Muhammad Yusri Bachtiar
Universitas Negeri Makasar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Membaca Melalui Media Kartu Kata Pada Anak Usia Dini Nur aini Nur aini; Muhammad Yusri Bachtiar; Indrawati Indrawati
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 1 Nomor 4 Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v1i4.27082

Abstract

This study generally aims to improve children's language skills in reading through word cards in group B at Tunas Harapan Kindergarten, Wringin District, Bondowosos Regency. The method applied in this research is the Classroom Action Research approach. (CAR) with the subject of group B totaling 20 children. Data analysis technique by holding two limited face-to-face meetings. This Classroom Action Research shows an increase in early childhood reading skills through the make a match method with word card media. This is evidenced by the results of the achievement of student development has increased; at the first meeting the achievement of student development was 52% and at the second meeting was 87%. Thus, it can be concluded that the use of word card media can improve children's ability to read in Tunas Harapan Kindergarten, Wringin District, Bondowoso Regency.  
Penerapan Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Pada Anak Usia Dini Marianty Marianty; Muhammad Yusri Bachtiar; Indrawati Indrawati
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 2 OKT (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi adalah merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, Literasi tidak bisa di lepaskan dari kemampuan berbahasa. Berbagai inovasi model pembelajaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar literasi anak. Model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman penerapan sekaligus mempelajari suatu kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Adapun keterampilan Literasi pada anak usia dini yaitu dalam mengerjakan suatu proyek anak dapat menerima penjelasan dari guru dan dapat mengunggkapkan atau menanyakan apa saja yang belum anak pahami. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas anak untuk memecahkan masalah dengan menerapkan keterampilan membuat, menciptakan, sampai dengan mengkomunikasikan hasil pembelajaran berdasarkan pengalaman yang nyata dan dilakukan oleh anak.Kata Kunci: Keterampilan Literasi, Project Based learning, Anak Usia Dini
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL UNTUK PERKEMBANGAN NILAI ETIKA ANAK USIA DINI Andi Nur Maharani Islami; Muhammad Yusri Bachtiar; Andi Makkasau
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10361

Abstract

ABSTRACT Early childhood ethical values are a fundamental aspect of moral and socio-emotional development that forms the foundation of children's character for the future. However, the suboptimal formation of ethical values observed in several early childhood education institutions indicates the need for innovative and supportive learning strategies, one of which is through the utilization of digital-based learning media. This study aims to analyze the relationship between the use of digital-based learning media and the development of ethical values in early childhood. The research employed a quantitative correlational approach. Data were collected using two instruments: a questionnaire measuring the use of digital-based learning media and an instrument assessing children's ethical values, both completed by teachers as evaluators. Teachers assessed children's ethical behavior based on their observations during digital media-based learning activities. The sample consisted of 23 teachers (35% of the total teacher population) and 95 children aged 4–5 years (10% of the total student population) in Gowa Regency, selected through simple random sampling. Data were analyzed using Pearson's correlation test with the assistance of SPSS version 24. The results revealed a very strong and significant relationship between the use of digital-based learning media and the development of children's ethical values (r = 0.872; p < 0.0001). ABSTRAK Nilai etika anak usia dini merupakan aspek mendasar dalam perkembangan moral dan sosial emosional yang menjadi pondasi karakter anak di masa depan. Namun, pembentukan nilai etika yang belum optimal di beberapa lembaga PAUD menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang inovatif dan mendukung, salah satunya melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dengan perkembangan nilai etika anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui dua instrumen, yaitu kuesioner pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dan instrumen nilai etika anak yang diisi oleh guru sebagai penilai. Guru menilai perilaku nilai etika anak berdasarkan pengamatan selama kegiatan pembelajaran menggunakan media digital berlangsung. Sampel penelitian terdiri atas 23 guru (35% dari total populasi guru) dan 95 anak usia 4-5 tahun (10% dari total populasi peserta didik) di Kabupaten Gowa yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson degan bantuan SPSS versi 24. Hasil menunjukkann adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dan perkembangan nilai etika anak (r= 0,872; p < 0,0001).