Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Dosen Fakultas X Universitas X Tahun 2022 Marisa Novianti; Ruwiah; Syawal Kamiluddin S
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 1 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.763 KB) | DOI: 10.55927/fjsr.v1i2.698

Abstract

This study aims to determine the relationship between working time, workload and work stress on work fatigue in the lecturers of Faculty X, University of X. The type of research carried out is observational analytic with a cross sectional study approach with primary and secondary data collection methods. The sample in this study was active lecturers at the Faculty of X, University of X, totaling 35 people who were taken using purposive sampling technique. Data collection by using a questionnaire. The results showed that there was no relationship between work time and work fatigue (p=1,000), there was a relationship between workload and work fatigue (p=0.018), and there was a relationship between work stress and work fatigue (p=0.005). Lecturers should always pay attention to work time, rest time and time management and reduce excessive workload so that teaching time does not collide with each other which can cause work fatigue.
Hubungan Besaran Uang Saku Dengan Konsumsi Ultra-Processed Food Pada Mahasiswa Gizi Tahun 2026 Renni Meliahsari; Ruwiah; Paridah; Irma Yunawati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 7 (2026): GJMI - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i7.2260

Abstract

Konsumsi ultra-processed food (UPF) meningkat pesat di negara berpenghasilan menengah dan berkaitan dengan berbagai luaran kesehatan merugikan. Uang saku menentukan daya beli pangan mahasiswa, namun perannya belum banyak diteliti. Adapun tujuan dari penelitian ini Adalah untuk menganalisis hubungan besaran uang saku dengan konsumsi UPF pada mahasiswa. Penelitian merupakan desain cross-sectional pada 165 mahasiswa. Uang saku dikategorikan berdasarkan median, yaitu kurang dari Rp1.000.000 dan ≥ Rp1.000.000; konsumsi UPF dikategorikan sering atau jarang. Analisis menggunakan uji chi-square dengan kemaknaan 5%. Hasil yang didapatkan bahwa sebanyak 52,1% responden tergolong sering mengonsumsi UPF. Proporsi tersebut mencapai 66,3% pada kelompok uang saku Rp1.000.000 atau lebih dibandingkan 35,5% pada kelompok di bawahnya (p < 0,001). Adapun kesimpulannya Adalah besaran uang saku berhubungan bermakna dengan konsumsi UPF. Intervensi gizi kampus perlu menyasar literasi pangan, bukan sekadar keterbatasan ekonomi