Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Workshop Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis IT Pada Anak Pra Sekolah Muhammad Yusri Bachtiar; Hasmawaty Hasmawaty; Andi Nur Maharani Islami; Faradillah Faradillah
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1127

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada guru dan orang tua mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis IT kepada anak baik di sekolah maupun di rumah. Kegiatan pengabdian dilakukan sebagai rangkaian kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Permasalahan utama yang dihadapi oleh guru dan orang tua adalah masih rendahnya pengetahuan dalam memanfaatkan media pembelajaran yang dapat menunjang aktivitas belajar anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah berbagi informasi terkait media pembelajaran apa saja yang dapat digunakan dan peserta mampu memilih Jenis media pembelajaran yang tepat digunakan sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Mitra utama dalam pengabdian ini adalah guru dan orang tua TK. Wahyu, Makassar. Metode workshop ini terdiri atas tahap, yaitu analisis kebutuhan,, pendampingan melalui materi workshop dan evaluasi ketercapaian kegiatan. Hasil pendampingan workshop diperoleh bahwa guru dan orang tua telah mengenal jenis-jenis media pembelajaran berbasis IT dan memahami cara pemakaian serta manfaat yang diperoleh anak dengan penggunaan media tersebut.
Pentingnya Bermain Sensori untuk Perkembangan Anak Usia Dini Nurul Jamiah Sidiq; Andi Nur Maharani Islami; Faradillah Rusliana; Delvhina Manga; Hasmawaty
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/rwrych15

Abstract

Bermain sensori memiliki peranan penting dalam perkembangan anak usia dini, karena berpengaruh pada aspek kognitif, sosial, emosional, dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pendidik dan orang tua tentang pentingnya bermain sensori serta memberikan keterampilan praktis dalam merancang dan melaksanakan aktivitas tersebut. Kegiatan pembimbingan yang dilaksanakan di TK Ceria melibatkan berbagai metode, termasuk ceramah, diskusi, simulasi, dan praktek langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat bermain sensori, dengan skor rata-rata penguasaan materi mencapai 85%. Selain itu, kolaborasi yang lebih kuat antara pendidik dan orang tua dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi anak. Tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan kecemasan anak dapat diatasi melalui strategi praktis yang dibahas dalam diskusi. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penerapan bermain sensori yang lebih efektif di rumah dan sekolah.
Seminar Parenting: Smart Kids, Clean Habits Nurul Jamiah Sidiq Sidiq; Andi Nur Maharani Islami; Sakmawati; Faradillah Rusliana; Delvhina Manga
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/mzcq1560

Abstract

Pendidikan kebersihan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan isu penting yang memengaruhi kesehatan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Fokus pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan orang tua dalam membimbing anak-anak untuk mengadopsi kebiasaan hidup bersih sejak usia dini melalui seminar pengasuhan anak berjudul “Anak Cerdas, Kebiasaan Bersih.” Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif orang tua dalam menanamkan kebiasaan kebersihan pada anak-anak mereka. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, simulasi, dan latihan praktis yang dilakukan dalam seminar satu hari. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta memperoleh wawasan baru (90%), merasa percaya diri (85%) dalam menerapkan kebiasaan bersih, dan berpartisipasi aktif dalam diskusi (80%). Seminar ini secara efektif membangun sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan karakter anak. Rekomendasi ini menyoroti pentingnya penguatan program pendidikan keluarga berkelanjutan dan dukungan lintas sektor sebagai faktor kunci untuk keberhasilan menanamkan kebiasaan hidup bersih pada anak.
The Effectiveness of Using Kahoot-Based Digital Media in Enhancing Children's Social-Emotional Skills Andi Nur Maharani Islami; Nurul Jamiah Sidiq; Faradillah Rusliana; Delvhina Manga
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i1.200

Abstract

This research aims to assess the effectiveness of Kahoot-based digital media in enhancing the social-emotional abilities of early childhood children. Social-emotional abilities examined include emotional recognition and regulation, cooperative skills, empathy development, and positive social relationship formation. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with pre-test and post-test measurements. The research was conducted at TK Aulia Rahma in Takalar, involving 16 children aged 5-6 years from Group B, divided into two groups: the experimental group (8 children) who received learning through Kahoot digital media, and the control group (8 children) who participated in conventional learning methods. Data collection utilized structured observation sheets and social-emotional assessment tools validated by experts. Data analysis employed the Wilcoxon Signed Rank Test to examine the significance of differences between pre-test and post-test results. The findings revealed significant improvements in the experimental group's social-emotional abilities (p = 0.011 < 0.05), with 62.5% of children achieving the "Very Good" category compared to only 12.5% in the control group. Children exposed to Kahoot demonstrated superior progress in teamwork, peer communication, emotional regulation, and empathy skills. These results indicate that Kahoot, with its interactive and gamified features, can effectively support the development of social-emotional skills in young children. The study recommends that educators integrate digital tools like Kahoot in early childhood classrooms to facilitate enjoyable learning experiences that promote emotional awareness and positive social interactions.
The Effectiveness of Face Poly Media in Enhancing Computational Thinking Skills in Early Childhood Andi Nur Maharani Islami
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Face Poly media in developing computational thinking skills in early childhood aged 5–6 years at TK Telkom Makassar. Preliminary observations at TK Telkom Makassar indicated that learning media used were still conventional and less stimulating, resulting in children’s limited ability to recognize patterns, decompose problems, and think algorithmically. This research employed a pre-experimental One-Group Pretest-Posttest Design, providing treatment in the form of structured Face Poly media activities and then comparing children’s computational thinking abilities before and after the intervention. The sample consisted of class B1, totalling 16 children aged 5–6 years. Data were collected using a checklist observation sheet covering four core computational thinking indicators: decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. Data were analyzed using the paired sample T-test. The results showed tₘₑₜ > tₜₐₗₑ or 32.940 > 1.753, indicating that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. A significance value of 0.000 (< 0.05) confirms that Face Poly media is effective in developing computational thinking skills in children aged 5–6 years at TK Telkom Makassar.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL UNTUK PERKEMBANGAN NILAI ETIKA ANAK USIA DINI Andi Nur Maharani Islami; Muhammad Yusri Bachtiar; Andi Makkasau
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10361

Abstract

ABSTRACT Early childhood ethical values are a fundamental aspect of moral and socio-emotional development that forms the foundation of children's character for the future. However, the suboptimal formation of ethical values observed in several early childhood education institutions indicates the need for innovative and supportive learning strategies, one of which is through the utilization of digital-based learning media. This study aims to analyze the relationship between the use of digital-based learning media and the development of ethical values in early childhood. The research employed a quantitative correlational approach. Data were collected using two instruments: a questionnaire measuring the use of digital-based learning media and an instrument assessing children's ethical values, both completed by teachers as evaluators. Teachers assessed children's ethical behavior based on their observations during digital media-based learning activities. The sample consisted of 23 teachers (35% of the total teacher population) and 95 children aged 4–5 years (10% of the total student population) in Gowa Regency, selected through simple random sampling. Data were analyzed using Pearson's correlation test with the assistance of SPSS version 24. The results revealed a very strong and significant relationship between the use of digital-based learning media and the development of children's ethical values (r = 0.872; p < 0.0001). ABSTRAK Nilai etika anak usia dini merupakan aspek mendasar dalam perkembangan moral dan sosial emosional yang menjadi pondasi karakter anak di masa depan. Namun, pembentukan nilai etika yang belum optimal di beberapa lembaga PAUD menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang inovatif dan mendukung, salah satunya melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dengan perkembangan nilai etika anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui dua instrumen, yaitu kuesioner pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dan instrumen nilai etika anak yang diisi oleh guru sebagai penilai. Guru menilai perilaku nilai etika anak berdasarkan pengamatan selama kegiatan pembelajaran menggunakan media digital berlangsung. Sampel penelitian terdiri atas 23 guru (35% dari total populasi guru) dan 95 anak usia 4-5 tahun (10% dari total populasi peserta didik) di Kabupaten Gowa yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson degan bantuan SPSS versi 24. Hasil menunjukkann adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital dan perkembangan nilai etika anak (r= 0,872; p < 0,0001).
Pelatihan Pembuatan Media ‘Flip-Panel Numerasi Awal’ bagi Guru PAUD untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan Konkret Anak Usia 5-6 Tahun Delvhina Manga; Herlina Herlina; Sri Rika Amriani; Fadhilah Afifah; Andi Nur Maharani Islami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.1995

Abstract

This community service program aimed to improve the pedagogical competence and technical skills of early childhood education (ECE) teachers in Bajeng District, Gowa Regency, Sulawesi Selatan through training in developing “Flip-Panel Early Numeracy” learning media. The main challenge was the limited availability of systematic manipulative media for teaching concrete addition. The program involved 20 teachers and was conducted through a hands-on workshop, including concept reinforcement, demonstration, and guided practice in designing and assembling the media. Evaluation using pre-test and post-test showed a significant improvement, with average scores increasing from 43.8 to 86.0. The activity also resulted in the production of ready-to-use instructional media. The findings indicate that hands-on training effectively enhances teachers’ competence and promotes independence in developing learning tools. This initiative supports the implementation of the Merdeka Curriculum and contributes to achieving SDG 4 on quality education.