Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM MEWUJUDKAN PERILAKU SEMANGAT KEBANGSAAN DALAM KEHIDUPAN PADA BIDANG STUDY PKN DI SMA SWASTA CERDAS BANGSA DELITUA TAHUN 2021 Datten Datten; Endalina Br Karo Sekali
JURNAL CURERE Vol 6, No 1 (2022): VOL 6 NO 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v6i1.763

Abstract

This study aims to determine the students' abilities and the factors that cause students' learning difficulties in materializing the behavior of the national spirit in life in the field of Civics study in class XI of SMA Swasta Cerdas Bangsa for the Academic Year 2020/2021. This research was conducted at SMA Swasta Cerdas Bangsa with a sample of 32 students from SMA class XI IPA. This type of research is descriptive quantitative research. The data collection instruments used are, questionnaires and tests. After analyzing the data on the results of the study, it was found that the students' ability to materialize the behavior of the national spirit in life in the Civics study field, obtained an average score of 71.11 and the criteria were quite capable. The results showed that the factors causing learning difficulties for Class XI IPA students of SMA Swasta Cerdas Bangsa for the Academic Year 2020/2021 in the Civics Study on Materials Realizing the behavior of the national spirit in life was an internal factor from the students themselves, namely the lack of ability to understand the material given by the teacher. by online. External factors are also the cause of student learning difficulties, namely the lack of learning facilities available to students, lack of attention from parents in the online learning system that is being implemented in the world of education.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DEBATE PADA PELAJARAN PKN POKOK BAHASAN BELA NEGARA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA CERDAS BANGSA DELI TUA eduard eduard; Datten Datten
JURNAL CURERE Vol 5, No 2 (2021): VOL 5 NO 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v5i2.651

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran debate pada pelajaran PPKN pokok bahasan Bela Negara di kelas X, SMA Cerdas Bangsa Delitua. Dan apakah model debate dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukakn di SMA Cerdas Bangsa Delitua kelas X, dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang dengan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus dengan menggunakan alat pengumpul data berupa ; lembar observasi, angket dan test. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan pada siklus I perlu di lakukan refleksi dan dilanjutkan pada siklus II diperoleh hasil : bahwa dengan menggunakan model pembelajaran debat hasil belajar siswa tuntas secara klasikal, ketercapaian tujuan pembelajaran tuntas secara keseluruhan, pelaksanaan pembelajaran sudah berkategori baikdan respon siswa berkategori positif hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran debat adalah efektiv dan dapat meningkatkan hasil belajar, sehingga model debat dapat dijadikan sebagai salah satu model pembelajaran pada mata pelajaran PPKN.
The Role of The School Principle In Improving Teacher's Work Ethos In MIS Al Quba Medan Gemala Widiyarti; Ulfah Sari Rezeki; Datten Datten
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4818

Abstract

This study aims to describe the role of the principal in improving the work ethic of teachers at MIS Al Quba Medan. Data collection is done by conducting observations, interviews, and documentation. Data analysis used is descriptive qualitative analysis. The technique for checking the validity of the data used in this study uses source triangulation, namely by comparing the observed data with the interview data and comparing the interview results with the contents of a related document. The results showed: the role of the principal in improving the teacher's work ethic at MIS Al Quba Medan, the principal is able to create harmonious working relationships among teachers, is able to improve the teacher's work ethic through his role as Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Innovator and Motivator. So that the vision and mission goals of the school can be carried out properly.
PENDEKATAN PENELITIAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI Gemala Widiyarti; Ulfah Sari Rezeki; Datten Datten
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.599 KB) | DOI: 10.30868/ei.v2i03.34

Abstract

PENDEKATAN PENELITIAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI Gemala Widiyarti; Ulfah Sari Rezeki; Datten Datten
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v2i03.34

Abstract

Penelitian dan pengembangan pendidikan karakter seharusnya berbasis ajaran agama dengan mengamati gejala sosial dan faktor budaya karena kedua hal terakhir ini dapat menjadi kendala dalam pendidikan karakter secara Islami. Sebaliknya, agar karakter Islami terbentuk di masyarakat, maka tipikal karakter ini harus menjadi budaya masyarakat. Maka pendidikan karakter Islami harus diperkenalkan, dipahamkan, dijadikan pedoman hidup dan diterapkan baik dari aspek muatan maupun prioritas materi sesuai kondisi maupun pentahapan tertentu sehingga mudah diadopsi masyarakat Muslim dan non-muslim. Tulisan ini berusaha memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya mencari konsep metodologi penelitian pendidikan karakter yang tepat tersebut dari persepsi Islam. Tidak selalu kepustakaan yang dirujuk dalam tulisan ini tepat penggunaannya, sehingga para ilmuwan sangat dianjurkan untuk berhati-hati dalam menelaahnya untuk kepentingan penelitian, khususnya yang berkaitan dengan agama. Penelitian pendidikan karakter Islami memerlukan pendekatan penelitian pada pihak pendidik (keluarga, lembaga pendidikan), peserta didik atau masyarakat, lingkungan, daya adopsi masyarakat dan pembiasaannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari tulisan ini adalah belum ada standar nilai-nilai Islam dalam penelitian pendidikan karakter yang selama ini menggunakan pendekatan sosiologis, terbatasnya penelitian baik deskriptif maupun inferensial tentang pendidikan karakter di Indonesia. Di antara bentuk-bentuk penelitian yang memungkinkan untuk diaplikasikan, pendekatan deskriPerguruan Tinggiif lebih mudah dilakukan di masyarakat, sedangkan pendekatan korelasional  tepat dilakukan di sekolah-sekolah.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN WANITA MELALUI EDUKASI JAMU WELLNESS CULTURE SEBAGAI WARISAN BUDAYA UNESCO DAN PEMANFAATAN HERBAL ALAMI PADA ANGGOTA DHARMA WANITA PERSATUAN LLDIKTI WILAYAH I Srie Faizah Lisnasari; Datten Datten; Naila Zuhra
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 6, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v6i2.9411

Abstract

Literasi kesehatan merupakan kemampuan individu untuk memperoleh, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi kesehatan dalam pengambilan keputusan yang tepat. Peningkatan literasi kesehatan wanita menjadi penting karena perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi Jamu Wellness Culture, yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia, serta pemanfaatan herbal alami secara tepat dan aman. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai Jamu Wellness Culture dan pemanfaatan herbal alami untuk mendukung literasi kesehatan wanita. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Mei 2026 di Kota Medan dengan melibatkan sekitar 20 peserta yang terdiri atas anggota Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Wilayah I dan perwakilan Dharma Wanita dari beberapa perguruan tinggi di Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, demonstrasi bahan herbal, serta evaluasi berdasarkan observasi partisipasi dan umpan balik peserta. Materi yang disampaikan meliputi konsep Jamu Wellness Culture, klasifikasi obat bahan alam, manfaat tanaman herbal bagi kesehatan wanita, serta penggunaan herbal yang aman dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta mencapai 100%, partisipasi peserta dalam diskusi berlangsung aktif, antusiasme peserta tinggi, dan umpan balik peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat, keamanan, dan penggunaan herbal alami serta pentingnya pelestarian Jamu Wellness Culture sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pemanfaatan herbal berbasis bukti dan pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, edukasi kesehatan berbasis budaya lokal berpotensi menjadi salah satu strategi yang mendukung penguatan literasi kesehatan perempuan sekaligus pelestarian budaya tradisional.Kata kunci: literasi kesehatan; Jamu Wellness Culture; herbal alami; kesehatan wanita; pengabdian kepada masyarakat. ABSTRACTHealth literacy is essential for enabling individuals to access, understand, evaluate, and apply health information in making appropriate health-related decisions. Improving women's health literacy is particularly important because women play a strategic role in maintaining their own health, as well as the health of their families and communities. One approach to strengthening health literacy is through education on Jamu Wellness Culture, which has been recognized by UNESCO as an Intangible Cultural Heritage of Humanity, together with the appropriate and safe use of natural herbal medicines. This community service program aimed to provide education on Jamu Wellness Culture and the utilization of natural herbs to support women's health literacy. The program was conducted on May 13, 2026, in Medan, Indonesia, involving approximately 20 participants consisting of members of Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Region I and representatives of Dharma Wanita organizations from several higher education institutions in North Sumatra. An educational-participatory approach was employed through lectures, interactive discussions, question-and-answer sessions, demonstrations of herbal ingredients, and evaluation based on participant observation and feedback. The educational materials covered the concept of Jamu Wellness Culture, the classification of traditional herbal medicines, the benefits of medicinal plants for women's health, and the safe and responsible use of herbal products. The program achieved a 100% attendance rate, with active participation during discussions, high participant enthusiasm, and positive feedback indicating improved understanding of the benefits, safety, and appropriate use of natural herbs, as well as increased awareness of the importance of preserving Jamu Wellness Culture as part of Indonesia's cultural heritage. These findings suggest that culture-based health education has the potential to support women's health literacy while contributing to the preservation of traditional cultural heritage.Keywords: health literacy; Jamu Wellness Culture; natural herbs; women's health; community service.
Strategi manajemen pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi selaras dengan SDG 4 Srie Faizah Lisnasari; Jainab Jainab; Datten Datten; Pelista Pelista; Mhd. Rafi’i Ma’arif Tarigan; Abu Nizar Bahri Ibrahim
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 30 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v30i2.14162

Abstract

This study aims to explore and analyze the effectiveness of Artificial Intelligence (AI)-based learning management strategies in improving numeracy literacy skills of Elementary School Teacher Education (PGSD) students in the era of society 5.0. Using a mixed-method approach, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and quantitative tests. Interviews involved lecturers, students, and educational technology experts to explore implementation strategies and challenges of AI integration, while observations were conducted to observe the learning process. Quantitatively, the study used a quasi-experimental design by comparing the pre-test and post-test results between the experimental group (using AI) and the control group (conventional learning), each consisting of 32 students. Qualitative results show that AI-based learning management strategies are carried out systematically through needs mapping, selecting appropriate applications (such as GeoGebra AI and ChatGPT), and automatic monitoring of learning outcomes. AI encourages students to be more independent and interactive, although they still face technical constraints such as limited devices and internet networks. Quantitative results show a significant increase in the numeracy literacy skills of students in the experimental group compared to the control group, with the results of the independent sample t-test showing a significance value of 0.000 <0.05 and an average score difference of 10.11 points. These findings demonstrate that AI-based learning strategies are effective in strengthening students’ numeracy literacy and align with the principles of Sustainable Development Goal 4 (Quality Education). Therefore, AI integration in higher education is highly relevant for advancing sustainable educational practices and preparing future educators to meet the demands of Society 5.0.