Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Rekayasa Sipil

STUDI PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL PORUS Syaviq, Muhammad Fahrus; Arifin, M. Zainul; Bowoputro, Hendi; Djakfar, Ludfi; Ambarwati, Lasmini
Rekayasa Sipil Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2018.012.02.3

Abstract

Porous asphalt is a solution to avoid puddles on the road because it has a pore large enough to drain the surface water. However, porous asphalt has low stability, so it is necessary to improve the Marshall stability on a porous asphalt mixture. The purpose of this research is to know the optimum composition of the asphalt content, the coconut fiber content and the coconut fiber length and to determine whether or not there is an effect of adding coconut fiber to the Marshall properties on a porous asphalt mixture. In this study, the treatment used is by making porous asphalt mixture with a variation of the asphalt content of 4%, 5% and 6% and a variation of the coconut fiber content of 0.5%, 0.75% and 1% and a variation of the coconut fiber length of 2.5 mm 5 mm and 7.5 mm to determine the optimum composition of the porous asphalt mixture. The gradation standard used in this study is the Australian Asphalt Gradient Standard and for its specifications using the Marshall characteristics of the Australian Standard (AAPA). Using the response surface method, the optimum value for the asphalt content is 4% and the optimum value of the coconut fiber is 0.75%. The addition of coconut fiber was able to increase the MQ value by 119% from 112.56 kg / mm to 246.64 kg / mm and the stability value 61.56% from 388.32 kg to 627.38 kg. However, the addition of coconut fibers decrease the VIM rate by 18.6% from 20.27% to 18.6% and the flow value by 20% from 3.24 mm to 2.7 mm. These values meet the requirements of porous asphalt?s Marshall characteristics for Australian gradation standard. It is necessary to do a further research using other gradation standard.
Karakteristik dan Peluang Kecelakaan pada Mobil Pribadi di Wilayah Perkotaan Lasmini Ambarwati; Harnen Sulistio; Gama Hendika Negara; Zanuar Hariadi
Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.29 KB)

Abstract

Growth of the number of private car in Indonesia is followed by increasing car accident. Because of thatreason, it is important to know the driver’s factors which have an effect on probability of accident in theurban area. Analysis method is logistic regression, binomial logic model with data obtained from distributionof questionnaire. From the analysis, the factors which have influence to the probability of accident in theMalang city are gender and trip purpose. Otherwise, for Batu city, gender, riding attitude, income, and traveldistance influence the probability of car accident. From driver characteristics which most drivers haveeducation background with graduated from senior high school and age below than 23 years, the probabilityof accident is 0.787. 
Pengaruh Kadar Abu Batubara Sebagai Filler Terhadap Karakteristik dan Indeks Kekuatan Sisa (IKS) pada Campuran Hot Rolled Sheet (HRS) Lasmini Ambarwati; Muhammad Zainul Arifin; Heru Bawono
Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.966 KB)

Abstract

Penambangan batubara di Indonesia banyak menghasilkan limbah berupa abu batubara. Batubara jenis brown coal yang ditambang di PT. Berau Coal Kabupaten Berau Kalimantan Timur memiliki kandungan silika (Si O2) lebih banyak daripada jenis lainnya. Berdasarkan literatur, penggunaan sulfur dalam campuran beraspal dapat meningkatkan stabilitas Marshall. Penelitian ini dilakukan untuk mendukung penelitian sebelumnya tentang filler dan untuk memperbaik mutu dalam campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kadar filler abu batubara terhadap karakteristik campuran meliputi nilai VIM, VMA, Stabilitas, Flow dan Marshall Quotient dan indeks kekuatan sisa (IKS) campuran Hot Rolled Sheet (HRS).Berdasarkan hasil analisis perendaman, menunjukkan bahwa semakin bertambah jumlah kadar abu batubara, pada nilai VIM dan VMA cenderung meningkat, pada nilai Stabilitas, Flow, dan MQ mengalami penurunan, dan nilai IKS pada campuran cenderung meningkat sampai nilai maksimum (104.074%,pada kadar 4%) dan kembali turun sampai nilai minimum (82.353%,pada kadar 8%). Nilai IKS yang diperoleh persamaan regresi marshall antara nilai stabilitas perendaman 24 jam dan 30 menit. Berdasarkan penelitian ini terlihat bahwa penggunaan abu batubara sebagai campuran filler berpengaruh positif terhadap stabilitas dan IKS dari campuran yang menggunakan filler abu batu saja, sehingga abu batubara layak digunakan sebagai alternatif bahan filler perkerasan jalan jenis HRS-WC dengan syarat memperhatikan kadar abu batubara optimum. 
Campuran Hot Rolled Sheet (HRS) dengan Material Piropilit Sebagai Filler yang Tahan Hujan Asam Lasmini Ambarwati; Muhammad Zainul Arifin
Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.49 KB)

Abstract

Campuran HRS (Hot Rolled Sheet) atau Lataston merupakan lapisan permukaan non struktural yang memiliki agregat gradasi senjang, filler dan aspal keras dengan perbandingan tertentu yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas. Sebagai alternatif agregat HRS digunakan material lokal dari Sumbermanjing, Malang Selatan yaitu piropilit. Piropilit teridiri dari 2 lapisan tetrahedral silika dan lapisan octahedral alumina. Penggunaan silika dalam campuran beraspal dapat mengurangi penggunaan kadar aspal dan dapat meningkatkan potensi stabilitas dan durabilitas pada campuran HRS. Pada waktu hujan, senyawa yang merupakan polutan akan larut dalam air hujan dan menyebabkan air hujan tersebut bersifat asam sehingga dapat merusak lapis perkerasan lentur jalan raya. Dengan kerentanan HRS terhadap hujan bersifat asam, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran asam sebagai hujan terhadap stabilitas dan durabilitas pada campuran HRS dengan menggunakan piropilit sebagai filler.Campuran HRS dibuat dengan 7 variasi kadar aspal (6 %, 6.5 %, 7 %, 7.5 %, 8 %, 8.5 % dan 9 %) serta 5 variasi kadar filler (9/0 %, 6/3 %, 4/5 %, 2/7 % dan 0/9 %) untuk mendapatkan kadar aspal optimum dan kadar filler optimum. Setelah didapat kadar aspal optimum dan kadar filler optimum untuk campuran HRS, kemudian dibuat 12 benda uji (bu) pada kondisi optimum untuk direndam campuran asam selama 54 detik setiap hari selama 28 hari, sehingga akan dianalisis nilai IKS (Indeks Kekuatan Sisa).Berdasarkan kadar aspal optimum 6.336 % terhadap berat total agregat dan kadar filler optimum 4.987 % terhadap berat aspal. Nilai karakteristik campuran HRS pada kondisi optimum adalah VIM (Void in Mix) 3.934 %, VMA (Void in Mineral) 18.677 %, stabilitas 1.269,151 kg, flow sebesar 2,920 mm dan MQ (Marshall Quantity) 825.017 kg/mm serta nilai IKS (Indek Kekuatan Sisa ) 98,551 %. Dimana nilai yang dihasilkan memenuhi spesifikasi satndar PU Bina Marga. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa polusi udara yang terjadi di kota Surabaya masih aman/ tidak berpengaruh terhadap nilai stabilitas dan durabilitas dari campura HRS dengan menggunakan piropilit sebagai filler.