeing the large influence of a person's sleep quality on academic achievement, it is therefore necessary to conduct a study that examines this condition in a more specific scope, such as at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University. The purpose of this study was to determine the relationship between sleep quality and achievement levels of FKIK Warmadewa University students in 2019, 2020 and 2021. This research is an analytical study using a Cross Sectional Study design. Data collection was carried out using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. The data will then be analyzed using the SPSS application with the Spearman Rank correlation statistical test method. The results of the study illustrate that the quality of sleep in each class is dominated by poor sleep quality with details of 65.6% in the 2019 class, 75.4% in the 2020 class and 73.7% in the 2021 class. The student achievement level in the 2019 class is dominated by excellent indicators (56 .6%), class of 2020 with excellent indicators (60.8%), and class of 2021 with very good indicators (71.8%). The results of the correlation analysis stated that there was a significant positive correlation between the two variables in the 2019 class (r = 0.242; p<0.01), 2020 (r = 0.247; p<0.01), and 2021 (r = 0.216; p<0.01).
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran COME 1000 HAK di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa De Luh Pratiwi Angganing Lestari; I Made Pariartha; Ni Wayan Diana Ekayani
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.1.2024.136-143

Abstract

[Student Perceptions of COME Learning in the Early 1000 Days of Life at the Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Warmadewa] Community Oriented Medical Education (COME) is an educational program with the aim of producing doctors who are able to serve the public at the primary, secondary and tertiary level health problems. COME 1000-HAK learning has been going on for a long time, but there has been no assessment of student perceptions of this program. Perception assessment is very important because it affects the success of implementing a program. The general objective of this study was to determine students' perceptions of COME 1000 HAK learning at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University. This research is a quantitative descriptive research with a cross sectional research design using a survey method with a questionnaire. The population in this study were 2019 and 2020 FKIK UNWAR students with a total of 223 respondents (85.1%). Data was processed by univariate analysis. The results showed that 80% of respondents perceive the benefits aspect positively, the lecturer role aspect 84% perceive positively, the preparation aspect 71%, the implementation aspect the majority of 60% of respondents have a positive perception, and on the assessment aspect 67% of respondents have a positive perception. The results of this study indicate that the perceptions of students on the aspects of benefits, the role of the lecturer, and the COME 1000-HAK learning mechanism are mostly positive.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kecanduan Internet Pada Siswa SMA Negeri 3 Denpasar Ni Made Widya Apsari Cahyadewi; Ni Wayan Diana Ekayani; Saktivi Harkitasari
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 1 (2025): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.5.1.2025.58-62

Abstract

Teenagers frequently endure stress throughout their transition to adulthood and frequently utilize the internet to cope with it. However, the internet's ease leads to high levels of internet addiction. As a result, this study examined the relationship between stress levels and internet addiction among students at SMA Negeri 3 Denpasar. This study employs an analytical observational method with a cross-sectional design. This study used a stratified random sample technique with the Slovin formula. The sample comprised 268 students who fulfilled the inclusion and exclusion criteria. Data were collected using the Perceived Stress Scale (PSS) and the Internet Addiction Test (IAT) questionnaires. The data will be analyzed bivariate using the SPSS application with the Spearman test method, with the analysis results said to be significant if the p-value is <0.05. The results obtained showed that the majority of respondents experienced moderate stress (61.6%), while the majority experienced moderate internet addiction (45.1%). The Spearman test value obtained was 0.468 with p-value <0,001. This indicates that there is a considerable and reasonably strong association between stress levels and internet addiction. Keywords: stress, addiction, internet, students
Gambaran Pendekatan Belajar pada Mahasiswa Tahap Akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Nyoman Rai Tri Utami; Rima Kusuma Ningrum; Ni Wayan Diana Ekayani
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode Problem Based Learning (PBL) yang menekankan pembelajaran aktif dan pemahaman mendalam. Namun, banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan perubahan dari teacher-centered learning ke student-centered learning. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola pendekatan belajar mahasiswa tahap akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 499 mahasiswa aktif dari angkatan 2021, 2022, dan 2023. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Revised Study Process Questionnaire 2 Factors (R-SPQ-2F) dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi pendekatan belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memilih pendekatan belajar dangkal (62,7%), sementara 32,4% menggunakan pendekatan mendalam dan 4,9% memiliki pendekatan belajar seimbang. Angkatan 2023 memiliki dominasi pendekatan dangkal tertinggi (71,1%), sedangkan angkatan 2022 menunjukkan persentase pendekatan mendalam tertinggi (38,0%). Faktor utama yang memengaruhi pendekatan belajar meliputi motivasi, strategi belajar, serta tekanan akademik. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya perancangan strategi pembelajaran yang mendorong pendekatan belajar mendalam, seperti penerapan metode interaktif, simulasi kasus, dan evaluasi berbasis pemecahan masalah. Temuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta keberhasilan akademik mahasiswa.  
Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Kelompok Pemulung di TPA Suwung Denpasar Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.1.2024.50-53

Abstract

Pengetahuan terkait adanya risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja oleh para pemulung di TPA Suwung masih terbatas. Faktor yang paling mempengaruhi adalah sosialisasi yang kurang tentang pentingnya penerapan K3. Selain aspek K3 juga diketahui bahwa para pemulung yang bekerja > 8 tahun di TPA tersebut menggunakan APD yang tidak memadai dan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada kasus kecelakaan maupun risiko penyakit akibat kerja masih kurang. Mitra pengabdian ini adalah kelompok pemulung yang bekerja di TPA Suwung. Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pemulung terkait K3, pertolongan pertama bila mengalami kecelakaan ataupun paparan risiko penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan praktek langsung. Kegiatan dilakukan bersama dengan follow up dan evaluasi kepada mitra. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, terdapat perbedaan antara post-test dengan nilai pre-test secara signifikan (p < 0,05). Data ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan pemulung setelah kegiatan.
Pelatihan Guru untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Ekayani Ni Wayan Diana
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.97-102

Abstract

Abstrak Tingginya prevalensi remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental perlu mendapatkan perhatian khusus bagi berbagai pihak, khususnya guru di sekolah. Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Amlapura juga mengalami permasalahan mental hingga menimbulkan perilaku negatif seperti melukai diri sendiri. Guru berusaha membantu siswa untuk mendapatkan solusi terkait permasalahan siswa, namun banyak yang belum terselesaikan dan siswa melakukan perilaku yang serupa. Solusi yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan ini berupa pemberdayaan guru dengan melakukan pelatihan untuk meningkatkan peran guru dalam deteksi dini dan penanganan remaja dengan gangguan kesehatan mental. Kegiatan dilakukan pada Januari 2024 dan telah terlaksana dengan baik. Jumlah peserta pelatihan yaitu 60 orang yang terdiri dari guru tetap dan kontrak. Mayoritas guru (78,3%) pernah menemui remaja yang mengalami gangguan mental dengan berbagai gejala dari ringan hingga berat. Rerata pengetahuan guru meningkat 40 poin setelah pelatihan. Sekolah perlu melakukan pelatihan kesehatan mental secara berkala, melakukan edukasi kepada siswa, mengoptimalkan bimbingan dan konseling, serta mengoptimalkan Usaha Kesehatan Sekolah dengan berkolaborasi dengan lembaga kesehatan dan orangtua.