Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENDIDIKAN, KEROHANIAN, DAN KESEHATAN JEMAAT DI GEREJA HKBP RESORT SION Renita Br. Saragih; Elena Damayanti Sihotang; Jesica Sitinjak; Iindola Simbolon; Marta Rouli Artini Manalu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57141

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Gereja HKBP Resort Sion yang berlokasi di Jl. Makmur No.12 D, Cinta Damai, M. Helvetia, Medan. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam tiga aspek utama, yaitu pendidikan, kerohanian, dan kesehatan jemaat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui program bimbingan belajar bagi anak-anak, pendampingan Sekolah Minggu, dan senam lansia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi peserta pada program bimbingan belajar dari 15 orang pada pertemuan pertama menjadi 21 orang pada pertemuan ketiga, dengan peningkatan sebesar 40%. Program senam lansia berhasil melampaui target awal 20 orang menjadi 25 orang peserta, atau meningkat sebesar 25%. Sementara itu, pendampingan Sekolah Minggu berhasil meningkatkan partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan kerohanian, yang terlihat dari antusiasme mereka dalam bernyanyi, mendengarkan cerita Alkitab, dan mengikuti permainan edukatif. Kegiatan PKM ini memberikan manfaat nyata bagi jemaat gereja, sekaligus menjadi sarana aplikasi ilmu dan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan sosial dan kepemimpinan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS X SMK Anita Septiani Haloho; Juni Agus Simaremare; Renita Br Saragih
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10863

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of using Wordwall as a learning medium on the descriptive text writing skills of tenth-grade students at SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. The research questions cover students' writing skills before and after using Wordwall, as well as the media's influence on students' descriptive text writing skills. The method used was a quantitative experiment with a One Group Pretest–Posttest design, measuring writing skills through a pretest and a posttest. Purposive sampling was used as the sampling technique. The study sample consisted of all 30 tenth-grade Axioo students. The analysis yielded an average pretest score of 56,1, while the posttest average score was 78,4. The results of the data analysis using the homogeneity test showed that the calculated F value was smaller than the F table value at the significance level of α = 0.05, namely 1.66 < 1.84. This indicates that the data were homogeneous and met the requirements for hypothesis testing. Furthermore, the results of the t-test showed that the calculated t value was greater than the t table value, so the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Thus, it can be concluded that the use of Wordwall learning media had a significant effect on the descriptive text writing skills of tenth-grade students at SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. Masalah dalam penelitian ini mencakup keterampilan menulis siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Wordwall, serta pengaruh media tersebut terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest, dengan pengukuran keterampilan menulis melalui tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas X Axioo yang berjumlah 30 orang. Hasil analisis diperoleh dengan nilai awal rata-rata pretest siswa sebesar 56,1, sedangkan nilai rata-rata setelah penggunaan media wordwall (posttest) sebesar 78,4. Hasil analisis data menggunakan uji homogenitas menunjukkan bahwa nilai F hitung lebih kecil daripada F tabel pada taraf signifikansi α = 0,05, yaitu 1,66 < 1,84. Hal ini menunjukkan bahwa data bersifat homogen dan memenuhi syarat untuk dilakukan pengujian hipotesis. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada t tabel, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Wordwall berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan.
Project Based Digital Storytelling as a Learning Approach in Developing Copywriting Skills of Indonesian Language Education Students Renita Br Saragih; Tigor Sitohang; Pontas Jamaludin Sitorus; Hotmaida Lumbangaol
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 02 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i02.14827

Abstract

The rapid advancement of digital technology requires copywriting instruction to develop not only persuasive writing skills but also multimodal communication and digital literacy. However, copywriting courses in Indonesian Language Education programs remain largely teacher-centered, limiting students' opportunities to engage in authentic digital learning. This study aimed to examine the effectiveness of Project-Based Digital Storytelling (PBDS) in improving university students' copywriting skills. A quasi-experimental study employing a nonequivalent control group design was conducted with 45 undergraduate students, comprising an experimental group (n = 23) and a control group (n = 22). Data were collected using pretest–posttest copywriting achievement tests and analyzed through descriptive statistics, independent- and paired-samples t-tests, normalized gain (N-Gain), and Cohen's d. The findings revealed that the experimental group significantly outperformed the control group in posttest achievement (p < .001), obtained a higher N-Gain (0.71), and demonstrated a large effect size (d = 1.61). Students also showed marked improvement in multimedia integration, creativity, persuasive message quality, and presentation performance. These findings imply that PBDS is an effective pedagogical approach for integrating persuasive writing, digital storytelling, and multimodal communication while strengthening students' digital literacy and twenty-first-century communication competencies in higher education.   Perkembangan pesat teknologi digital menuntut agar pengajaran penulisan iklan tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis yang persuasif, tetapi juga komunikasi multimodal dan literasi digital. Namun, mata kuliah penulisan iklan dalam program Pendidikan Bahasa Indonesia sebagian besar masih berpusat pada pengajar, sehingga membatasi kesempatan mahasiswa untuk terlibat dalam pembelajaran digital yang otentik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan Project-Based Digital Storytelling (PBDS) dalam meningkatkan keterampilan penulisan iklan mahasiswa. Sebuah studi kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol tidak setara dilakukan terhadap 45 mahasiswa sarjana, yang terdiri dari kelompok eksperimen (n = 23) dan kelompok kontrol (n = 22). Data dikumpulkan melalui tes prestasi penulisan iklan pra-tes dan pasca-tes, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t sampel independen dan berpasangan, normalized gain (N-Gain), serta Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen secara signifikan mengungguli kelompok kontrol dalam prestasi pascatest (p < 0,001), memperoleh N-Gain yang lebih tinggi (0,71), dan menunjukkan ukuran efek yang besar (d = 1,61). Para mahasiswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam integrasi multimedia, kreativitas, kualitas pesan persuasif, dan kinerja presentasi. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa PBDS merupakan pendekatan pedagogis yang efektif untuk mengintegrasikan penulisan persuasif, penceritaan digital, dan komunikasi multimodal sekaligus memperkuat literasi digital serta kompetensi komunikasi abad ke-21 para mahasiswa di perguruan tinggi.
Kepatuhan Bahasa Indonesia Ragam Resmi Dalam Surat Dinas Masuk Pemerintah Desa: Kajian Struktur Dan Etika Komunikasi Formal: Adherence to the Formal Register of Indonesian in Incoming Official Correspondence Received by Village Governments: A Study of Structure and Formal Communication Ethics Sartika Uli Situmorang; Renita Br Saragih; Herti Paulina Tambunan; Juanta Sinaga
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2836

Abstract

Kelengkapan struktur dan penggunaan bahasa Indonesia ragam resmi dalam surat dinas masuk penting untuk mendukung tertib administrasi, keterlacakan dokumen, dan etika komunikasi formal di lingkungan pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepatuhan struktur surat dinas masuk pemerintah desa serta mengidentifikasi unsur komunikatif yang belum dicantumkan secara konsisten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa delapan surat dinas masuk yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan desa, meliputi surat undangan, rapat koordinasi, bimbingan teknis, evaluasi program, dan pemberitahuan kegiatan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, pembacaan dokumen, pencatatan unsur surat, dan daftar periksa berdasarkan unsur kepala surat, leher surat, badan surat, kaki surat, serta prinsip bahasa Indonesia ragam resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur legal-administratif, seperti kop surat, nomor, tanggal, lampiran, perihal, alamat tujuan, isi, dan tanda tangan, telah terpenuhi. Namun, salam pembuka dan penutup tidak dicantumkan, sedangkan tembusan belum konsisten. Implikasinya, surat dinas perlu menyeimbangkan legalitas administratif dan etika komunikasi formal.
Penguatan Pendidikan Moral Melalui Cerita Anak Berbasis Digital: Program Literasi untuk Sekolah Dasar Tigor Sitohang; Renita Br Saragih; Evin Rohmahaldo Purba; Fransisco Harianto Simanjuntak
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.217

Abstract

Pendidikan moral merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar, namun implementasi masih menghadapi berbagai tantangan terutama keterbatasa media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan moral melalui pemanfaatan cerita anak berbasis digital sebagai program literasi nilai di SD Negeri 106827 Desa Durian. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi program, pelatihan guru, penerapan teknologi sederhana dalam pengembangan cerita anak berbasis digital serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan cerita anak berbasis digital mampu meningkatkan minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi, sekaligus memudahkan pemahaman nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kerja sama. Selain berdampak pada siswa, program ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan media digital sebagai strategi pembelajaran moral yang inovatif. Dengan demikian, cerita anak berbasis digital berpotensi menjadi model literasi moral yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Nearpod Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X SMA GKPI Padang Bulan Medan Sonya Apriyanti Damanik; Pontas Jamaluddin Sitorus; Renita Br. Saragih
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Nearpod Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Di Fase E Kelas X  SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN. Penelitian ini menggunakan Proyek ( Project Based Learning) One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-2 berjumlah 27. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas pretest dan posttest. Teknik anlisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis, setelah itu dilakukan penelitian untuk kelas  Pretest dan Kelas Posttest Design dengan menggunakan Model Pembelajaran  Nearpod   diperoleh nilai rata-rata dalam kemampuan menulis pada materi teks eksposisi sebelum menggunakan media pembelajaran Nearpod adalah 47,46 berkategori kurang dengan standar Deviasi 13,60 dan nilai rata-rata pada post-test 80,64 dengan standar devisiasi 13,72. Hasil uji prasyarat kelas pretest dan posttest menyatakan sampel berdistribusi normal dan homogen maka nilai tersebut akan dikonsultasikan dengan tabel taraf signifikan  5% dengan dk = (N1+N2)-2 = (27+27)-2 = 52. Dengan melihat nilai ttabel diperoleh nilai ttabel 5% = 1,67. Oleh sebab itu, diperoleh thitung > ttabel (8,86 > 1,67). Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesi H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima.
Digital Impoliteness Strategies in Response to Finance Minister Purbaya’s Assertions on the High-Speed Whoosh Project: A Pragmatic Analysis Christina Natalina Saragi; Dewi Paulina Silalahi; Nurainun Hasibuan; Renita Br Saragih
JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Vol. 14 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v14i1.18410

Abstract

The phenomenon of impoliteness in digital spaces is gaining attention because it can affect the quality of public discourse, especially when it comes to national policy issues. This study aims to analyze the forms of impoliteness strategies used by netizens in responding to the attitude and statements of Finance Minister Purbaya regarding the project. Using a descriptive quantitative method, data was collected from netizen comments on the YouTube platform and classified based on Culpeper's impoliteness taxonomy. The results of the study show a total of 604 occurrences of impoliteness strategies, with positive impoliteness dominating at 37.1% through expressions of belittlement or disrespect. Bald on record impoliteness strategies also appeared significantly, mainly in the form of direct criticism without mitigation (10.76%). Meanwhile, negative impoliteness and sarcasm or mock impoliteness appeared in lower percentages, but still described a consistent pattern of verbal aggression. The results of the study show a total of 604 occurrences of impoliteness strategies, with positive impoliteness dominating at 37.1% through expressions of belittlement or disrespect. Bald on record impoliteness strategies also appeared significantly, mainly in the form of direct criticism without mitigation (10.76%). Meanwhile, negative impoliteness and sarcasm or mock impoliteness appeared in lower percentages, but still described a consistent pattern of verbal aggression. These findings indicate that netizens' responses tend to be evaluative-negative and are often realized through direct attacks on the self-image of public officials. This study concludes that netizens' rudeness is triggered by dissatisfaction with government statements and reinforced by the characteristics of digital communication, which allows for spontaneous expression without strong social control.