Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembuatan Saklar Otomatis Lampu Peringatan Pintu Ruang Foto Rongten Dalam Peningkatan Quality Control Laboratorium Radiologi Yeni Cahyati; Agus Wahyojatmiko; Ahmad Baha Udin
Health Care Media Vol 3 No 4 (2018): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.83

Abstract

Sinar-X memiliki manfaat besar juga dapat menimbulkan bahaya bagi pekerja radiasi maupun masyarakat umum.Peraturan BAPETEN menyebutkan bahwa instalasi radiologi harus memiliki lampu peringatan yang berfungsi sebagai indikator bagi orang lain selain petugas agar tidak memasuki ruangan. Saklar adalah alat penyambung atau pemutus aliran listrik, dan berfungsi sebagai alat untuk menghidupkan dan mematikan lampu merah. Umumnya petugas saat melakukan tindakan di Instalasi Radiologi lupa menyalakan lampu peringatan, dan ha tersebut cukup berbahaya jika ada masyarakat umum tiba-tiba memasuki ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontruksi saklar otomatis lampu peringatan pada pintu ruang foto roentgen dalam peningkatan quality control Laboratorium Radiologi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Peneliti membuat saklar otomatis dan melakukan pengujian dengan cara observasi selama 1 bulan.Hasil pada penelitian ini yaitu saklar otomatis sudah layak digunakan karena dari uji ketahanan selama 1 bulan menunjukkan hasil yang baik tanpa adanya eror, dan responden menilai dengan adanya saklar otomatis dapat meningkatkan quality control karena indikator peringatan memberi informasi secara tepat dan akurat sehigga efek akibat paparan radiasi dapat terminimalisir.
PENGARUH WAKTU TUNGGU PASIEN RAWAT JALAN FOTO THORAX DALAM PENINGKATAN MUTU PELAYANAN INSTALASI RADIOLOGI Yeni Cahyati; Sri Sugiarti; Dewi Mahfudhoh
Health Care Media Vol 3 No 6 (2019): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.113

Abstract

Waktu tunggu dalam pelayanan foto thorax adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien difoto sampai dengan menerima hasil bacaan radiograf. Foto thorax digunakan untuk mendiagnosis banyak kondisi yang melibatkan dinding thorax, tulang thorax dan struktur yang berada di dalam kavitas thorax. Mutu pelayanan di Instalasi Radiologi harus senantiasa di evaluasi demi meningkatnya kualitas dari pelayanan radiologi. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam peningkatan mutu adalah waktu tunggu yang diperlukan oleh pasien rawat jalan, sehingga pada penelitian ini akan di cari pengaruh waktu tunggu foto thorax pasien rawat jalan dalam peningkatan mutu pelayanan di Instalasi Radiologi. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Terdapat 2 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel dependen waktu tunggu dan variabel independen mutu pelayanan di Instalasi Radiologi. Dari hasil penelitian rata-rata waktu tunggu foto thorax rawat jalan yaitu 50,15 menit dan sudah sesuai dengan standar Kepmenkes No. 129 tahun 2008, sehingga mutu pelayanan di Instalasi Radiologi termasuk dalam kategori baik dan bermutu.
HOUNSFIELD UNIT (HU) VALUE ANALYSIS ON CT-SCAN STONOGRAPHY EXAMINATION IN UROLITHIASIS Cahyati, Yeni; NRPK, Noeki
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.847

Abstract

Abstract Background: The use of CT-Scan is an examination of the urinary tract or what is usually called a non-contrast urography CT-Scan or CT-Scan Stonography. CT-Scan Stonography is a CT-Scan examination of the kidney tract which is usually used to detect the presence of stones in the kidneys. Stonography is used as an alternative to IVP (Intravenous Pyelography) examination because the IVP examination is limited in providing information to diagnose a disease, especially in cases of urolithiasis. In CT-Scan stonography examinations, the Hounsfield Unit (HU) value plays an important role in diagnosing abnormalities in the urinary system. The Hounsfield Unit (HU) value is the density level of various types of tissue which has 4,096 shades of gray, and has different density levels. differences found in CT-Scan. In establishing a diagnosis in patients with clinical urolithiasis or abnormalities in the presence of stones in the urinary system which are formed from crystals of Ca Oxalate, Ca Phosphate, Strufit stones, Cystine stones, and uric acid stones, the use of HU values helps in measuring the density value of the stones so that treatment can be estimated. that will be given to the patient. Objective: The aim of this study is to determine the Hounsfield Unit (HU) value in clinical urolithiasis using CT-Scan Stonography examination. Method: This research is a qualitative descriptive study, namely by carrying out CT-Scan stonography examinations on urolithiasis patients and analyzing the results of measuring Hounsfield Unit (HU) values. Results: Based on 10 research data results, the characteristics of stone composition based on Hounsfield Unit (HU) value analysis on 10 samples were categorized into 3 groups, namely, the calcium phosphate stone group consisting of 3 samples, cystine stone consisting of 5 samples, and 2 samples on uric acid stone group. Conclusion: Hounsfield Unit (HU) value to determine further medical action