Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BARAKATI: Journal of Community Service

Empowering Communities: Legal Enlightenment through Traffic Education in Sofifi Hakim; Rachman, Saiful
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service initiative is centered on enhancing legal awareness and promoting compliance with traffic regulations in Sofifi Village, Tidore Kepulauan, in accordance with the Republic of Indonesia Law Number 22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation. Recognizing the pivotal role of motor vehicles in daily activities and their impact on economic and governmental affairs, the initiative employs legal education through community service to elevate public understanding. The involvement of faculty members, students, and local community members underscores the significance of Law No. 2 of 2009 in instilling discipline and traffic safety. The community service activities delve into factors contributing to traffic accidents, driver responsibilities, and legal consequences of violations. Participants gain a better understanding of traffic regulations and cultural norms associated with traffic order. The outcomes are positive, indicating an improvement in knowledge among participants and a heightened sense of responsibility toward traffic safety. The initiative successfully encourages community involvement in maintaining a safer and more organized traffic environment. By focusing on prevention and education, this initiative contributes to the reduction of traffic violations.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan MIRAS Melalui Edukasi & Aksi Sosial di Desa Somahode Hakim; Rachman, Saiful
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Somahode, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, dalam pencegahan dan pemberantasan minuman keras (MIRAS) melalui pendekatan edukasi dan aksi sosial. Program ini diawali dengan analisis situasi untuk mengidentifikasi tingkat peredaran dan konsumsi MIRAS di desa, diikuti dengan penyuluhan dan kampanye sosial yang melibatkan tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta pihak kepolisian. Edukasi diberikan melalui penyuluhan dan pelatihan, sementara aksi sosial dilakukan dengan operasi gabungan antara masyarakat dan aparat desa dalam menindak peredaran MIRAS ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat tentang bahaya MIRAS, terutama di kalangan pemuda. Selain itu, masyarakat secara aktif berpartisipasi dalam pembentukan kelompok sadar hukum yang berfungsi sebagai pengawas peredaran MIRAS. Kegiatan alternatif seperti olahraga dan pentas seni juga berhasil mengalihkan perhatian pemuda dari kebiasaan konsumsi alkohol. Evaluasi jangka pendek menunjukkan penurunan konsumsi MIRAS di kalangan masyarakat desa, meskipun diperlukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang. Program ini berhasil menciptakan perubahan yang positif dan menjadi dasar bagi upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman di Desa Somahode.
Sosialisasi Kesadaran Hukum Lalu Lintas di Kelurahan Guraping Hakim; Rachman, Saiful
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sosialisasi kesadaran hukum lalu lintas di Kelurahan Guraping bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta membentuk perilaku tertib berlalu lintas yang dapat mengurangi angka kecelakaan. Kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, komunitas pemuda, dan pengendara aktif. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi seminar, diskusi interaktif, dan simulasi situasi lalu lintas, yang disampaikan dengan materi edukasi berupa pamflet, poster, dan video. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap aturan lalu lintas, dengan angka pemahaman sebelum kegiatan hanya 45%, dan setelah kegiatan meningkat menjadi 80%. Selain itu, survei tindak lanjut satu bulan setelah kegiatan menunjukkan 70% peserta melaporkan perubahan perilaku, seperti konsisten menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, dan membawa dokumen kendaraan yang lengkap. Pembentukan kelompok sadar lalu lintas yang terdiri dari 10 orang perwakilan masyarakat juga menjadi salah satu capaian penting, yang bertujuan untuk memperluas sosialisasi di lingkungan sekitar. Meskipun kegiatan ini berhasil, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan waktu untuk menjangkau seluruh masyarakat dan perlunya peningkatan keterlibatan aparat kepolisian dalam penegakan hukum. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif yang dapat menjadi model untuk sosialisasi serupa di wilayah lain, dalam upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.