Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Kehumasan Tim Kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Tangerang dalam Memenangkan Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 2014 Lathifa Prima Ghanistyana
Nyimak: Journal of Communication Vol 1, No 1 (2017): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.471 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v1i1.277

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi PR PDI Perjuangan Kota Tangerang dalam memenangkan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden 2014 di Kota Tangerang? Tujuan utama penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui jenis strategi PR yang dilakukan oleh PDI Perjuangan Kota Tangerang dalam memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilu 2014; (2) mengetahui implementasi strategi PR yang dilakukan oleh PDI Perjuangan Kota Tangerang dalam memenangkan pasangan Joko WidodoJusuf Kalla pada Pemilu 2014; dan (3) untuk mengevaluasi pengimplementasian strategi PR yang dilakukan oleh PDI Perjuangan Kota Tangerang dalam memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilu 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, data-data diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan Kota Tangerang telah menerapkan strategi PR yang salah satunya dilakukan dengan membangun hubungan dengan media dan jurnalis sehingga sosialisasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Penerapan strategi tersebut berkontribusi bagi kemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam perolehan suara di Kota Tangerang pada Pemilu 2014.Kata kunci: Strategi Public Relations, pemilihan presiden, PDI Perjuangan, Joko Widodo-Jusuf Kalla  Formulation of the problem in this study were ( 1 ) How PR strategy PDI Tangerang City in winning Jokowi -JK in the 2014 presidential election in the city of Tangerang ? The main objective to be achieved in this study were ( 1 ) To determine the type of PR strategy PDI Tangerang In Winning Couple Joko Widodo - Jusuf Kalla In the 2014 Presidential Election ; ( 2 ) To investigate the implementation of PR strategy PDI Tangerang In Winning Couple Joko Widodo - Jusuf Kalla In the 2014 Presidential Election ; ( 3 ) To know the results of the evaluation of the implementation of PR strategy PDI Tangerang In Winning Couple Joko Widodo - Jusuf Kalla In the 2014 Presidential Election. This research approach is qualitative and descriptive. In this study, they were the subject of research is informants ( key figure ). Subjects of this study were divided into two principal components, which consist of internal public and external public ie the Chairman of the PDI -P Tangerang City, Party cadres, observers and journalists. The object of this study is the behavior, activities and opinion of the Public Relations Team PDI struggle Tangerang. This study used data collection techniques with interviews, participant observation, and triangulation of data. The results of this study showed, PR PDI PerjuanganTangerang City has implemented a strategy, and the type of strategy and establish a good relationship with the media, journalists, so socialization goes well. As well as the evaluation associated with the party strategy. Victory Jokowi - JK in Tangerang as a result of the passage of communication and types of strategies appropriate to the characteristics of the city of Tangerang.Keywords: Public Relations Strategy , Presidential Election, PDI Perjuangan, Joko Widodo-Jusuf Kalla
STRATEGI KOMUNIKASI KELURAHAN KARANG TIMUR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH Putri, Putri; Lathifa Prima Ghanistyana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i3.6270

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat untuk mencapai hasil yang optimal. Namun, rendahnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam program pengelolaan sampah masih menjadi kendala utama di banyak wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di Kelurahan Karang Timur, penelitian ini menggali efektivitas strategi pesan, penggunaan media, serta strategi tokoh kunci dan komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif yang menggunakan narasi emosional dan framing positif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Media sosial, seperti Instagram dan WhatsApp, berperan signifikan dalam menyebarkan pesan kampanye secara luas dan interaktif, terutama di kalangan generasi muda. Di sisi lain, media tradisional seperti surat masih relevan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang kurang terpapar teknologi digital. Peran tokoh masyarakat dan komunitas lokal juga krusial dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program, serta memobilisasi partisipasi secara berkelanjutan. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan tantangan yang signifikan, seperti resistensi terhadap perubahan perilaku, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan kurangnya koordinasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara edukasi yang berkelanjutan, peningkatan infrastruktur, dan pendekatan komunikasi yang lebih personal dan inklusif untuk memastikan efektivitas program pengelolaan sampah berbasis komunikasi persuasif.
Ekspolitasi Tubuh, Iklan, dan Gangguan Kesehatan Mental, dalam Film Tusk (2014) Indra Miftahul Fadli; Lathifa Prima Ghanistyana; Pradikta Aqsal Alrasyid; Muhamad Rifki Maulana
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i2.5234

Abstract

The representation of bodily exploitation in visual media is a significant issue in contemporary communication studies, particularly when linked to social pressures and mental health. This research aims to analyze the representation of bodily exploitation and psychological disorders in the film Tusk (2014), as well as how the film’s narrative and visual elements convey criticism of media and advertising culture. Using a qualitative descriptive approach and Roland Barthes' semiotic analysis method, this study explores the denotative, connotative, and mythological meanings of cinematic symbols. The findings indicate that Tusk represents the human body as an object of manipulation that loses its humanity. The protagonist’s physical transformation into a walrus serves as a symbol of dehumanization caused by past trauma and social pressure. Cinematographic techniques and grotesque visual symbols intensify the atmosphere of psychological suffering experienced by the character. This study concludes that Tusk is not merely a horror film, but also a reflective medium that voices the importance of empathy, awareness of trauma's impact, and the protection of bodily integrity in visual culture. These findings are relevant in expanding the understanding of how media shapes perceptions of the body and mental health.
Strategi Efektivitas Iklan Layanan Kesehatan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Penyakit Menular Anastasya, Clara; Muhamad Rifqi Chalik; Lathifa Prima Ghanistyana

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.6223

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang penyakit menular yang terjadi dikalangan masyarakat, penyakit menular merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri yang penyebaranya sangat cepat terjadi dari satu individu ke individu lain, atau bisa melalui faktor lingkungan. Dampak dari penyakit menular sangat dapat mempengaruhi kesehatan individu yang menimbulkan beban ekonomi,waktu,dan tenaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis Strategi Efektivitas Iklan Layanan Kesehatan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Penyakit Menular, Data menggunakan analisis isi melalui proses reduksi data, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesadaran public memegang peranan penting dalam pencegahan penyakit menular karena mendorong individu dan masyarakat untuk mengadopsi perilaku sehat serta membuat keputusan yang tepat. Pendidikan kesehatan, seperti konseling, terbukti meningkatkan kesadaran remaja tentang pencegahan penyakit dari 60% menjadi 90%.
Strategi Efektivitas Iklan Layanan Kesehatan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Penyakit Menular Anastasya, Clara; Muhamad Rifqi Chalik; Lathifa Prima Ghanistyana
HERITAGE Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.6223

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang penyakit menular yang terjadi dikalangan masyarakat, penyakit menular merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri yang penyebaranya sangat cepat terjadi dari satu individu ke individu lain, atau bisa melalui faktor lingkungan. Dampak dari penyakit menular sangat dapat mempengaruhi kesehatan individu yang menimbulkan beban ekonomi,waktu,dan tenaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis Strategi Efektivitas Iklan Layanan Kesehatan Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Penyakit Menular, Data menggunakan analisis isi melalui proses reduksi data, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesadaran public memegang peranan penting dalam pencegahan penyakit menular karena mendorong individu dan masyarakat untuk mengadopsi perilaku sehat serta membuat keputusan yang tepat. Pendidikan kesehatan, seperti konseling, terbukti meningkatkan kesadaran remaja tentang pencegahan penyakit dari 60% menjadi 90%.
IMPLEMENTASI CYBER PUBLIC RELATIONS AKUN @BADANKESBANGPOL.KOTATANGERANG DALAM OPTIMALISASI PELAYANAN INFORMASI PUBLIK Salma Aprilianti; Lathifa Prima Ghanistyana; Indah Rejeki; Anggun Annisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25348

Abstract

The advancement of digital technology has transformed the paradigm of public relations (PR), particularly within government institutions, through the implementation of Cyber Public Relations (Cyber PR). Official social media accounts now serve as a frontline tool for delivering information to the public in a fast, interactive, and transparent manner. This study aims to analyze the implementation of Cyber PR strategies by the Instagram account @badankesbangpol.kotatangerang in supporting the optimization of public information services. This research adopts a descriptive qualitative approach, using digital observation, in-depth interviews, and documentation as data collection techniques. Observations were conducted on the account’s posts and interactions over the past six months, while interviews involved account administrators and public followers. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive analysis model, involving data reduction, presentation, and conclu sion drawing. The findings reveal that the account has implemented Cyber PR elements through visual information delivery, consistent posting, and active interaction with followers. However, public participation remains largely passive (likes and views), with limited two-way substantive feedback. The communication strategy tends to be one-way, although the visual style and language align with digital media characteristics for government communication. It is concluded that the implementation of Cyber PR on the account contributes positively to public information transparency, though improvements in public engagement and participatory interaction are still needed. Developing dialogic content and encouraging citizen involvement are strategic steps moving forward.